Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang banyak diminati untuk dipelihaara. Ikan koi ini memang terkenal berasal dari Jepang, namun ikan koi pertama adalah ikan koi yang diternakkan oleh orang China. Jenis ikan koi awalnya berasal dari ikan karper atau biasa dikenal dengan ikan mas. Orang-orang China ini mulai melakukan ternak ikan mas di tahun 1300 masehi.

Lalu, mengapa ikan koi disebut-sebut sebagai ikan dari Jepang? Hal ini dikarenakan Jepang memiliki sebuah daerah yang biasanya menjadi pusat untuk pembenihan ikan karper. Banyak sekali ikan karper yang dibenihkan di tempat ini. Tempat tersebut berlokasi di pegunungan Ojiya, di kota Nigata. Saking banyaknya ikan karper yang ada disana, masyarakat di sekitar sana mengkonsumsi ikan karper untuk lauk pauk sehari-hari.

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Pembudidayaan ikan karper ini sudah berlangsung lama, sampai suatu ketika ada orang yang menemukan bahwa beberapa dari keturunan ikan karper ini berwarna-warni. Ada yang memiliki corak berwarn merah bahkan ada juga yang berwarna biru. Karena coraknya tampak indah dan menarik, maka orang Jepang ingin mengembangkan lagi jenis budidaya ikan hias ini.

500 tahun berlalu, tepatnya pada tahun 1870, orang Jepang sudah berhasil menemukan jenis ikan baru, yakni ikan koi Kohaku. Ikan kohaku ini memiliki corak berwarna merah dan juga putih. Ikan kohaku ini juga berhasil merebut banyak atensi karena coraknya yang bagus.

Tidak berhenti sampai disana, di tahun 1910 ikan koi kembali dikembangkan. Mereka mampu menghasilkan jenis ikan yang diberi nama shiroutsiiri. Ikan shiroutsiiri ini memiliki corak berwarna merah dan juga hitam. Setelah orang Jepang mampu menghasilkan jenis ikan Shiroutsiiri, mereka menghasilkan lagi jenis ikan koi baru yang diberi nama kinutsiru. Ikan koi kinutsuru ini memiliki warna yang berbeda dari jenis ikan koi yang lain. Kinutsiru memiliki jenis warna berwarna campuran kuning dan juga hitam.

Orang Jepang tentunya tidak mudah menyerah untuk menemukan jenis ikan baru yang bisa mereka cari. Mereka menbali menghasilkan dan membudidayakan ikan koi yang memiliki 3 corak warna. Ikan-ikan ini ditemukan pada tahun 1930.

Misalnya saja ikan Showa Sanke yang ditemukan pada tahun tersebut. Ikan ini memiliki tiga jenis warna, yakni merah, putih dan juga hitam. Keindahan dari ikan koi yang memiliki tiga jenis warna ini semakin tampak dan membuat banyak orang ingin membuat jenis ikan koi dengan cara serupa.

Ikan selanjutnya yang ditemukan oleh orang Jepang dalam rangka membudidayakan ikan hias adalah ikan Kinrin. Kinrin ini memiliki arti emas. Jadi ikan-ikan yang memiliki jenis sisik berwarna keemasan akan disebut dan masuk kedalam golongan ikan kinrin. Selanjutnya adalah ikan ginrin.

Ikan ginrin adalah ikan-ikan yang memiliki jenis sisik berwarna keperakan. Berdasarkan sisiknya, ada satu lagi jenis ikan yakni jenis ikan koi ogon. Jepang mengembangkan begitu banyak jenis ikan koi agar bisa berguna untuk ikan hias.

Jepang mengembangkan ikan koi bukan berarti negara lain juga tidak berusaha untuk mengembangkannya juga. Banyak juga peternak dari Jerman yang juga berusaha untuk mengembangbiakkan jenis ikan hias yang satu ini. Di Jepang, ikan-ikan yang dikembangkan di Jerman akan dikenal dengan nama doitsugoi atau koi Jerman.

Ikan koi dari Jepang memiliki karakteristik warnanya yang beragam dan bervariasi, sehingga dikenal dengan nishikigoi. Nishikigoi artinya adalah berwarna-warni. Tentunya Anda masih mengingat bahwa ikan karper adalah ikan yang menjadi asal muasal dari pembudidayaan ikan koi. Ikan karper ini bahasa Jepangnya adalah goi, sehingga nama goi itulah yang menjadi dasar dari penamaan ikan koi.

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Ikan koi di Jepang sering kali dilambangkan sebagai ikan bukti cinta. Di tahun 94 masehi, kaisar Kejkou melakukan kunjungan menuju provinsi Mino. Saat kunjungan tersebut, ia merasa jatuh cinta di pandangan pertama kepada seorang gadis.

Gadis yang disukai oleh kaisar Kejkou itu adalah putri dari Pangeran Yasakairihiko Otohime. Namun sayang, sang putri ternyata tidak mencintai kaisar Kejkou dan memutuskan untuk melarikan diri. Sang putri berlari pergi dari istana dan menuju ke hutan. Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Terlanjur cinta, kaisar Kejkou ini memiliki 1001 cara untuk bisa mendapatkan sang pujaan hati. Dia mencari terus keberadaan sang putri di dalam hutan. Ketika sudah menemukannya, dia memberikan jamuan makan ikan untuk sang putri.

Ikan tersebut adalah ikan yang baru saja didatangkan langsung dari China khusus untuk sang putri. Melihat keseriusan dan kesungguhan hati dari sang kaisar, akhirnya sang putri luluh dan mulai belajar untuk mencintai sang kaisar. Konon katanya, ikan yang digunakan untuk menggugah hati sang putri adalah ikan koi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ikan koi ini berasal dari nama nishikigoi. Nishikigoi memiliki artian ikan karper yang berwarna-warni. Namun tidak sedikit juga yang menyebut ikan ini dengan nama mayogoi. Arti dari mayogi ini adalah ikan karper yang memiliki pola yang bagus.

Ada berbagai macam pola pada punggung ikan koi. Misalnya saja jika ikan koi memiliki pola berbentuk bunga, maka akan disebut dengan hanagoi. Jika pola atau corak yang dimiliki adalah titik-titik atau totol maka akan disebut sebagai madarigoi.

Ikan koi ini awalnya dikenal sebagai ikan jamuan makan. Pada saat itu, semua orang masih belum mengetahui keindahan dari corak atau pola yang dimiliki oleh ikan koi ini. Suatu ketika, ada sebuah kapal yang singgah di Jepang, saat itu kondisinya adalah perang dunia kedua.

Tidak ada yang bisa dimakan, akhirnya sang kapten meminta jamuan ikan untuk menu makannya. Namun begitu melihat corak indah dari ikan ini, sang kapten merasa bahwa ini bukan sembarang ikan dan mulai menyebarluaskan kabar berita bahwa Jepang memiliki jenis ikan yang bercorak indah.

Penyebaran ikan koi di Indonesia juga tidak lepas dari pengaruh negara Jepang. Ikan koi mulai masuk di Indonesia pada tahun 1991. Pada masa kepemimpinan Soeharto, seorang kaisar dari Jepang bernama Kaisar Akihito memberikan cinderamata berupa ikan kepada presiden Soeharto.

Ikan-ikan ini berasal dari jenis ikan koi yang jumlahnya mencapai puluhan ekor. Jenis ikan koi yang diberikan oleh kaisar pada saat itu adalah jenis ikan Kumpai. Ikan kumpai adalah garis keturunan ikan dari karper dan juga koi. Namun ada juga yang mengatakan bahwa di tahun 1981 ada seorang penggemar ikan koi bernama Hani Moniaga yang membawa ikan ini menuju ke Indonesia. Saat itulah penyebaran ikan koi mulai beredar luas di Indonesia.

Menurut kamus bahasa Jepang, koi memiliki dua artian yang berbeda. Makna koi yang pertama adalah ikan. Sedangkan makna kedua dari koi adalah murni atau sempurna. Ikan ini sering diartikan sebagai lambang cinta, kesetiaan, kesucian dan sebagainya. Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *