Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Akuarium adalah salah satu hiasan di dalam rumah yang bisa memberikan ketenangan dan juga kedamaian batin. Mendengar gemericik air di dalam rumah akan membuat orang merasa lebih tenang dan damai dari sebelumnya. Ada banyak jenis ikan hias yang bisa diletakkan di dalam akuarium, salah satunya adalah ikan koi. Ikan koi adalah jenis ikan dari Jepang yang memiliki corak punggung yang sangat menarik. Melihat keindahannya saja sudah bisa menggambarkan betapa cantik ikan yang satu ini.

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Memelihara ikan koi tidak sulit, hanya saja pengembangbiakan ikan koi agar bisa menghasilkan ikan lain yang berkualitas tidak mudah. Salah satu jalan yang bisa dilakukan untuk menghasilkan ikan dengan kualitas terbaik adalah menempatkannya di dalam akuarium.

Pertimbangan ini dihasilkan dari pengamatan kebiasaan dan tingkah laku yang dilakukan oleh ikan koi. Mengamati ikan koi akan terasa jauh lebih mudah apabila ikan diletakkan di dalam akuarium. Ikan koi yang sehat adalah ikan yang enerjik, gerakannya tidak lambat dan berenangnya seimbang.

Jika Anda menemukan ikan yang lebih banyak berdiam diri di bagian bawah atau dasar kolam, tandanya ikan tersebut bukanlah ikan yang sehat. Jangan membeli ikan tersebut daripada ikannya cepat mati. Perhatikan juga bagian insangnya.

Sama seperti paru-paru manusia, insang yang baik adalah insang yang bergeraknya teratur, tidak terlalu cepat maupun tidak terlalu lambat. Jika ada ikan yang insangnya tampak bergerak cepat, itu tandanya ikan tersebut sedang mengalami kesulitan pernafasan dan tidak dalam kondisi yang baik.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli akuarium untuk penempatan ikan koi. Yang pertama adalah ukuran akuarium, bahan dan juga alat yang diperlukan seputar akuarium ini. Peletakan akuarium biasanya di dalam rumah, tapi tetap diletakkan dibawah sinar matahari agar proses pertumbuhan ikan tidak terganggu. Ukuran akuarium yang ideal adalah panjang 1,5 meter dengan lebar 1 meter.

Akuarium yang ideal juga akuarium yang memiliki kedalaman sekitar 50 cm. Akuarium yang terlalu dalam juga tidak terlalu bagus untuk ikan. Namun jika masalah panjang dan lebar, akan semakin bagus apabila semakin panjang. Itu artinya, akan semakin banyak ruang bagi ikan untuk berenang kesana kemari.

Akuarium adalah kotak kaca, sehingga Anda juga harus memperkirakan setebal apa kaca yang akan Anda gunakan untuk akuarium Anda. Kaca yang semakin tebal akan semakin bagus karena tidak mudah pecah. Sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan kaca tipis yang sekiranya tidak mampu menahan bobot pergerakan ikan dan pergerakan air setiap harinya.

Jika takut kacanya pecah, Anda juga bisa menggunakan rangka besi agar lebih kokoh lagi. Gunakan lem kaca yang berkualitas sehingga tidak sampai terpisah antara satu bagian dengan bagian yang lainnya.

Jika Anda ingin membeli saja akuarium yang sudah jadi, tidak apa-apa. Namun Anda juga harus tetap memastikan bahwa kaca yang digunakan adalah kaca yang berkualitas tinggi, tahan terhadap air dan ikan, dan juga menggunakan lem kaca yang kuat. Jangan hanya tergiur harga yang murah saja.

Ada beberapa langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk membuat akuarium sendiri. Yang Anda butuhkan adalah lem kaca dengan lem silikon, lem tembak, gerinda, cutter, lakban, spidol, obeng, pemotong kaca khusus.

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Persiapan awal yang harus Anda lakukan adalah menentukan ukuran akuarium yang akan dibuat. Menentukan ukuran akuarium di awal persiapan akan membuat Anda bisa melakukan perkiraan seberapa besar kaca yang akan dibeli.

Saat Anda membeli kaca, pastikan tukang kacanya menghaluskan bagian pinggiran agar Anda tidak terluka saat akan menyambungkannya. Untuk merangkai akuarium, Anda bisa menggunakan dudukan kontainer. Ini akan memudahkan Anda untuk merangkai dan melakukan bagian selanjutnya.

Langkah selanjutnya adalah merangkai kaca. Kegiatan merangkai kaca ini bisa menggunakan lem silicon. Selanjutnya adalah menggunakan lakban. Lakban ini bisa berfungsi untuk melekatkan lem di awal pemasangan. Lem yang digunakan pastinya tidak langsung kencang dan bisa berdiri sendiri.

Oleh karena itu, tambahkan lakban agar lem semakin menguat dari waktu ke waktu. Setelah menggunakan lakban, Anda juga harus memasangkan lem sekali lagi. Tujuan dari memasangkan lem lagi ini adalah untuk memastikan tidak ada bagian yang bocor. Tutup rapat semua lubang yang ada di dalam bagian akuarium agar saat terkena air sudah tidak ada bocor lagi. Kalau ternyata sulit untuk merangkai akuarium sendiri, maka Anda bisa menggunakan bantuan kerangka besi.

Meletakkan kerangka besi di sudut akuarium akan membantu untuk menguatkan dan membentuk akuarium. Sesudah merangkai akuarium ini selesai, Anda juga harus menambahkan teknologi filter di dalam akuarium. Tujuan dari adanya filter ini adalah untuk membersihkan air dan menambah oksigen di dalam air.

Filter ini sangat penting, karena menjaga kadar oksigen di dalam air adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua orang yang memutuskan untuk memelihara ikan hias jenis apapun, termasuk ikan koi. Jenis ikan koi awalnya berasal dari ikan karper atau biasa dikenal dengan ikan mas.

Orang-orang China ini mulai melakukan ternak ikan mas di tahun 1300 masehi. Lalu, mengapa ikan koi disebut-sebut sebagai ikan dari Jepang? Hal ini dikarenakan Jepang memiliki sebuah daerah yang biasanya menjadi pusat untuk pembenihan ikan karper.

Banyak sekali ikan karper yang dibenihkan di tempat ini. Tempat tersebut berlokasi di pegunungan Ojiya, di kota Nigata. Saking banyaknya ikan karper yang ada disana, masyarakat di sekitar sana mengkonsumsi ikan karper untuk lauk pauk sehari-hari. Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Langkah-langkah selanjutnya adalah menambahkan dekorasi-dekorasi. Tambahkan beberapa dekorasi seperti tanaman laut agar ikan merasa nyaman untuk tinggal di dalam akuarium. Mereka akan merasa benar-benar di habitatnya.

Ada beberapa jenis akuarium yang dijadikan model akuarium yang ideal untuk dijadikan contoh. Yang pertama adalah akuarium bening yang memiliki frame kayu di bagian pinggirnya. Akuarium yang satu ini juga memiliki rangkai besi yang ada di sudut-sudutnya.

Filter akuarium yang satu ini diletakkan di bagian atas. Ikan-ikan juga tampak sering mendekati filter ini karena bisa menghasilkan oksigen di dalam air. Ikan koi pada umumnya sangat suka bergerombol dan ikut dengan kawanan koinya.

Ada beberapa ikan yang lebih suka menyendiri dibandingkan ikut bergerombol dengan temannya. Ikan tersebut tidak termasuk dalam kriteria ikan yang baik untuk dijadikan ikan hias. Bisa jadi ikan tersebut memiliki kebiasaan buruk yang tidak diketahui oleh calon pembeli atau sedang dalam kondisi yang tidak sehat. Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Itu dia beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan pahami tentang membuat akuarium sebagai tempat tinggal ikan koi. Ikan koi perlu tempat yang tenang, sehingga sebisa mungkin jauhkan dari jangkauan anak-anak. Anak-anak biasanya akan mengganggu ikan koi dan bisa menimbulkan stress bagi si ikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *