Keren!!! Kualitas Ikan Koi Petani Indonesia Kalahkan Ikon Koi Hasil Budidaya Jepang

Keren!!! Kualitas Ikan Koi Petani Indonesia Kalahkan Ikon Koi Hasil Budidaya Jepang

Keren!!! Kualitas Ikan Koi Petani Indonesia Kalahkan Ikon Koi Hasil Budidaya Jepang

Presiden Komunitas pecinta ikan koi tingkat internasional, Zen Nippon Airinkan (ZNA) Bandung Chapter, Hartono Soekwanto . Foto: Boby Roska/Notif.id

Keren!!! Kualitas Ikan Koi Petani Indonesia Kalahkan Ikon Koi Hasil Budidaya Jepang

Ikan Koi Petani Indonesia – Halo para ikan koi lovers… seperti yagng kita ketahui. Salah ikan hias air tawar yang paling populer dan paling banyak di sukai adalah ikan hias air tawar jenis ikan koi. dn ikan koi ini sudah menyebar ke seluruh dunia. Banyak orang dari seuluruh dunia terpukau akan kecantikan dari ikan hias satu ini.  Dan ternyata ikan koi ini yang berasal dari jepang ini juga di gandrungi oleh petani ikan hias di indonesia.

Karena ikan koi ini berasal dari negara jepang memang kualitas ikan koi dari Jepang dibandingkan Indonesia kini kalah jauh. Hal ini  tidak bisa di sangkal dikarenakan Indonesia memiliki dua musim yang berpengaruh pada perkembangbiakan koi. Berbeda dengan Jepang yang memiliki empat musim dalam setahun.

Menurut Presiden Komunitas pecinta ikan koi tingkat internasional, Zen Nippon Airinkan (ZNA) Bandung Chapter, Hartono Soekwanto mengatakan, kualitas ikan koi Indonesia berhasil mengalahlan Jepang sebagai produsen koi terbesar. Hal ini telah disahkan dan dicatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

MURI mencatat ikan koi dari Indonesia yang ikut dalam perlombaan ikan koi terbesar di Dunia yang berhasil mencapai jumlah 4.467 ekor. Dan menariknya semua jumalh jumlah ikan hias dengan kualitas terbaik itu merupakan hasil budidaya para petani ikan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini membuat takjub para pecint ikan koi di indonesia dan banyak daerah lain.

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

“Kaget juga bisa membuat rekor dunia. Ikan koi ini hasil bibit para petani yang kemudian diikutsertakan dalam perlombaan,” ujar Presiden Komunitas pecinta ikan koi tingkat internasional, Zen Nippon Airinkan (ZNA) Bandung Chapter, Hartono Soekwanto saat ditemui di Grand Ballroom Sudirman, Kota Bandung. Dalam acara pameran ikan koi se Indonesia pada hari Minggu 15 September 2019

Menurut dia, prestasi yang ditorehkan para petani ikan koi di Indonesia tidak main-main. Hal ini terbukti dalam juri-juri dalam perlombaan yang menguji dan mengecek kualitas ikan koi merupakan juri-juri berpengalaman.  Untuk Juri-juri ini berasal dari Jepang, Malaysia, Hongkong, dan juga Thailand.

“Juri-juri terbaik datang kesini. Rekor dunia Asia Cup di Jakarta berhasil memecahkan rekor dengan 2.500 ekor, di Jepang 2.100 ekor, dan sekarang di Bandung memecahkan rekor dengan peserta 4.467 ekor,”  jelasnya.

Hartono menyebut jika tujuan utama perlombaan itu yakni meningkatkan standar petani ikan koi di Indonesia. Terlebih dengan dua musim yang dimiliki Indonesia, memberikan keuntungan tersendiri. Hal ini karena Ikan koi di Indonesia hanya menyesuaikan dengan dua musim. Tentu berbeda dengan di Jepang.

Dikatakan Hartono, dengan dua musim, petani ikan koi di Indonesia bisa mengembang biakkan secara cepat. Petani bisa memanen ikam dalam waktu dua hari. Sedangkan di Jepang hanya satu kali panen dalam setahun. Hal ini karena di jepang memeliki empat musim.

“Di Jepang koi berkembang biak di bulan lima hingga tujuh. Itu di musim panas, kalau musim dingin enggak bisa. Kalau di Indonesia, kapan pun bisa berkemaang biak. Untuk saat ini basis petani koi terbesar ada di Blitar dan Tulungagung,” Ungkapnya.

Menurutnya, prestasi yang ditorehka petani ikan koi Indonesia tak hanya dilakukan di tahun ini saja. Selama tiga tahun terkahir, kualitas ikan koi lokal mampu menjadi yang terbaik dibanding Jepang dalam beberapa perlombaan.  Hal ini membuktikan bahwa ikan koi di Indonesia tidak kalah bagus dan bahkan kualitasnya bisa menyaingin jenis ikan koi dari negara asalnya jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *