Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

13 Penyakit Pada Ikan Koi –   Kita semua pasti mengetahui ikan hias cantik satu ini. Siapa sih yang tidak mengetahui ikan hias ini?  Ikan hias yang banyak di buru dan di cari banyak orang di dunia karena keindahan dan juga ke eleganan warnaya ini adalah ikan hias koi. Ikan koi merupakan ikan yang banyak di kenal oleh orang se dunia. Sudah tidak asing lagi bukan dengan jenis ikan hias cantik satu ini.  Dan sudah bukan rahasia lagi mengenai keindahan dari ikan hias satu ini. ikan koi merupakan ikan hias yang paling banyak di minati.Ikan koi memiliki warna yang sangat indah.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Ikan Koi merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak di gemari oleh para pecinta ikan hias. Hal ini karena ikan koi memiliki motif warna yang sangat indah dan elegan,sehingga  tak heran jika ikan yang satu ini menjadi ikan peliharaan favorit banyak orang

Pada zaman dahulu ikan koi hanya bisa dimiliki para raja dan kaisar di Jepang. Ini karena ikan koi menjadi lambang kekayaan dan kemakmuran raja di Jepang. Harga ikan koi yang mahal inilah yang membuat tidak banyak orang bisa memilikinya.

Mengapa koi harganya mahal? Kebanyakan penggemarnya menyebut terletak pada keelokan ikan itu.

Di Jepang, ikan koi dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki (Kodomo no Hi), setiap 5 Mei, yang ditandai dengan diadakannya festival. Sejak tahun 1948, hari anak-anak yang menjadi simbol harapan akan kesehatan dan kemakmuran itu, dijadikan hari libur nasional.

Menurut kepercayaan masyarakat Jepang, koi merupakan simbol persahabatan dan simbol cinta. Hal ini karena kata koi tersebut homofon dengan kata lain yang menjadi simbol cinta. Ikan yang berasal dari negeri Sakura / Jepang ini juga dipercayai memberi keuntungan bagi pemiliknya. Sehingga banyak para pemilik yang mempersiapkan kolam terbaik untuk ditempati ikan ini.

Selain dalam kepercayaan Jepang, ada juga menurut kepercayaan feng shui mengenai ikan koi, jumlah ikan koi yang ada di kolam ikan koi juga bisa mempengaruhi keberuntungan. Dalam kepercayaan tersebut angka ganjil seperti 3 dan 7 adalah simbol dari keberuntungan.

Selain dua angka tersebut, angka 8 dan 9 juga merupakan angka membawa keberuntungan dan memiliki makna perlambangan seperti kemakmuran dan keabadian.

selain memiliki keindahan corak dan warna nih, ikan koi ternyata juga dipercaya mampu membawa hoki atau keberuntungan bagi pemiliknya. Maka tak heran jika jenis ikan ini menjadi salah satu ikan perliharaan favorit. Dan ternyata mitos ikan koi membawa keberuntungan ini ada sejarahnya, bagaimana sejarahnya?

Ikan Koi Menurut Legenda Jepang 

Sekitar abad ke-12 di Jepang. Kaisar Jepang senang sekali memelihara ikan koi, suatu ketika kaisar melihat tingkah laku yang aneh pada ikan koinya. Ikan itu melompat-lompat seperti ingin keluar dari kolam oleh kaisar ikan itu dibawa keluar istana.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Baru saja kaisar keluar dengan membawa ikan koi kesayangannya itu, terjadilah gempa yang sangat dashyat, dan kisar selamat karena ia berada diluar halaman kerajaan. Itulah awal mula mengapa ikan koi disebut ikan keberuntungan dan berharga mahal.

Para Samurai di Muromachi di Jepang menghargai ikan ini sebagai simbol keberanian dan usaha keras/pantang menyerah dan secara khusus juga dianggap sebagai simbol dari anak lelaki yang kemudian dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki (Kodomo no Hi), setiap 5 Mei, yang ditandai dengan diadakannya festival.

Sejak tahun 1948, hari anak-anak yang menjadi simbol harapan akan kesehatan dan kemakmuran itu, dijadikan hari libur nasional.

Pada perayaan itu, akan ditampilkan boneka kesatria yang membawa bendera koinobori berbentuk ikan-ikanan. Bendera itu juga yang akan dikibarkan di Jepang untuk menandai perayaan Kodomo no Hi itu.

Bendera itu muncul dari kebiasaan yang dimulai sejak pertengahan zaman Edo (1600-1868). Bermula dari legenda Cina tentang ikan koi (karper), yang berenang mendaki melawan arus, lalu menjadi naga. Di Jepang, ikan karper kemudian menjadi simbol kesuksesan.

Dalam buku berjudul Koi karya penulis Jepang yang bernama Takeo Kuroki. Ia menyebutkan bahwa sesungguhnya ikan cantik ini berasal dari Persia yang kemudian dibawa ke Jepang oleh orang-orang Cina lewat daratan Cina dan Korea.

Ikan Koi, datang ke Indonesia diperkirakan tahun 1981 s/d 1982. Koi pertama ini panjangnya mencapai 100cm, dan bisa berumur 50 s/d 75 tahun. Ikan ini dibawa oleh seorang pecinta ikan bernama Hani Moniaga. Ia kemudian mengembangkan peternakan koi di Cipanas, Jawa Barat. Sejak saat itu, ikan koi jadi populer di kalangan masyarakat pecinta ikan.

Jadi meskipun ikan koi berasal  dari negara jepang dan merupakan ikan yang sangat mahal. Hal ini karena mitos yang banyak di percayakan kebanyakan orang mengenai ikan hias satu ini.  Itulah kenapa ikan koi memiliki harga yang terkadang sangat fantastis. Tetapi sekarang ini ikan koi sudah banyak diperjual belikan secara bebas. Bahkan di Indonesia sendiri sudah banyak yang budidaya ikan hias cantik ini. Meski dahulu harga ikan koi sangat mahal dan karena sekarang sudah banyak yang budidaya ikan ini Harga ikan koi sekarang mejadi lumayan terjangkau dan berbagai variasi harga tergantung warna dan ukurannya.

Selain itu Ikan koi saat ini juga memiliki banyak jenis dengan warna ang sangat cantik. Warna yang cantik yang dimiliki ikan koi inilah yang  membuat siapa saja ingin memeliharanya di rumah. Nah, diartikel kali ini kami akan membahas tuntas tentang harga ikan koi terbaru dari semua jenis dan ukuran. Termasuk  Harga ikan koi saat ini, harga ikan koi ini tergantung ukuran dan jenisnya ikan koi. Semakin langka dan besar ukuran ikan koi maka akan membuat harga ikan koi semakin mahal.

Dengan adanya ikan yang sangat favorit ini, selain memiliki warna yang indh dan bagus di pandang harga jual dari ikan koi juga sangat tinggi. Dan banyak sekali masyarakat yang melakukan budidaya ikan hias yang indah satu ini.

Nah dan yang namanya budidaya pasti juga memiliki berbagi permasalah. Dan  salah satu permasalahan dari budidaya ikan koi di alami seorang para petani atau pelaku budidaya ikan koi. Dalam melakukan Budidaya ikan koi pasti tidak terlepas dari masalah penyakit.

Dalam melakukan budidaya, ikan koi bisa saja terkena gangguan parasit dan non parasit. Pastinya tidak semua orang memahami mengenai penyakit-penyakit yang di miliki  oleh ikan koi. Dan dalam artikel kali ini setelh menjelaskan mengenai sejarah ikan koi, akan kami jelaskan berbagai jenis penyakit dari ikan koi dan juga berbagai penyakit yang banyak di alami oleh pelaku budidaya ikan koi.

Penyakit dari ikan dalam budidaya penyebab utamanya adalah parasit yang mengenai ikan koi yang kita budidaya. Nah untuk  jenis-jenis parasit yang sering menyerang ikan koi ada banyak sekali antara lain : white spot (bintik putih), kutu ikan (udang renik), lernaea (cacing jangkar), dan jamur (kapas putih), yang semuanya merupakan parasit luar. Penyakit nonparasit yang banyak menyerang antara lain penyakit gelembung renang dan balon gas.

Berikut ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi :

  1. White Spote,
    Penyakit bintik putih ini menyerang pada seluruh permukaan kulit ikan. Awalnya bintik putih muncul di bagian permukaan tubuh dan meluas ke bagian lainnya, bisa ke ke insang, sirip, dan lain-lain. Penyakit ini biasanya menyerang ikan yang dipelihara di akuarium. Penyebab bintik putih adalah kuman protozoa Ichchyophthirius multifilis.

Koi yang terserang bintik putih seolah-olah tertutup bedak putih. Pada tahap awal kuman hanya menyerap cairan tubuh. Lama kelamaan bisa membuat badan ikan kurus, dan akhirnya si penderita mati. Koi yang terkena bintik putih diobati dengan menaikan suhu air kolam sampai beberapa derajat dari suhu awal. Air kolam ditambah 0,5 gram Metheline blue per 1 ton air. Cara pengobatan ini efektif untuk menyembuhkan dan membunuh white spote.

  1. Jamur Saprolegnia (Si Kapas Putih)
    Penyakit jenis ini akan menyerang koi yang terluka. Biasanya jamur tumbuh di air kolam yang kotor. Saat jamur tumbuh maka akan menyebar ke tubuh ikan saat terluka. Bekas luka parasit seperti luka bekas gigitan kutu ikan. Jika koi Anda terserang jamur segera obati dengan larutan garam dapur (NaCI) dengan konsentrasi 1,5 – 2,5 % melalui pencelupan. Buang bulu-bulu halus jamur dengan mengolesnya pakai kapas yang diberi obat merah. Selanjutnya, ikan sakit dimandikan dalam larutan Monofuracin.
  2. Lernaea, Si Cacing Jangkar
    Parasit lernaea atau disebut juga dengan cacing jangkar. Cacing jangkar sangat mudah terlihat. Biasanya parasit ini menempel pada bagian luar tubuh ikan atau pada insang. Caing ini menghisap cairan tubuh, sehingga badan koi menjadi lemah dan tubuhnya kurus, kalau tidak segera diatasi koi akan mati.

Cacing parasit ini mudah sekali berkembang biak, jika seekor koi yang terserang lernaea tidak segera ditangani, dalam waktu singkat seluruh koi di kolam akan terjangkit. Dalam jumlah sedikit, lernaea pada seekor koi dapat dicabut dengan pinset.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Bekas luka yang berdarah diolesi obat merah. Kalau serangan sudah merata, sebaiknya koi diobati dengan larutan formalin atau Dephterex. Pengobatan dengan larutan formalin, gunakan larutan dengan konsentrasi 25 ppm. Ikan dimandikan selama 10 menit dengan pengulangan 2-3 kali setiap 2 hari sekali.

  1. Luka Tergores
    Luka ini terjadi akibat ulah koi itu sendiri, contohnya akibat gesekan dengan ornamen kolam, cakaran kucing, koi berusaha melompat keluar kolam. Untuk mencegah infeksi, koi yang terluka tersebut segera obati koi dengan cara direndam ke dalam larutan Monafuracin sekitar 4-5 hari.
  2. Penyakit Lumpur
    Penyakit ini timbul akibat pemberian pakan yang mengandung protein secara berlebihan dan suhu air rendah, sehingga mengakibatkan kulit koi mengalami iritasi dan pembuluh darahnya terinfeksi bakteri. Kondisi ini akan kembali pulih jika air kolam segera diganti dengan yang baru dan bersih. Untuk mempercepat penyembuhan, lakukan perendaman dengan garam dapur 10 % setiap hari dan biarkan selama satu jam sampai ikan benar-benar sembuh.

Alternatif lain, gunakan beberapa tetes Merchurochrome dicampur dengan satu sendok the Aureomycin ke dalam pakan koi. Jika koi sedang menjalani proses penyembuhan, pakan terbaik yang diberikan adalah selada atau kubis. Kedua sayuran tersebut dapat berfungsi untuk mengembalikan kondisi kerja lambung.

  1. Batang Insang Berjamur
    Gejala koi yang terinfeksi penyakit ini adalah nafsu makan berkurang dan malas menggerakkan insang. Penyebabnya adalah jamur yang tumbuh pada batang insang. Biasanya jamur cepat menyebar jika kondisi kolam terlalu kotor dan suhu kolam sangat tinggi.

Penyakit bisa menjadi semakin parah jika pakan diberikan secara berlebihan. Untuk mengatasinya, rendam koi yang sakit ke dalam campuran 0,1 gram Green F dalam 10 liter air atau masukan satu sendok teh Aureomycin ke dalam 10 liter air bersih. Sesuaikan lama perendaman dengan petunjuk pemakaian pada kemasan obat.

  1. Lumpuh
    Koi yang menderita lumpuh biasanya akan berenang kaku atau miring. Jika kondisinya sudah parah, badannya tampak limbung ketika berenang dan ekornya bengkok ke atas jika sedang terdiam. Biasanya, penyakit ini terjadi akibat gangguan atau keracunan obat-obatan.
  2. Punggung Kurus
    Sepanjang punggung ikan tampak sangat kurus. Meskipun makan dan berenang seperti biasa, penampilan koi menjadi kurang menarik. Penyebab penyakit adalah terjadinya kerusakan (degenerasi) pada sel-sel lemak. Pemberian wortel, vitamin E, mineral, dan chlorella (sejenis ganggang) dapat membantu mencegah terjadinya penyakit itu.

9. Cacar
Penyakit ini disebabkan oleh virus. Gejalanya berupa bercak putih berlendir yang memancarkan warna putih susu. Lama-kelamaan bercak tersebut akan mengembang dan menjadi merah keabu-abuan. Sebenarnya, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi perlu waktu yang lama. Untuk mempercepat proses penyembuhan, berikan desinfektan pada air kolam.

  • Mulut Jamuran
    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Fexibactercolumnaris. Jika terinfeksi bakteri ini, mulut koi tampak putih seperti terkena jamur. Supaya tidak menular, pindahkan koi ke dalam kolam yang berisi air bersih, lalu taburi garam sebanyak 10 % dari volume air. Berbagai peralatan yang digunakan harus disterilisasi dengan larutan fenoksietanol atau nifuropirinol.
  • Dropsi
    Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini menyebabkan sisik mengelupas dan pembengkakan pada jaringan tubuh koi. Akibatnya, koi menjadi sulit berenang dan mengalami sesak napas. Cara paling praktis untuk mengatasinya adalah memberikan larutan anti bakteri atau menaburkan garam dapur. Supaya hasilnya optimal, tambahkan asam oksilin yang dicampur di dalam pakan.
  • Cacing Kulit 
    Sebangsa cacing dari jenis Gyrodactyius sp. dapat membuat koi selalu merasa gatal sehingga menggosok-gosokkan badannya ke benda-benda keras di dalam kolam. Untuk mengatasinya, rendam koi selama 10 menit yang diberi larutan ke dalam 10 liter air antiparasit, misalnya Malacite Green 2 %.
  • Sirip dan Ekor Busuk
    Penyebab utamanya adalah bakteri Aeromonas hydrophyila. Bakteri ini menempel pada tubuh ikan yang terluka. selanjutnya infeksi berkembang dengan cepat. Gejala awal tampak dari sirip koi yang berwarna suram, kemudian membusuk dan meninggalkan bekas luka berdarah. Penyakit ini sering terjadi jika kondisi air kolam buruk. Lakukan pengobatan dengan Fenoksietanol, Nitrofurazon, atau Kloramin. Campurkan obat-obatan tersebut sebanyak 1 gr / kg pakan. Memelihara koi di kolam taman tidak segampang yang dibayangkan.

 

Demikian informasi mengenai berbagai penyakit dari ikan koi yang sering di alami oleh pelaku budiday ikan koi.  Jika Anda tertarik untuk memelihara Ikan Koi yang berkualitas, Anda bisa langsung menghubungi nomor kami yang tertera di halaman website ini, custumer service kami akan melayani anda dengan sepenuh hati.Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *