Perawatan Filter Kolam

Perawatan Filter Kolam

Perawatan Filter Kolam

Perawatan Filter Kolam – Sebagus apapun sistem filter kolam anda tentu hasilnya tak akan bisa menyamai sistem filter alami. Jika anda telah membangun sistem filter yang baik, maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah melakukan perawatan terhadapkolam dan filter antara lain :

Perawatan Filter Kolam

  • Melakukan Back Wash

Bila anda telah menyediakan fasilitas Backwash pada sistem filter kolam anda, maka jangan pernah lupa melakukannya Backwash pada prinsipnya adalah membalik aliran air pada ruang filter dengan tujuan untuk membuang kotoran kasar yang menempel pada media filter.

Bila terdapat ruang pada sistem filter anda untuk melakukan backwash maka anda tinggal mencabut pipa penyumbat yang ada agar proses backwash berjalan dan kotoran yang ada terbuang seluruhnya. Lakukan proses ini setidaknya seminggu sekali.

  • Membersihkan Media Filter

Terkait dengan metode perawatan berkala, media filter dibagi menjadi 2 jenis :

Yang pertama adalah media yang tak perlu diganti atau cukuphanya dibersihkan saja antara lain Filter Mat, ijuk, Dacron, Brush dan Bioball. Media ini terbuat dari bahan plastik yang berfungsi sebatas untuk menyaring air dari partikel kasar tanpa proses kimiawi. Karena itu, perawatan yang dilakukan cukup dengan mencucinya dan kemudian mengembalikan ke tempat semula.

Jenis media yang kedua perlu diganti secara berkala antara lain, batu Ziolite dan arang (carbon active). Media ini bekerja dengan proses kimiawi jika digunakan terus menerus, maka akan sampai pada titik jenuh, sebab media ini punya keterbatasan dalam melakukan fungsinya. Jika sudah jenuh maka perlu diganti sebab tidak bisa lagi berfungsi dengan baik.

Lama periode penggunaan Ziolite dan arang tergantung dari intensitas kotoran yang ada. Semakin banyak koi yang dipelihara maka media harus semakin sering dilakukan perawatan. Biasanya setiap 6 bulan sekali anda harus mengganti media, namun bila koi yang ada cukup padat populasinya maka lakukan perawatan media setiap 3 bulan sekali.

  • Mengganti Media Filter

Perawatan yang dilakukan terhadap media Ziolite adalah dengan menggantinya dengan yang baru atau bisa juga dengan mendaur ulang. Sedangkan untuk arang atau carbon active tak ada cara lain kecuali menggantinya dengan yang baru.

Satu halyang penting saat melakukan penggantian media adalah jangan mengganti seluruh media secara sekaligus. Mengapa demikian?

Sebab di dalam ruang filter yang sudah matang (mature) terdapat koloni bakteri yang hidup dan bermanfaat dalam proses filterasi biologi. Jika anda mengganti seluruh media filter sekaligus, maka sama saja membuang semua bakteri yang ada. Kondisi ini akan membuat koi merasa kurang nyaman dan dapat terganggu kesehatannya. Untuk mengembalikan filter pada kondisi mature, maka perlu waktu layaknya kolam yang baru dibangun.

Perawatan Filter Kolam

Oleh sebab itu, dalam proses penggantian media filter sebaiknya dilakukan secara bertahap yaitu dengan selang waktu yang cukup atau setidaknya dengan interval 2 minggu. Sebagai contoh misalnya hari ini mengganti batu Ziolite, maka untuk media yang lain misalnya arang dll dilakukan setelah 2 minggu kemudian. Hal ini untuk menghindari kondisi yang ekstrim mengingat sebagian besar bakteri telah terbuang ketika anda mengganti media.

  • Mencuci Bio Ball

Bioball adalah media filter yang dibuat khusus sebagai rumah atau tempat persembunyian bakteri. Namun demikian bila sudah lama dipakai maka bisa menyumbat jalannya aliran air pada ruang filter (filter chamber).

Mencuci bioball adalah cukup hanya dengan menyiramnya dengan air bersih, untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Namun demikian, mencuci Bioball sangat tidak disarankan sebab akan membuang sebagian bakteri yang bermanfaat. Jika memang terpaksa dilakukan, maka sebaiknya dilakukan pencucian secara bertahap atau sebagian saja dan sebagian yang lain boleh dibersihkan setelah sebulan kemudian.

Media lain yang perlu dibersihkan dengan mencucinya adalah Filter Mat, Ijuk Filter Brush dan Dacron. Hal ini penting unuk dilakukan sebab, jika pada media tersebut deposit kotoran yang berlebihan, maka dapat menghambat aliran air di dalam ruang filter.

  • Merawat Pompa Filter

Komponen lainnya yang perlu diperiksa adalah pompa yang digunakan, khususnya bila menggunakan pompa celup (submersibke pump).

Pemeriksaan kondisi pompa ini bertujuan untuk menghindari penyumbatan pada lobang hisap pompa terutama jika di dalam kolam anda terdapat tanaman air atau lumut yang daunnya panjang (menyerupai rambut).

Lobang hisap pimpa yang tersumbat dapat merusak baling-baling pompa atau bahkan menimbulkan kebakaran atau kebocoran aliran listrik di dalam air kolam. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi koi maupun keselamatan anda sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *