Membuat Kolam Ikan Koi Dengan Benar

Membuat Kolam Ikan Koi Dengan Benar

Membuat Kolam Ikan Koi Dengan Benar

Kolam Koi – Memelihara ikan koi merupakan hal yang tidak luput dari usaha untuk cara membuat kolam ikan koi yang benar. Karena dalam membudidayakan ikan koi tentu butuh tempat yang tepat, sesuai dan proporsional.

Ikan koi merupakan jenis ikan hias air tawar yang keindahannya dapat anda lihat dari atas. Yang tak lain karena warnanya terletak pada bagian punggungnya. Jadi sangat cocok dan baik jika anda taruh pada wadah jenis kolam saja.

Membuat Kolam Ikan Koi Dengan Benar

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Dalam membuat kolam koi tentu butuh persiapan yang matang baik dari segi material, persiapan desain maupun besarnya biaya yang akan dikeluarkan nantinya. Sehingga kolam koi yang dibuat tidak akan di luar perkiraan dan sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumnya. Persiapan yang matang tentu hasilnya juga akan lebih maksimal.

Memang membangun kolam koi ini bukan perkara yang mudah, sehingga tidak semua orang sanggup melakukannya.

Tentunya urusan membuat kolam koi bukan lagi menjadi masalah, karena ada yang siap membantu dengan jasa pembuatan kolam ikan koi minimalis yang baik dengan berbagai ukuran, dimensi, kedalaman, fungsi dan material yang diinginkan.

Cukup melakukan konsultasi tentang keinginan untuk membudidayakan ikan koi dan utarakan desain yang ingin dikembangkan. Maka tentu akan mudhah untuk pelaksanaannya.

Desain Kolam Koi

Ada berupa-rupa desain kolam koi mulai dari berbagai bentuk, dimensi dan kedalaman kolam ikan koi. Semua bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan dalam membudidayakan jenis ikan koi. Untuk lebih jelasnya simak berikut ini beberapa desain kolam koi yang dapat dijadikan contoh jika berencana membuat kolam ikan koi yang benar.

  • Bentuk oval cocok diberikan sebagai desain di taman depan atau belakang rumah. Bisa juga dengan bentuk abstrak. Kolam dengan design tersebut paling baik menggunakan material beton atau batu alam sehingga terlihat menawan dan lebih artistik.
  • Jika memakai aquarium atau terpal maka desain kolam sebaiknya berbentuk persegi atau persegi panjang. Supaya lebih mudah proses pembuatannya dan tidak menyusahkan. Dengan ukuran yang mudah maka membuat kolam dapat berjalan lancar dan tentunya dalam waktu yang lebih cepat.
  • Tentukan desain yang diinginkan, termasuk ukuran atau dimensi dan kedalaman kolam ikan koi. Pastikan ukuran sesuai jumlah ikan yang akan dipelihara nantinya serta kedalaman kolam juga cukup untuk menghindari bahaya dan menjaga suhu air dalam kolam.
  • Pastikan juga desain kolam koi cukup menarik untuk dilihat apabila hendak dibandung di area pekarangan rumah. Sehingga bukan hanya berfungsi sebagai alat memelihara dan budidaya ikan koi, namun kolam juga dapat berfungsi untuk mempercantik lingkungan taman rumah.

Kedalaman Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Kolam Ikan Koi yang Benar

Kedalaman kolam ikan koi bisa bervariasi, tentunya sesuai dengan kebutuhan. Sebaiknya perkirakan dahulu berapa banyak ikan koi yang hendak dipelihara dan dibudidayakan. Supaya kedalaman kolam ikan koi yang dibuat akan sesuai dengan kebutuhan.

Karena itu selalu sesuaikan kebutuhan akan kedalaman kolam yang memadai untuk sejumlah ikan koi yang dipelihara. Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa saran mengenai ukuran dan kedalaman kolam ikan koi yang umum dibuat oleh banyak pemelihara ikan ini, yaitu sebagai berikut:

Pastikan untuk memilih kedalaman yang tepat supaya suhu di dalam kolam lebih stabil. Jika terlalu dangkal maka sinar matahari yang masuk ke kolam akan membuat kolam suhunya menjadi lebih cepat panas daripada seharusnya. Jika cukup dalam maka bagian dasar kolam akan tetap stabil suhunya sehingga ikan koi akan tumbuh lebih optimal.

  • Pastikan juga kedalaman kolam ikan koi yang memadai untuk upaya menghindari ancaman yang dapat terjadi pada ikan koi. Misalnya ancaman dari hewan lain seperti anjing atau kucing. Jika kolam terlalu dangkal maka bisa jadi ikan koi akan mudah diganggu oleh hewan yang lain.
  • Umumnya kedalaman kolam ikan koi yang paling baik yaitu kurang lebih sekitar 80cm. Karena kedalaman ini mencukupi agar tidak terganggu oleh hal yang disebutkan di atas. Kolam yang terlalu dalam juga akan susah untuk dibersihkan lebih rutin, sehingga memudahkan timbul lumut ataupun kadar air kolam yang lebih mudah keruh karena hal tersebut.

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Cara Membuat Kolam Ikan Koi Agar Tidak Bocor

Salah satu hal yang tak mudah saat memelihara ikan koi termasuk menjaga keutuhan kolam ikan koi. Hal ini adalah salah satu upaya supaya kolam yang telah dibuat dapat bertahan lama serta tidak mudah rusak apalagi mengalami kebocoran.

Karena itu butuh cara tertentu untuk mengatasi cara membuat kolam ikan koi agar tidak bocor tersebut. Lebih tepatnya sebaiknya pastikan untuk membuat kolam koi yang memakai material baik sehingga awet dan tidak mudah mengalami bocor di saat sedang memelihara ikan koi.

Karena tentunya hal ini dapat merugikan dan menyusahkan proses pemeliharaan ikan koi. Oleh sebab itu sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut ini bagaimana cara mencegah terjadinya kebocoran pada kolam dan juga bagaimana mengatasi jika terjadi kebocoran kolam yang tidak diinginkan.

  • Upayakan untuk membuat kolam dengan bahan atau material yang lebih tangguh. Jika terbuat dari aquarium pastikan memakai kaca yang baik dan cukup tebal. Jika memakai material seperti semen atau batu pastikan cukup tebal dan rapat pemasangannya.
  • Pastikan meletakkan dan menyesuaikan desain kolam dengan benar supaya terhindar dari resiko terjadinya kebocoran. Karena itu ada baiknya memastikan desain kola mikan koi lebih dahulu sebelum mulai membuatnya.
  • Apabila hingga terjadi kebocoran halus yang terjadi setelah menyelesaikan pembuatan kolam, sebaiknya kuras dan bersihkan aquarium kemudian sebaiknya keringkan dahulu hingga beberapa saat. Kemudian isi aquarium dengan air sedikit demi sedikit (misalnya ditambahkan setiap satu jam). Saat melakukan hal tersebut lakukan sambil mengamati, apabila mulai terlihat ada rembesan air, disitulah kemungkinan merupakan letak kebocoran paling bawah.
  • Selanjutnya segera bersihkan bagian yang bocor tersebut dan segera oles dengan cat waterproof atau lem silikon. Setelah melakukan penambalan, selanjutnya tambahkan isinya dan lakukan kembali apa yang sudah kita lakukan sehingga semua tempat yang bocor dapat diketahui.
  • Penambalan akan lebih baik dilakukan dari bagian dalam aquarium. Oleh sebab itu disarankan supaya setiap kali aquarium harus dikosongkan dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum diolesi cat waterproof atau lem silicon.
  • Terakhir selalu berikan waktu dan tunggu hingga lem kering baru diisi air kembali untuk melakukan pengecekan ulang. Lakukan demikian hingga sudah tidak terjadi kebocoran sama sekali pada aquarium ikan koi.

Ukuran Kolam Ikan Koi

Tentu ada beragam dan berbagai ukuran kolam ikan koi. Semua tergantung kebutuhan dan keinginan, termasuk factor apakah terdapat lokasi dan ruang yang cukup. Ukuran kolam ikan koi yang dipilih sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan dalam memelihara ikan koi.

Tanpa ukuran yang tepat pastinya nanti akan susah untuk memulai membuat kolam. Jika bingung, berikut ini ada beberapa referensi ukuran yang dapat dicontoh, hal ini bergantung pada jenis bahan dan material yang digunakan untuk membuat kolam ikan koi. Untuk lebih jelasnya simak saja referensi ukuran di bawah ini:

  • Jika membuat kolam koi minimalis yang terbuat dari aquarium umumnya dapat memakai ukuran kurang lebih tinggi 50 cm dan lebar sekitar 1 meter serta panjang 1.5 meter. Ini adalah ukuran yang biasa dipakai jika ingin memelihara ikan koi dengan memakai aquarium mini.
  • Apabila berencana untuk membuat kolam koi minimalis yang terbuat dari batu alam dapat disesuaikan dengan lokasi yang dipilih. Misalnya sekitar kedalaman 80cm, lebar 1 meter dan panjang 1.5 meter. Ukuran kolam ikan koi ini cukup memungkinkan untuk menambahkan kolam koi minimalis tersebut di tengah taman rumah, baik taman depan rumah ataupun di taman belakang rumah.
  • Bila membuat kolam dengan bahan dasar semen bisa juga memakai referensi kolam batu alam. Pada intinya sesuaikan kolam dengan ketersediaan lahan. Sehingga kolam tidak terlalu menyita tempat namun cukup nyaman untuk dijadikan tempat budidaya ikan koi.
  • Membangun kolam koi dengan terpal tentu akan lebih membutuhkan ukuran besar. Karena itu kolam terpal lebih cocok dibikin di area kebun yang luas dan tempat tersendiri. Sehingga cukup besar areanya dan tidak mengganggu. Secara umum, kolam ikan terpal dibangun dengan ukuran 4 x 5 x 1 meter, artinya panjang sebesar 4 meter, panjang 5 meter dan kedalaman 1 meter. Untuk ukuran kolam ikan ini maka anda butuh terpal berukuran 6 x 7 meter dan jenisnya merupakan terpal yang halus.

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Itu tadi beberapa tips dan trik dalam cara membuat kolam ikan koi yang benar dan sesuai dengan kebutuhan. Membangun kolam koi yang sesuai dengan jumlah ikan koi yang dibudayakan tentu akan lebih optimal daripada berlebihan atau misalnya kolam terlalu kecil.

Jika memang mengalami kesusahan dan bingung bagaimana membangun kolam tersebut, segera saja hubungi di nomor telepon yang tertera di web ini.

Tentunya akan dengan siap segera membantu memberikan jasa pembuatan kolam koi yang diharapkan dan sesuai dengan kebutuhan. Jangan takut untuk bertanya atau mendisukusikan harga, karena hal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta ketersediaan dana.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat Anda ingin melakukan budi daya ikan koi adalah kondisi kolam ikan koi. Kolam yang bersih dan terawat akan membuat ikan koi yang Anda miliki lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Sedangkan kolam yang tidak terawat bisa membuat ikan koi lebih rentan terkena penyakit, pudarnya warna ikan koi, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Karena itu, penting bagi Anda untuk menjaga kualitas air dan kolam ikan koi. Salah satu cara untuk menjaga kondisi kolam ikan koi adalah dengan membuat filter pada kolam ikan koi. Nah, bagi Anda yang ingin membuat filter ikan koi, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu.

Prinsip Dasar Filter Kolam Ikan

Di alam bebas seperti sungai, air selalu mengalir sehingga supply oksigen untuk ikan akan senantiasa tercukupi. Selain itu, kondisi alam bebas yang terbuka, dengan adanya air hujan atau air terjun juga ikut membantu masuknya oksigen ke dalam air. Dengan begitu, kondisi oksigen di dalam air akan senantiasa tercukupi.

Akan tetapi, dalam kolam buatan, perputaran air tidak bisa terjadi dengan sendirinya. Karena itu, Anda harus mencari cara agar supply oksigen di dalam air senantiasa terpenuhi. Keberadaan oksigen ini akan membantu ikan koi dalam melakukan proses pencernaan.

Selanjutnya, hasil pencernaan ini akan dikeluarkan dalam bentuk ammonia bersama dengan kotoran ikan. Selain dari kotoran ikan, ammonia juga berasal dari sisa – sisa makanan ikan. Keberadaan ammonia ini harus dibuang karena sifatnya yang beracun bagi ikan koi.

Di alam, pembuangan ammonia ini terjadi secara alami. Sedangkan di kolam buatan, Anda harus menggunakan filter yang dirancang secara khusus. Selain untuk memfilter ammonia, filter pada kolam ikan juga membantu Anda membersihkan kolam dari karbondioksida, nitrogen, dan partikel padat lainnya yang membuat kolam ikan koi jadi terlihat kotor.

Jenis – Jenis Filter Kolam Ikan

Ada dua jenis filter kolam ikan yang bisa Anda gunakan pada kolam ikan koi Anda. Yaitu filter mekanik dan filter biologis. Beberapa kolam ikan koi ada yang menggunakan kedua filter ini untuk mendapatkan hasil pembersihan yang lebih optimal.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasan untuk masing – masing filter tersebut:

  1. Filter Mekanik

Ada dua metode dalam membuat filter mekanik. Yang pertama adalah dengan melewatkan air melalui wadah tertentu yang telah diisi dengan bahan untuk filter. Dan yang kedua adalah dengan mengalirkan air ke ruang terpisah sehingga partikel kotoran dapat mengendap di bagian bawah.

  1. Filter Biologis

Pada filter biologis, proses filtrasi dilakukan dengan memanfaatkan bakteri tertentu untuk menguraikan bahan kimia beracun yang ada dalam kolam menjadi sesuatu yang tidak berbahaya bagi ikan. Proses filter biologis ini biasanya mengikuti rangkaian siklus nitrogen, yaitu mengubah ammonia menjadi nitrit, kemudian menjadi nitrat.

Cara Membuat Filter Mekanik Sederhana untuk Kolam Kecil

Pembuatan filter mekanik sebenarnya bisa dilakukan sendiri jika Anda tahu caranya. Untuk kolam kecil, Anda bisa membuat filter dengan menggunakan pompa listrik kecil yang bisa Anda temukan dengan mudah di kios ikan hias.

Pompa ini digunakan untuk mengambil dan menyedot air kolam dan mengalirkannya pada filter. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pipa yang sesuai dengan ukuran lubang pengeluaran pompa.

Selanjutnya, air dari pompa akan dialirkan ke bak yang berfungsi sebagai filter. Anda bisa mengisi filter dengan kapas filter yang memiliki pori halus. Namun, untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa membuat filter dengan bahan – bahan berikut ini:

  • Kapas / busa / foam filter
  • Batu zeolite ukuran kecil atau sedang
  • Arang aktif
  • Kapas / busa / foam filter
  • Batu zeolite ukuran besar
  • Kapas

Tempatkan bahan – bahan tersebut sesuai urutan dari atas sampai bawah. Kemudian buat lubang di bagian bawah bak filter ini untuk jalur keluar air.

Model filter seperti ini memiliki tingkat efektifitas yang baik untuk kolam yang berukuran kecil. Anda bisa menggunakan filter ini bahkan untuk kola ikan koi yang memiliki panjang sekitar 2 meter. Selain itu, filter ini juga cukup murah dan mudah dibuat.

Cara Membuat Filter Mekanik Sederhana untuk Kolam Besar

Untuk kolam yang lebih besar, maka Anda membutuhkan desain filter yang berbeda. Biasanya, filter yang digunakan adalah filter dengan tandon. Jika kolam Anda memiliki kapasitas sekitar 5.731 liter sampai 8.597 liter, Anda bisa menggunakan satu saluran pembuangan ke tandon filter. Sedangkan untuk kolam dengan kapasitas di atas 22.710, maka Anda membutuhkan dua saluran pembuangan ke tandon filter.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Tandon filter paling efisien biasanya berbentuk V atau biasa dikenal sebagai Vortex. Dalam tandon filter tipe Vortex, air akan berputar dan kotoran akan terkumpul di bagian tengah. Dengan begitu, pembersihan kotoran akan lebih mudah.

Untuk membuat filter mekanik untuk kolam besar, Anda bisa menggunakan drum, tong, atau ember dengan ukuran yang disesuaikan. Kemudian buat lubang pemasukan di bagian atas samping agar tercipta pusaran air.

Pada bagian dalam drum, Anda bisa mengisinya dengan media filter seperti kassa atau saringan lain yang diperlukan. Kemudian bagian bawah drum bisa Anda lubangi dan pasang pipa untuk jalur keluar air. Air yang telah melewati sistem mekanis ini bisa Anda alirkan ke filter biologis untuk hasil yang lebih maksimal.

Filter Biologis untuk Kolam Ikan Koi

Filter biologis biasanya menggunakan bakteri nitrifying yang dapat mengubah amonia menjadi nitrit. Salah satunya adalah bakteri Nitrosomonas. Selanjutnya, nitrit diubah menjadi nitrat dengan menggunakan bakteri Nictobacter.

Bakteri Nitrobacter ini juga berperan sebagai bakteri pembersih dan membutuhkan oksigen dalam prosesnya. Karena itu, Anda perlu membuat ruangan pengendap. Ruangan pengendap digunakan untuk memisahkan sedimen agar jumlah oksigen dalam air tidak berkurang.

Selain menggunakan bakteri, proses filtrasi biologis juga bisa dilakukan dengan menggunakan tanaman air. Tanaman air yang digunakan adalah tanaman yang memiliki kemampuan untuk menyerap nitrat yang belum sempat diolah.

Pada umumnya, tanaman air yang digunakan adalah eceng gondok. Tapi, selain eceng gondok ada juga tanaman air yang umum digunakan. Misalnya melati air, tifa, payung – payungan, dan tanaman air daun kupu – kupu.

Biasanya, penggunaan tanaman air sebagai filter biologis diletakkan pada proses terakhir dari keseluruhan proses filtrasi. Tepatnya sebelum air dikembalikan ke dalam kolam ikan koi. Dengan begitu, air yang kembali ke kolam adalah air yang jernih, bersih, dan juga memiliki supply oksigen yang cukup untuk ikan koi.

Nah, itulah cara mudah membuat filter untuk kolam ikan koi. Dengan adanya filter yang baik dan benar, maka kualitas air di kolam ikan koi juga akan semakin baik. Sehingga, kondisi kesehatan dan keindahan warna dari ikan – ikan koi yang Anda miliki bisa terjaga.

Bagaimana Memilih Cat Dinding Untuk Kolam Ikan Koi?

Bagaimana Memilih Cat Dinding Untuk Kolam Ikan Koi?

Bagaimana Memilih Cat Dinding untuk Kolam Ikan Koi?

Memilih warna cat dinding untuk ikan koi sebenarnya bukan hal yang sulit. Akan tetapi, banyaknya pilihan warna cat dinding kolam ikan membuat pemilik kolam jadi sedikit kesulitan memilih warna.

Cat Dinding Untuk Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Di samping itu, sebagai jenis ikan yang dinikmati karena keindahannya, perpaduan antara warna cat dinding kolam dengan warna ikan koi juga menjadi salah satu pertimbangan. Karena itu, pemilihan warna cat dinding yang tepat tentu saja akan meningkatkan sisi estetika dari ikan koi itu sendiri.

Pilihan Warna Cat Dinding Kolam Ikan Koi

Bagi Anda yang bingung menentukan warna untuk cat dinding kolam ikan koi, berikut ini adalah beberapa pilihan warna cat dinding yang bisa Anda pertimbangkan:

  1. Menggunakan Warna Alami

Kolam bernuansa alami tidak akan pernah salah untuk disandingkan dengan ikan koi yang Anda miliki. Biasanya, pemilihan warna – warna alam ini akan dibarengi dengan penggunaan dasar batu – batuan. Anda bisa menyesuaikan antara warna batuan yang Anda pilih dan mencari warna cat dinding yang mirip dengan warna batuan tersebut.

  1. Warna Hitam

Sebagai warna yang netral, pemilihan warna hitam tidak pernah salah. Warna hitam juga dapat menonjolkan keindahan ikan koi yang Anda miliki karena kontras dengan warna tubuh ikan koi yang pada umumnya berwarna cerah. Pemilihan warna hitam sebagai warna cat dinding kolam akan membuat ikan koi Anda terlihat lebih jelas dan tidak samar dengan warna lainnya.

  1. Warna Biru

Pemilihan cat dinding kolam dengan warna biru juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Warna biru akan memberikan kesan warna biru pada air dengan lebih jelas. Selain itu, warna ini juga akan membuat kolam menjadi terlihat lebih segar.

  1. Warna Hijau

Selain warna biru, warna hijau juga bisa menjadi pilihan warna yang memberikan kesan air yang natural. Pada banyak pengalaman, warna air kolam lama kelamaan akan berubah menjadi hijau karena adanya ganggang dan lumut.

Penggunaan warna hijau untuk cat dinding kolam akan membuat kolam terlihat lebih alami. Karena bagaimana pun, warna apa saja yang digunakan untuk cat dinding kolam, pada akhirnya warna kolam tetap akan berubah menjadi hijau.

Membiarkan Kolam Tanpa Cat Dinding

Selain menggunakan cat dinding, Anda juga memiliki pilihan untuk membiarkan kolam ikan koi Anda tanpa cat dinding. Kolam yang dibiarkan tanpa cat dinding akan lebih mudah ditumbuhi lumut. Baik pada dasar kolam maupun pada bagian dinding kolamnya.

Cat Dinding Untuk Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Keberadaan lumut di dalam kolam ikan koi sebenarnya adalah hal yang baik. Dengan begitu, ekosistem kolam ikan koi akan semakin sesuai dengan kondisi alam di habitat asli ikan koi. Jadi, jika Anda lebih suka untuk membiarkan kondisi kolam seperti aslinya tanpa menggunakan cat dinding, maka tidak ada salahnya juga dengan hal itu.

Menggunakan Keramik untuk Dinding Kolam Ikan Koi

Alternatif lain yang bisa Anda pilih adalah dengan menggunakan keramik sebagai dinding kolam ikan koi. Pada umumnya, kolam yang menggunakan keramik akan cenderung lebih mudah dibersihkan. Selain itu, dengan memilih warna keramik, secara langsung Anda juga telah memilih warna untuk dinding kolam ikan koi Anda.

Ada beberapa pilihan warna keramik yang bisa Anda pilih. Untuk kesan kolam yang tampak bersih, keramik dengan warna putih bisa Anda jadikan pilihan. Akan tetapi, pada umumnya, warna keramik yang biasa dipilih untuk kolam ikan koi adalah warna hijau tua, biru, dan hitam.

Pemilihan warna untuk dinding kolam ikan koi ini sebenarnya kembali lagi kepada selera Anda. Setiap orang memiliki selera yang berbeda – beda. Dan tidak ada salahnya untuk memilih warna yang Anda suka, selama ikan koi yang Anda miliki merasa nyaman.

Tips Mengecat Dinding Kolam Ikan Koi

Setelah memilih warna cat yang akan digunakan, selanjutnya Anda tinggal mengecat kolam ikan koi sesuai dengan warna yang sudah Anda pilih. Namun, sebelum itu tidak ada salahnya untuk memperhatikan beberapa tips mengecat dinding kolam ikan koi berikut ini:

Cat Dinding Untuk Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

  1. Gunakan Cat yang Aman

Untuk mengecat dinding kolam ikan koi, pastikan Anda menggunakan cat yang bagus sehingga nantinya cat akan lebih tahan lama dan tidak mudah terkelupas. Pemilihan cat juga harus menggunakan cat khusus kolam. Yaitu cat yang memiliki unsur acrylic atau anti air.

Bahan dasar cat juga perlu Anda pertimbangkan. Jangan memilih cat yang berbahan dasar thinner. Pilihlah cat kolam yang menggunakan bahan dasar air. Cat jenis ini akan lebih aman untuk digunakan.

  1. Pastikan Dinding Kolam Bersih dan Kering

Sebelum melakukan pengecatan, pastikan dinding kolam benar – benar sudah kering dan bersih. Hal ini perlu agar cat bisa menempel dengan sempurna ke permukaan dinding kolam. Selain itu, sebaiknya pengecatan dilakukan hingga tiga lapis. Dan lakukan pengecatan setelah lapisan sebelumnya benar – benar sudah kering.

  1. Pastikan Tidak Ada Kebocoran

Setelah proses pengecatan selesai, jangan langsung isi kolam dengan air. Berikan waktu sekitar 2 – 3 hari untuk memastikan cat benar – benar kering. Kemudian pastikan tidak ada kebocoran di dalam kolam. Caranya adalah dengan mengisi kolam dengan air.

Setelah itu, bersihkan dengan lap untuk membuang bau cat dalam kolam, lalu buang semua air tersebut kembali.

  1. Pastikan Filter Berjalan Lancar

Jika Anda sudah memastikan tidak ada kebocoran dan bau cat sudah hilang, isi kembali kolam ikan koi dengan air. Lalu pastikan filter yang Anda buat berjalan dengan lancar. Anda bisa membiarkan filter bekerja selama 1 – 3 hari. Selain untuk memastikan filter bekerja dengan benar, hal ini juga membantu Anda memastikan bahwa kolam sudah benar – benar bersih.

  1. Biarkan Kolam Tanpa Ikan Selama Beberapa Waktu

Setelah semua persiapan ini beres, jangan terburu – buru untuk memasukkan ikan koi Anda ke dalam kolam. Berikan waktu sekitar 2 pekan hingga satu bulan kolam Anda kosong tanpa ikan. Setelah jangka waktu tersebut, maka Anda baru boleh memasukkan ikan koi ke dalam kolam.

Memasukkan ikan koi langsung ke kolam yang baru saja di cat dapat memberikan resiko kepada ikan koi Anda. Bahkan bisa jadi malah menyebabkan ikan koi Anda mati. Karena itu, lebih baik Anda menunggu selama beberapa saat sebelum memasukkan ikan koi ke dalam kolam.

Nah, itulah beberapa pilihan cat dinding untuk ikan koi dan tips untuk pengaplikasian cat dinding tersebut. Pada dasarnya, Anda bisa memilih warna cat dinding apa saja untuk kolam ikan koi Anda. Yang terpenting adalah warna tersebut tidak membuat ikan koi menjadi terganggu. Dan akan lebih baik lagi jika pilihan warna cat dinding kolam yang Anda pilih bisa semakin menonjolkan keindahan warna dari ikan koi yang Anda miliki.

Jenis Kolam Koi Ideal dan Proses Pembuatannya

Jenis Kolam Koi Ideal dan Proses Pembuatannya

Jenis Kolam Koi Ideal dan Proses Pembuatannya

Taman adalah salah satu bagian di rumah yang paling cocok dijadikan untuk bersantai. Ada banyak pemandangan indah yang bisa Anda dapatkan dengan duduk bersantai di taman. Jika Anda menyukai taman dan kebetulan juga menyukai berbagai macam jenis ikan hias, maka Anda harus bersyukur. Ada banyak sekali jenis ikan hias yang bisa Anda pelihara. Salah satu diantaranya adalah ikan koi. Ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang bisa Anda pelihara di rumah.

Jenis Kolam Koi Ideal dan Proses Pembuatannya

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Ikan koi hanya membutuhkan kolam ikan dan peralatan untuk merawatnya saja. Anda bisa memulai dengan mempersiapkan alat dan bahan. Yang pertama kali harus Anda persiapkan adalah design dari kolam ikan yang Anda inginkan.

Gambaran tentang bagaimana model kolam, akan berbentuk apa dan akan dihias apa harus dipikirkan terlebih dahulu sebelum mulai untuk membangun kolam. Setelah Anda tahu bagaimana design lanjutan dari kolam yang akan Anda bangun, mulailah untuk mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

Alat dan bahan yang dibutuhkan ini berbeda-beda, tergantung apa saja yang Anda butuhkan. Misalnya, Anda pasti akan membutuhkan alat untuk menggali tanah seperti sekop dan juga cangkul. Anda juga akan membutuhkan meteran untuk mengukur berapa diameter dan juga kedalam kolam.

Tentang bahan, ada baiknya Anda pergi ke toko bangunan sambil bertanya apa saja yang sekiranya dibutuhkan untuk membangun kolam ikan. Orang yang bekerja di toko bangunan tentunya akan lebih mengerti dibandingkan dengan orang awam.

Jangan lupa untuk menyiapkan tanaman air. Tentunya Anda tidak bisa membiarkan kolam ikan tersebut sepi tanpa hiasan atau tanaman apapun bukan? Beli saja apa yang sekiranya tidak berat.

Jika nanti setelah kolam berdiri masih kurang, maka tinggal menambahkan saja hiasan dan juga tanaman air yang ada di dalam kolam. Hal penting lainnya yang tidak boleh sampai ketinggalan adalah jenis tanah yang akan digunakan.

Anda perlu sekali untuk menganalisa, jenis tanah apa yang dimiliki oleh lahan yang akan dijadikan kolam ikan. Apakah tanah tersebut tanah liat, tanah berbatu atau jenis tanah yang lainnya. Alat dan bahan persiapan pembuatan kolam tentunya juga perlu menyesuaikan dengan jenis tanah yang ada.

Tidak mungkin tanah berbatu hanya akan dibekali dengan sekop saja tanpa alat yang lainnya. Membangun kolam ikan adalah pekerjaan yang cukup berat dan sulit untuk dikerjakan sendiri. Anda bisa saja meminta tolong kepada teman atau saudara untuk membantu. Namun jika tidak ingin merepotkan, tentu Anda bisa meminta tolong kepada tukang bangunan dan didatangkan ke rumah. Anda juga bisa memaparkan ide dan design yang Anda inginkan untuk kolam ikan hias.

Jenis Kolam Koi Ideal dan Proses Pembuatannya

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Masalah ukuran, ada banyak sekali variasi ukuran kolam ikan yang bisa Anda pilih. Ukuran kolam akan sangat bergantung kepada lokasi yang Anda pilih. Untuk bentuk, kolam ikan ini bisa dibentuk memanjang, melingkar, persegi, atau bentuk yang tidak beraturan sesuai dengan design dan juga gambaran yang Anda buat. Namun ada satu hal yang perlu diingat sebelum membuat kolam dengan design sendiri.

Usahakan untuk tidak ada satupun sudut mati di dalam kolam. Yang dimaksud dengan sudut mati adalah sudut yang sulit untuk mendapatkan aliran air saat sedang ada pengaliran air atau pergerakan air. Anda bisa mengakali sudut mati ini dengan meletakkan pancuran di tempat sudut mati, atau membuat bagian tepi dari sudut mati ini menjadi miring.

Ada beberapa jenis kolam ideal yang bisa Anda jadikan referensi. Kolam ikan koi yang bagus adalah kolamnya terletak di bagian bawah permukaan tanah. Jika kolam menunjukkan bagian punggung ikan koi secara keseluruhan, maka kolam tersebut termasuk kolam yang ideal.

Keindahan punggung ikan koi ini bisa Anda nikmati setelah kolamnya jadi. Mari berlanjut ke kolam ideal yang bisa dijadikan referensi. Yang pertama adalah kolam berbentuk setengah persegi panjang. Jika Anda memiliki pohon di salah satu tepian, maka Anda bisa membuat sudut terseut menjadi 90 derajat mengikuti bentuk pohon yang sudah ada.

Di dalam kolam ini juga ada dua pancuran air yang digunakan untuk pengaliran air juga. Pancuran ini diletakkan bersebelahan dan letakknya diatas melebihi dari tinggi kolam keseluruhan. Dengan kolam model ini, ikan koi akan tampak sangat indah dan pergerakan dari ikan koi juga bisa semakin terlihat.

Model kedua adalah dengan tertutup kayu. Ada orang yang memiliki rumah namun lantainya adalah lantai kayu. Anda bisa meletakkan atau membuat kolam ikan di bawah lantainya.

Misalnya setengah kolam dan setengah lantai. Anda bisa menambahkan dekorasi lain agar tampak natural, seperti batu atau daun-daunan. Pancuran bisa diletakkan di bagian pinggir dari lantai. tambahkan juga sedikit batu yang bisa dijadikan pijakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk membersihkan kolam.

Jika Anda ingin kolam ikan yang minimalis, Anda bisa membentuk kolam ikan Anda seperti di Jepang. Bentuknya seperti selokan yang lebar, ditambah dengan tumbuhan-tumbuhan berwarna hijau. Dengan model kolam seperti ini, Anda bisa memastikan bahwa ikan akan mendapatkan asupan sinar matahari yang pas dan juga dibutuhkan untuk kesehatan si ikan.

Pancuran bisa diletakkan agak tinggi di bagian dinding atau juga bisa di bagian pinggiran kolam. Tambahkan ubin kasar di bagian pinggir kolam agar memudahkan Anda untuk membersihkan kolam jika sudah tiba waktunya.

Jenis Kolam Koi Ideal dan Proses Pembuatannya

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

 

Bagian dasar dari kolam ikan koi lebih baik bila dibuat miring. Mengapa demikian? Dasar yang miring ini bisa memudahkan Anda untuk melakukan pengurasan atau pengurangan air. Tentunya Anda harus membersihkan kolam sekitar 2 sampai 3 bulan sekali agar tidak ada kotoran yang mengganggu kesehatan ikan.

Selain memudahkan proses pembersihan, dasar yang miring ini juga nyaman untuk ikan. Ikan tidak akan suka dengan tempat yang rendah karena mereka berkelompok-kelompok. Hal ini akan membuat ikan tidak akan mendekati bagian paling bawah. Kolam Koi Ideal

Di sisi lain, kotoran ikan akan turun menuju tempat yang paling rendah sehingga kemungkinan ikan keracunan kotorannya sendiri sangat kecil. Jangan lupa juga untuk membuat saluran pembuangan ikan. Backwash atau pencucian kolam adalah hal yang sangat penting dan sulit untuk dilakukan apabila tidak ada saluran pembuangan di dalam kolam.

Jika Anda tidak mau repot, Anda juga bisa menggunakan teknologi yang bisa mengganti air di dalam kolam ikan dengan air mengalir. Tinggal dipasang saja dan air akan terganti dengan sendirinya. Namun ini juga tidak boleh menjadi alasan tidak membersihkan kolam ikan, karena kotorannya juga masih akan menumpuk disana. Itu dia beberapa model dan penjelasan tentang kolam ikan koi. Semoga Anda bisa menciptakan kolam ikan koi sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Semangat membuat kolam dan merawat ikan hias jenis koi di rumah.

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Akuarium adalah salah satu hiasan di dalam rumah yang bisa memberikan ketenangan dan juga kedamaian batin. Mendengar gemericik air di dalam rumah akan membuat orang merasa lebih tenang dan damai dari sebelumnya. Ada banyak jenis ikan hias yang bisa diletakkan di dalam akuarium, salah satunya adalah ikan koi. Ikan koi adalah jenis ikan dari Jepang yang memiliki corak punggung yang sangat menarik. Melihat keindahannya saja sudah bisa menggambarkan betapa cantik ikan yang satu ini.

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Memelihara ikan koi tidak sulit, hanya saja pengembangbiakan ikan koi agar bisa menghasilkan ikan lain yang berkualitas tidak mudah. Salah satu jalan yang bisa dilakukan untuk menghasilkan ikan dengan kualitas terbaik adalah menempatkannya di dalam akuarium.

Pertimbangan ini dihasilkan dari pengamatan kebiasaan dan tingkah laku yang dilakukan oleh ikan koi. Mengamati ikan koi akan terasa jauh lebih mudah apabila ikan diletakkan di dalam akuarium. Ikan koi yang sehat adalah ikan yang enerjik, gerakannya tidak lambat dan berenangnya seimbang.

Jika Anda menemukan ikan yang lebih banyak berdiam diri di bagian bawah atau dasar kolam, tandanya ikan tersebut bukanlah ikan yang sehat. Jangan membeli ikan tersebut daripada ikannya cepat mati. Perhatikan juga bagian insangnya.

Sama seperti paru-paru manusia, insang yang baik adalah insang yang bergeraknya teratur, tidak terlalu cepat maupun tidak terlalu lambat. Jika ada ikan yang insangnya tampak bergerak cepat, itu tandanya ikan tersebut sedang mengalami kesulitan pernafasan dan tidak dalam kondisi yang baik.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli akuarium untuk penempatan ikan koi. Yang pertama adalah ukuran akuarium, bahan dan juga alat yang diperlukan seputar akuarium ini. Peletakan akuarium biasanya di dalam rumah, tapi tetap diletakkan dibawah sinar matahari agar proses pertumbuhan ikan tidak terganggu. Ukuran akuarium yang ideal adalah panjang 1,5 meter dengan lebar 1 meter.

Akuarium yang ideal juga akuarium yang memiliki kedalaman sekitar 50 cm. Akuarium yang terlalu dalam juga tidak terlalu bagus untuk ikan. Namun jika masalah panjang dan lebar, akan semakin bagus apabila semakin panjang. Itu artinya, akan semakin banyak ruang bagi ikan untuk berenang kesana kemari.

Akuarium adalah kotak kaca, sehingga Anda juga harus memperkirakan setebal apa kaca yang akan Anda gunakan untuk akuarium Anda. Kaca yang semakin tebal akan semakin bagus karena tidak mudah pecah. Sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan kaca tipis yang sekiranya tidak mampu menahan bobot pergerakan ikan dan pergerakan air setiap harinya.

Jika takut kacanya pecah, Anda juga bisa menggunakan rangka besi agar lebih kokoh lagi. Gunakan lem kaca yang berkualitas sehingga tidak sampai terpisah antara satu bagian dengan bagian yang lainnya.

Jika Anda ingin membeli saja akuarium yang sudah jadi, tidak apa-apa. Namun Anda juga harus tetap memastikan bahwa kaca yang digunakan adalah kaca yang berkualitas tinggi, tahan terhadap air dan ikan, dan juga menggunakan lem kaca yang kuat. Jangan hanya tergiur harga yang murah saja.

Ada beberapa langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk membuat akuarium sendiri. Yang Anda butuhkan adalah lem kaca dengan lem silikon, lem tembak, gerinda, cutter, lakban, spidol, obeng, pemotong kaca khusus.

Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Persiapan awal yang harus Anda lakukan adalah menentukan ukuran akuarium yang akan dibuat. Menentukan ukuran akuarium di awal persiapan akan membuat Anda bisa melakukan perkiraan seberapa besar kaca yang akan dibeli.

Saat Anda membeli kaca, pastikan tukang kacanya menghaluskan bagian pinggiran agar Anda tidak terluka saat akan menyambungkannya. Untuk merangkai akuarium, Anda bisa menggunakan dudukan kontainer. Ini akan memudahkan Anda untuk merangkai dan melakukan bagian selanjutnya.

Langkah selanjutnya adalah merangkai kaca. Kegiatan merangkai kaca ini bisa menggunakan lem silicon. Selanjutnya adalah menggunakan lakban. Lakban ini bisa berfungsi untuk melekatkan lem di awal pemasangan. Lem yang digunakan pastinya tidak langsung kencang dan bisa berdiri sendiri.

Oleh karena itu, tambahkan lakban agar lem semakin menguat dari waktu ke waktu. Setelah menggunakan lakban, Anda juga harus memasangkan lem sekali lagi. Tujuan dari memasangkan lem lagi ini adalah untuk memastikan tidak ada bagian yang bocor. Tutup rapat semua lubang yang ada di dalam bagian akuarium agar saat terkena air sudah tidak ada bocor lagi. Kalau ternyata sulit untuk merangkai akuarium sendiri, maka Anda bisa menggunakan bantuan kerangka besi.

Meletakkan kerangka besi di sudut akuarium akan membantu untuk menguatkan dan membentuk akuarium. Sesudah merangkai akuarium ini selesai, Anda juga harus menambahkan teknologi filter di dalam akuarium. Tujuan dari adanya filter ini adalah untuk membersihkan air dan menambah oksigen di dalam air.

Filter ini sangat penting, karena menjaga kadar oksigen di dalam air adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua orang yang memutuskan untuk memelihara ikan hias jenis apapun, termasuk ikan koi. Jenis ikan koi awalnya berasal dari ikan karper atau biasa dikenal dengan ikan mas.

Orang-orang China ini mulai melakukan ternak ikan mas di tahun 1300 masehi. Lalu, mengapa ikan koi disebut-sebut sebagai ikan dari Jepang? Hal ini dikarenakan Jepang memiliki sebuah daerah yang biasanya menjadi pusat untuk pembenihan ikan karper.

Banyak sekali ikan karper yang dibenihkan di tempat ini. Tempat tersebut berlokasi di pegunungan Ojiya, di kota Nigata. Saking banyaknya ikan karper yang ada disana, masyarakat di sekitar sana mengkonsumsi ikan karper untuk lauk pauk sehari-hari. Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Langkah-langkah selanjutnya adalah menambahkan dekorasi-dekorasi. Tambahkan beberapa dekorasi seperti tanaman laut agar ikan merasa nyaman untuk tinggal di dalam akuarium. Mereka akan merasa benar-benar di habitatnya.

Ada beberapa jenis akuarium yang dijadikan model akuarium yang ideal untuk dijadikan contoh. Yang pertama adalah akuarium bening yang memiliki frame kayu di bagian pinggirnya. Akuarium yang satu ini juga memiliki rangkai besi yang ada di sudut-sudutnya.

Filter akuarium yang satu ini diletakkan di bagian atas. Ikan-ikan juga tampak sering mendekati filter ini karena bisa menghasilkan oksigen di dalam air. Ikan koi pada umumnya sangat suka bergerombol dan ikut dengan kawanan koinya.

Ada beberapa ikan yang lebih suka menyendiri dibandingkan ikut bergerombol dengan temannya. Ikan tersebut tidak termasuk dalam kriteria ikan yang baik untuk dijadikan ikan hias. Bisa jadi ikan tersebut memiliki kebiasaan buruk yang tidak diketahui oleh calon pembeli atau sedang dalam kondisi yang tidak sehat. Merawat Ikan Koi di Dalam Akuarium

Itu dia beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan pahami tentang membuat akuarium sebagai tempat tinggal ikan koi. Ikan koi perlu tempat yang tenang, sehingga sebisa mungkin jauhkan dari jangkauan anak-anak. Anak-anak biasanya akan mengganggu ikan koi dan bisa menimbulkan stress bagi si ikan.

Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Ikan hias adalah salah satu jenis ikan yang paling banyak diminati. Ikan hias bisa dirawat dengan mudah dan tidak membutuhkan sesuatu yang khusus. Salah satu ikan hias yang bisa Anda pilih adalah ikan koi. Ikan koi membutuhkan makanan yang bergizi agar bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik.

Ikan koi adalah hewan omnivora, ikan ini bisa memakan segala macam jenis makanan, mulai dari tumbuhan, daging hingga cacing kecil. Ada beberapa jenis pakan ikan koi yang bisa Anda pilih. Pakan ikan koi terbagi atas makanan alami dan pakan buatan. Pakan ikan koi biasanya berasal dari sayur-sayuran, roti, buah-buahan dan tidak jarang juga menggunakan cacing.

Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Jika Anda tidak bisa menemukan jenis pakan diatas, Anda bisa menggunakan ulat. Ulat memiliki kandungan protein yang banyak sehingga bisa dijadikan salah satu sumber protein bagi ikan koi. Jenis buah-buahan yang disukai oleh ikan koi adalah semangka dan juga jeruk. Jika baru saja dipindah dari habitat asal menuju akuarium atau kolam, biasanya ikan koi tidak mau makan makanan apapun seperti sayuran dan juga buah. Namun, Anda tidak boleh menyerah begitu saja. Nutrisi ikan koi harus selalu terpenuhi agar bisa mendapatkan kesehatan sepanjang hidupnya.

Namun, Anda harus meneliti dan memperhatikan buah apa yang disukai oleh koi dan buah apa yang tidak disukai. Makanan biji-bijian seperti kacang polong dan juga jagung tidak disukai oleh ikan koi. Bukan ikan koi tidak suka atau rasanya, namun tekstur dari biji-bijian tidak bisa dicerna dengan mudah oleh pencernaan ikan koi. Tidak baik untuk memberikannya kepada koi.

Ikan koi harus dipenuhi gizinya, dan juga perlu dijaga kualitas pakannya. Jangan sampai makanan yang akan Anda berikan adalah makanan yang sudah terlalu lama. Makanan yang sudah disimpan terlalu lama bisa saja adalah makanan yang sudah kadaluarsa. Pakan ikan bisa mengalami proses oksidasi selama masa penyimpanan tersebut. Proses oksidasi ini bisa memiliki pengaruh yang buruk untuk kesehatan ikan koi. Masa penyimpanan makanan yang ideal adalah tidak lebih dari 3 bulan.

Lebih aman lagi apabila Anda menyiapkan sendiri pakan ikan yang akan Anda berikan. Ada beberapa langkah yang bisa Anda ikuti untuk membuat pakan ikan sendiri. Langkah yang pertama adalah menyiapkan bahan. Bahan yang digunakan biasanya adalah udang kecil.

Campurlah udang kecil ini dengan telur, wortel, bawang putih, agar-agar dan juga vitamin C. Jangan sampai lupa untuk mencampurkan vitamin C di dalam pakan ikan. Salah satu cara yang efektif untuk memberikan ikan vitamin adalah melalui makanan yang akan diberikan. Setelah itu, tambahkan air ke dalam campuran yang tadi. Langkah selanjutnya adalah memblender semua bahan makanan berserta vitaminnya. Blenderlah semua bahan ini sampai halus.

Daripada menganggur saat menunggu makanan ini halus, buatlah aroma dari pelet ikan. Caranya adalah dengan memasukkan pelet ke dalam air panas, setelah itu taburi pelet tadi dengan bubuk agar-agar. Jika semua adonan sudah siap, dinginkan kedua bahan makanan ini.

Setelah dingin, otomatis makanan ini akan menjadi kaku dan keras. Potong makanan ini menjadi ukuran yang lebih kecil. Memotong makanan ini menjadi berukuran lebih kecil bukan berarti bentuknya menjadi kotak. Ikan tidak akan suka memakan makanan yang berbentuk selain bulat dan lonjong karena akan sulit untuk dikunyah oleh ikan.

Bentuk adonan dingin tadi menjadi lonjong sehingga mirip dengan cacing yang asli. Setelah selesai, campurkan pakan yang Anda buat dengan pakan yang sudah biasa diberikan kepada ikan. Pakan buatan yang biasa diberikan kepada ikan haruslah pakan ikan yang memiliki kandungan probiotik.

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Mengapa harus yang memiliki kandungan probiotik? Kandungan probiotik yang ada di dalam pakan dipercaya bisa membuat pertumbuhan ikan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan ikan yang tidak diberi makan probiotik. Hal ini disebabkan daya tubuh ikan menjadi lebih tinggi dan lebih kuat dibandingkan jenis ikan yang lainnya.

Pakan alami yang Anda buat sendiri, yang terbuat dari udang akan memiliki kandungan yang sangat sehat dan bisa membuat ikan semakin kuat. Jika dicampurkan dengan bahan probiotik, maka kandungan nutrisi yang ada di dalam pakan bisa naik berlipat kali.

Maka, bisa disimpulkan ikan akan mendapatkan gizi yang sangat banyak dan baik untuk tubuhnya. Selain itu, kenaikan nutrisi ini juga bisa disebabkan karena adanya proses perendaman yang Anda lakukan. Saat proses perendaman tersebut, akan ada mikroorganisme baru yang tumbuh dan berkembang. Mikroorganisme ini memiliki banyak kandungan nutrisi sehingga akan memberikan ikan manfaat yang banyak juga.

Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Anda bisa menemukan banyak sekali jenis pakan pelet di pasar ikan. Biasanya, pelet yang digunakan adalah pelet sinking atau pelet tenggelam dan juga pelet floating atau pelet mengambang. Anak-anak ikan yang baru menetas biasanya diberikan plet yang floating. Hal ini digunakan untuk memancing anak ikan untuk bergerak lebih banyak lagi. Pelet floating atau pelet mengambang ini juga lama-lama akan tenggelam juga.

Telur-telur ikan ini berasal dari pemijahan ikan koi. Ikan juga tidak mudah untuk melakukan pemijahan. Peternak harus bisa menjamin bahwa pemijahan akan sukses. Salah satu cara yang biasanya diterapkan adalah memasangkan 1 ekor betina dengan 2 sampai 3 ekor jantan.

Sel sperma yang dihasilkan dan bisa sampai menghasilkan telur tentunya sel sperma yang memiliki kualitas super dan juga prima. Proses pemijahan atau pembuahan ikan koi ini tidak bisa dilakukan di kolam yang sama seperti tempat tinggal ikan koi.

Dibutuhkan kolam khusus untuk sesi pemijahan ini. Jam-jam kritis dan paling pas digunakan untuk pemijahan adalah sore hari sekitar pukul 16.00 sampai tengah malam. Anda harus menyiapkan kolam tersendiri atau kolam khusus untuk pemijahan. Kolam pemijahan ini juga tidak sembarangan. Anda harus mengetahui beberapa hal yang harus dipenuhi oleh sebuah kolam pemijahan. Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Biasanya, anak ikan tidak akan langsung dipindah ke kolam utama, karena masih rentan. Sehingga biasanya mereka akan ada di dalam kolam pemijahan. Anak ikan yang menetas 3 sampai 5 hari biasanya masih tidak membutuhkan makanan karena saat lahir mereka juga sudah dilengkapi dengan kuning telur sebagai cadangan makanannya.

Hal ini akan sedikit meringankan beban Anda untuk memberi makan ikan. Anda juga harus memperhatikan kandungan nutrisi yang ada di dalam pelet anak ikan. Anak ikan membutuhkan lebih banyak nutrisi untuk berkembang dibandingkan dengan ikan koi yang sudah dewasa. Ragam Makanan atau Pelet Untuk Ikan Koi

Itu dia beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari membuat pelet atau makanan ikan untuk koi. Koi memang tidak membutuhkan perawatan yang rumit, namun jangan sampai meremehkan makanan dan asal saja memberikan kepada ikan. Ikan berhak untuk mendapatkan nutrisi melalui makanannya.

Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi

Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi

Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi

Ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang banyak diminati oleh orang Indonesia. Berbagai macam kelebihan yang ada pada ikan koi membuat banyak orang menyukainya dan memutuskan untuk merawatnya dalam akuarium rumah. Jika Anda ingin menjadi salah satu orang yang memelihara ikan koi di rumah, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Yang pertama adalah jenis koi.

Ada dua jenis ikan koi yang bisa Anda pelihara, yakni ikan koi biasa dan juga ikan koi super. Apa perbedaan diantara keduanya? Perbedaan yang sangat menonjol terletak pada harganya. Jika Anda ingin membeli ikan koi super, maka Anda harus siap melihat harganya yang menembus angka jutaan rupiah.

Namun jika Anda hanya ingin memelihara jenis ikan koi biasa, maka harganya juga turun drastis. Dibandingkan dengan ikan koi super, harga ikan koi biasa sangat murah.

Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Seperti yang sudah disebutkan bahwa ikan koi adalah jenis dari ikan hias. Anda juga perlu selektif dalam memilih ikan koi yang akan Anda jadikan ikan hias. Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan dan terapkan ketika akan memilih ikan koi. Yang pertama adalah menilai ikan koi melalui bentuk badannya. Ketahui terlebih dahulu bagaimana bentuk tubuh ikan koi yang ideal.

Perbandingan panjang dan juga tinggi dari tubuh ikan koi yang ideal adalah 1:2 atau 1:3. Jika ikan koi yang Anda lihat sudah memenuhi perbandingan tersebut, maka lihat tubuh ikan koi dari atas. Tubuh ikan koi yang ideal dari atas akan tampak bulat dan tidak menggemuk di satu bagian saja.

Ciri-ciri ikan koi yang bagus dijadikan ikan hias yang kedua adalah ikan koi yang memiliki garis punggung lurus. Ikan koi yang garis punggungnya lurus akan memiliki postur tubuh yang lebih baik dibandingkan ikan koi yang memiliki garis punggung melengkung.

Ciri ketiga bisa Anda lihat melalui cara ikan koi tersebut berenang. Ikan koi yang bagus untuk ikan hias akan memiliki gaya renang yang seimbang dan tidak berbelok-belok. Hal ini bisa Anda amati langsung saat akan membeli ikan koi tersebut. Gaya berenang yang seimbang ini disebabkan oleh sirip yang dimiliki oleh ikan tersebut seimbang dan sama bentuknya antara yang kanan dan yang kiri.

Faktor lain yang mempengaruhi gaya berenang ikan adalah garis punggungnya. Ikan bergaris punggung lurus akan lebih seimbang dalam berenang dibandingkan yang garis punggungnya melengkung.

Hal keempat yang harus Anda perhatikan adalah bagian sirip dada dan juga sirip perut. Tidak jarang ada ikan yang bagian sirip dada dan sirip perutnya tidak sama besarnya. Namun sebagai ikan hias, ikan koi tidak boleh memiliki sirip dada dan sirip perut yang berbeda.

Ukurannya harus sama besar antara satu sama lain. Sama seperti sirip dada dan sirip perut, bagian sirip punggung dan juga sirip ekor juga harus proporsional. Bagaimana cara menilai sirip yang proporsional? Sirip yang proporsional adalah sirip yang panjangnya sesuai dengan tinggi dari ikan koi tersebut. Sirip yang proporsional juga akan membuat gerakan ikan menjadi seimbang. Pilihlah ikan koi yang memiliki bentuk tegak dan juga lurus.

Selanjutnya adalah bentuk kepalanya. Meskipun wajah ikan tampak sama saja, namun ternyata satu sama lain memiliki wajah yang berbeda ukurannya. Pilihlah ikan koi yang memiliki bentuk wajah serasi dan juga proporsional. Hidung ikan koi sebaiknya tidak terlalu mancung dan tidak terlalu pesek. Awasi dan perhatikan dengan benar bagian hidung. Kalau hidung ikan selalu terbuka, maka ada kemungkinan bahwa ikan tersebut memiliki masalah yang fatal pada bagian insang.

Ikan hias tidak lengkap tanpa warna yang menarik. Warna yang bagus dan menjadi ideal dalam kategori ikan hias adalah warna yang cerah dan juga kontras. Jika memiliki pola warna, bagian tersebut harus dengan jelas terpisah dengan warna lainnya.

Jika Anda kesulitan menemukan maksudnya, Anda bisa melihat contoh pada ikan koi kohaku. Ikan tersebut memiliki pola warna merah di badannya. Namun hanya pola tersebut yang berwarna merah dan yang lainnya tetap berwarna putih. Itu dia yang menarik dari pola ikan hias. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas Bagaimana Memilih Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi. selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Ikan koi yang sehat adalah ikan yang enerjik, gerakannya tidak lambat dan berenangnya seimbang. Jika Anda menemukan ikan yang lebih banyak berdiam diri di bagian bawah atau dasar kolam, tandanya ikan tersebut bukanlah ikan yang sehat.

Jangan membeli ikan tersebut daripada ikannya cepat mati. Perhatikan juga bagian insangnya. Sama seperti paru-paru manusia, insang yang baik adalah insang yang bergeraknya teratur, tidak terlalu cepat maupun tidak terlalu lambat. Jika ada ikan yang insangnya tampak bergerak cepat, itu tandanya ikan tersebut sedang mengalami kesulitan pernafasan dan tidak dalam kondisi yang baik.

Yang terakhir adalah komunikasi ikan yang satu dengan ikan yang lain. Ikan koi pada umumnya sangat suka bergerombol dan ikut dengan kawanan koinya. Ada beberapa ikan yang lebih suka menyendiri dibandingkan ikut bergerombol dengan temannya. Ikan tersebut tidak termasuk dalam kriteria ikan yang baik untuk dijadikan ikan hias. Bisa jadi ikan tersebut memiliki kebiasaan buruk yang tidak diketahui oleh calon pembeli atau sedang dalam kondisi yang tidak sehat.

Selain untuk ikan hias, tentunya Anda ada yang membeli ikan koi untuk diikutkan dalam perlombaan. Kriteria yang ditetapkan untuk ikan perlombaan tentunya jauh lebih ketat dan berat dibandingkan dengan ikan yang hanya dijadikan ikan hias.

Ada tiga jenis level yang bisa mengategorikan kualitas ikan koi. Yang pertama adalah Pond Quality, yang kedua adalah ornamental quality dan yang terakhir adalah show quality. Ikan koi yang memiliki darah campuran dan tidak ada catatan sakit biasanya akan diikutkan dalam level Pond Quality. Ikan-ikan jenis ini biasanya dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan ikan di level lain.

Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Level selanjutnya adalah ornamental quality. Catatan garis darah ikan akan sangat mempengaruhi penilaian ikan. Kualitas ikan yang baik akan dinilai dari bentuk tubuhnya, warnanya yang bagus dan proporsional. Ikan pada level ini biasanya memiliki motif warna yang berbias atau tidak jelas.

Tipe atau level terakhir adalah show quality. Ikan-ikan dengan kualitas dan spesifikasi paling tinggi akan masuk dalam golongan ini. Sisik dari ikan biasanya tampak mengkilap dan pola warnanya seimbang. Itu dia beberapa tips untuk memilih ikan koi untuk ikan hias dan juga apa saja level dalam perlombaan ikan koi.

Saat Anda akan membeli ikan koi, Anda harus tahu terlebih dahulu akan diapakan ikan tersebut. Pilihlah ikan dengan kualitas terbaik apabila ingin diikutkan lomba dan pilihlah yang paling menarik hati apabila hanya dijadikan ikan hias di dalam akuarium rumah saja. Selamat memilih jenis ikan koi yang Anda suka. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas Bagaimana Memilih Ini Dia Tips Memilih Ikan Hias dan Level Dalam Perlombaan Ikan Koi. selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Rumah adalah salah satu tempat yang paling nyaman untuk kembali. Banyak orang yang melakukan segala cara agar rumahnya bisa terasa nyaman dan menyenangkan. Biasanya, orang akan mengisi rumahnya dengan dekorasi yang ia suka atau sesuatu yang menjadi hobinya. Salah satu hal yang bisa Anda manfaatkan untuk menambah kenyamanan di dalam rumah adalah dengan memelihara hewan peliharaan. Hewan peliharaan bukan berarti hewan yang perlu diajak berjalan-jalan setiap sorenya. Ada beberapa jenis hewan yang perawatannya tidak terlalu sulit, misalnya saja ikan koi.

Merawat ikan koi bukanlah hal yang sulit, mengingat ikan memang mudah untuk dirawat. Ada dua jenis pilihan yang bisa Anda pilih untuk urusan tempat tinggal si ikan koi. Pilihan yang pertama adalah kolam tanah dan pilihan yang kedua adalah akuarium. Masing-masing tempat tinggal ini memiliki kelebihannya masing-masing. Namun, beberapa orang menyarankan untuk memelihara koi di dalam kolam saja karena beberapa hal.

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Yang pertama, ikan koi akan lebih mudah untuk tumbuh dan berkembang di dalam kolam tanah. Mengapa demikian? Kolam tanah akan dianggap tempat yang alami dan natural oleh ikan. Hal tersebut akan membuat ikan merasa nyaman dengan tempat tinggalnya sehingga tidak stress.

Kalau ikan tidak stress, maka pertumbuhan ikan akan lebih mudah. Kelebihan yang kedua adalah bisa melihat keindahan dari ikan hias tersebut. Ikan koi adalah ikan hias yang keindahannya terletak di bagian punggungnya. Dengan meletakkannya di kolam tanah, Anda bisa melihat keindahan ikan koi dari bagian atas. Jika menggunakan akuarium, keindahan dari koi tersebut tidak bisa tampak jelas karena akuarium akan menunjukkan bagian samping dari ikan koi.

Manfaat yang ketiga adalah Anda bisa melakukan sendiri dekorasi untuk kolam ikan Anda. Keindahan kolam ikan tentunya akan menonjol di bagian taman. Secara tidak langsung, kolam yang indah akan membuat taman yang disekitarnya menjadi indah pula.

Namun sebelum memilih untuk membuat kolam ikan koi, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Pertimbangan-pertimbangan tersebut akan mendukung kenyamanan ikan untuk hidup di dalam kolam tersebut. Contoh dari beberapa hal yang harus Anda perhatikan adalah filter, suhu dari kolam dan juga kualitas air yang akan dialirkan kesana.

Anda juga harus mengetahui seberapa ukuran dan juga kedalaman kolam yang paling pas untuk melakukan budidaya ikan koi di dalam rumah. Ada beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan untuk bisa membudidayakan ikan di dalam kolam.

Tahapan yang pertama adalah melakukan pembuatan kolam. Anda harus berkonsultasi dengan orang yang benar-benar mengerti masalah membuat kolam untuk ikan ini. Tahapan yang kedua adalah mengatur sirkulasi air kolam.

Jika di dalam akuarium ada teknologi khusus yang bisa mempermudah hal ini, maka di kolam Anda harus mengatur sendiri sirkulasi air kolam. Pastikan ikan tidak akan mendapatkan air yang keruh dan kurang oksigen. Kondisi air sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dari ikan-ikan koi yang Anda pelihara.

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Tahapan yang ketiga adalah menempatkan tanaman-tanaman untuk ikan di dalam kolam. Anda harus bisa membuat kondisi kolam semirip mungkin dengan kondisi lingkungan hidup di alam bebas. Beberapa tanaman mungkin akan bisa membantu ikan untuk beradaptasi, misalnya saja tanaman batu karang atau rumput laut mainan.

Anda harus bisa memastikan bahwa ikan tersebut tidak merasa stress selama ada di dalam kolam. Tahapan selanjutnya adalah pemilihan ikan koi. Ada beberapa jenis ikan koi yang tidak bisa digabungkan satu sama lain. Ikan koi adalah hewan yang hidup secara berkelompok. Jangan sampai ikan tersebut saling merasa tidak nyaman hingga menimbulkan stress yang berkepanjangan bagi ikan.

Yang kelima adalah karantina ikan koi yang baru dibeli. Kondisi kolam yang Anda buat, dengan kondisi habitat asli ikan tentu akan jauh berbeda. Diperlukan karantina ikan agar ikan bisa terbiasa dan mulai berpikir bahwa ini adalah rumah barunya.

Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan orang yang sudah terbiasa untuk melakukan karantina ikan, seperti penjual ikan hias. Menentukan pola makan ikan koi adalah tahapan yang selanjutnya. Anda harus mengetahui berapa banyak takaran makanan yang dibutuhkan oleh masing-masing ikan dalam satu kali waktu.

Memberikan makanan yang terlalu sedikit akan membuat ikan kelaparan dan berakhir tidak sehat. Memberikan makanan yang terlalu banyak juga tidak bagus karena akan membuat makanan sisa bertumpuk di dasar kolam. Tumpukan makanan sisa itu bisa saja menjadi bakteri dan sumber penyakit bagi ikan. Lebih baik untuk menanyakan terlebih dahulu kepada penjual ikan hias, berapa kali dan seberapa banyak Anda harus memberi makan ikan-ikan tersebut.

Perkawinan ikan koi adalah tahapan selanjutnya yang perlu Anda lakukan. Sebelum melakukan perkawinan antar ikan, Anda harus tahu benar mana ikan yang betina dan yang jantan beserta dengan ras dan jenis-jenisnya. Ikan koi boleh saja dikawinkan dengan ikan lain yang tidak sama jenisnya.

Namun Anda harus tahu hasil dari perkawinan tersebut akan menjadi ikan yang bagaimana. Tahapan ini termasuk tahapan yang sulit dilakukan untuk orang yang baru mulai membudidayakan ikan hias seperti ikan koi.

Setelah membahas berbagai macam tahapan yang Anda butuhkan hingga bisa menempatkan ikan, Anda juga harus tahu bagaimana kriteria kolam yang baik dan juga bagus untuk ikan. Bagus atau tidaknya kolam dilihat dari, yang pertama, kedalaman kolamnya. Kolam yang dangkal adalah kolam yang kedalamannya kurang dari 50 cm.

Jika kolam Anda memiliki kedalaman kurang dari 50 cm, maka hal tersebut tentunya tidak bagus untuk pertumbuhan ikan koi di dalamnya. Jika ikan tersebut termasuk ikan yang masih bisa berkembang, maka ikan tersebut tidak akan bisa tumbuh besar. Bagian garis punggungnya juga akan bengkok karena tidak memiliki ruang yang cukup luas. Kedalaman kolam yang ideal adalah mulai 1 meter sampai 2 meter.

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Anda juga harus memperhatikan sistem filter air yang digunakan. Anda harus memastikan bahwa ikan mendapatkan sumber oksigen yang cukup dan sehat. Oksigen di dalam air bisa dihasilkan melalui gerakan dari air. Air yang tenang dan tidak bergerak tidak mampu untuk menghasilkan oksigen.

Lebih baik buat semacam pancuran atau air terjun kecil di dalam kolam untuk memastikan ikan tetap mendapatkan kadar oksigen yang cukup. Untuk bagian filter air, ada dua macam filter air yang bisa digunakan, yakni filter mekanik dan filter biologis. Anda bebas memilih, tinggal sesuaika dengan kebutuhan ikan dan kolam. Jangan lupa untuk sering-sering membersihkan air yang ada di dalam kolam.

Jangan sampai kotoran ikan meracuni ikan sendiri. Kotoran ikan memiliki kandungan amonia yang bisa meracuni ikan itu sendiri. Itu dia beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang penempatan ikan dan kriteria kolam ideal untuk ikan. Selamat mencoba.

Jenis-jenis Ikan Koi Paling Mahal di Dunia, Harganya Fantastis

Jenis-jenis Ikan Koi Paling Mahal di Dunia, Harganya Fantastis

Jenis-jenis Ikan Koi Paling Mahal di Dunia, Harganya Fantastis

Ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang bisa Anda pelihara di rumah. Banyak orang yang suka untuk memelihara ikan hias jenis yang satu ini karena perawatannya yang mudah dan tidak terlalu memakan banyak waktu. Keindahan punggung dari ikan koi termahal juga bisa memberikan sensasi ketenangan tersendiri bagi yang melihatnya. Harga yang dibanderol untuk bisa mendapatkan ikan koi juga berbeda-beda tergantung pada jenis dan juga corak pada bagian punggungnya. Untuk beberapa jenis ikan koi, harga yang dibanderol bisa sampai ratusan juta rupiah. Ada beberapa jenis ikan yang paling mahal di dunia. Berikut ini adalah beberapa jenis ikan koi termahal di dunia.

Jenis-jenis Ikan Koi Paling Mahal di Dunia, Harganya Fantastis

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

 

Jenis ikan koi yang pertama Ginrin Showa. Ikan koi jenis ini disebut-sebut sebagai jenis koi yang paling mahal di dunia. Seperti yang sudah diduga dari namanya, ikan koi jenis Ginrin Showa ini berasal dari negara Jepang. Seorang penangkar koi di Jepang mampu untuk memelihara jenis ikan ini dalam jangka waktu yang sangat panjang, yakni 15 tahun.

Tentunya tidak mudah untuk bisa mempertahankan masa hidup ikan koi sampai lama sekali seperti itu. Panjang ikan koi jenis Ginrin Showa yang satu ini mencapai 76 cm. Sangat besar untuk ukuran sebuah ikan koi. Tidak hanya menjadi ikan hias, ikan Ginrin Showa ini juga menjadi salah satu ikan kontes.

Ginrin Showa mampu memenangkan berbagai macam kontes yang diadakan pada tahun 1976, 1977, 1979 dan juga tahun 1980. Rekor ikan termahal ini masih belum bisa direbut dari ikan Ginrin Showa. Ikan ini memiliki corak punggung dengan tiga warna, yakni warna putih, hitam dan juga warna merah keorenan. Di tahun 1986, ikan ini terjual dengan harga 425 juta rupiah atau setara dengan 17 juta yen.

Pembeli dari ikan koi termahal sepanjang sejarah ini adalah Derry Evans. Derry Evans adalah seorang pemilik dari Kent Koi Center yang ada di Inggris. Kalau dirupiahkan dengan kurs saat ini, harga ikan ini mencapai 1,8 milyar. Harga yang cukup fantastis untuk sebuah ikan.

Blue showa adalah ikan koi yang menjadi salah satu ikan paling mahal di dunia. Ukuran dari ikan yang satu ini mencapai 40 cm. Ukuran tersebut adalah ukuran ketika ikan ini mencapai usia 1 tahun. Orang yang memelihara ikan ini berasal dari Narita Koi Farms yang ada di Jepang.

Pada tanggal 22 April 2014, pelelangan untuk mendapatkan ikan ini diselenggarakan. Narita Koi Farms ini memang sudah sering melakukan kegiatan pelelangan ikan untuk menjual ikan dengan kualitas super. Saat pelelangan, ada orang yang berani menawar sebesar 7 juta yen atau setara dengan 700 juta rupiah saat itu.

Dan ternyata orang yang memenangkan Blue Showa adalah Koikichi Fish dari Thailand. Dengan harga tersebut, ikan ini mampu menempati posisi kedua ikan termahal di dunia.

Jenis ikan koi ketiga yang menjadi ikan paling mahal di dunia adalah sansai sanke. Ikan ini tidak setua Ginrin Showa namun juga tidak semuda Blue Showa. Ikan ini mencapai panjang 71 cm ketika menginjak usia 3 tahun. Ikan ini dilelang di Sakai Fish Farm Jepang dan akhirnya terjual di angka 1 juta yen atau setara dengan 100 juta rupiah pada saat itu. Ikan ini memiliki corak yang cukup unik.

Di dekat sirip bagian kanan terdapat corak kecil berwarna hitam yang seolah mampu merebut semua atensi. Bagian kepalanya berwarna krem seperti daging sushi dan bagian belakangnya memiliki 3 paduan warna, yakni merah, hitam dan juga putih. Coraknya sangat rata dan tampak sangat bagus, apalagi saat ikan ini mulai berenang dengan indahnya.

Ikan yang keempat adalah jenis Dainichi Showa. Di abad 21, mungkin jenis ikan Dainichi Showa inilah ikan yang paling mahal. Ikan ini terjual di angka 21,5 juta yen atau setara dengan 2,15 milyar rupiah. Banyak pecinta ikan yang menilai ikan ini sangat unik dan mungkin hanya satu-satunya di dunia. Ikan ini termasuk dalam jenis ikan Nisai Showa. Ikan koi jenis Nisai Showa sendiri adalah keturunan darah dari jenis Oyagoi Gacchami. Ikan ini terjual pada tangga 27 November 2013 di dalam sebuah pelelangan ikan.

Jenis-jenis Ikan Koi Paling Mahal di Dunia, Harganya Fantastis

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Koi Maruten Kohaku mungkin akan menjadi jenis ikan koi mahal pertama yang tidak berasal dari garis darah Showa. Ikan ini terjual pada sebuah lelang yang diadakan di Niigata, Jepang. Pelelangan ini dilakukan pada tanggal 9 November 2010. Pada saat pelelangan itu, penawaran tertinggi yang diberikan oleh audience yang datang adalah 1.1 milyar rupiah atau setara dengan 11 juta yen. Ikan Kohaku Dainichi ini memiliki jenis kelamin betina. Panjang dari ikan yang satu ini adalah 63 cm. Ukuran ini adalah ukuran yang cukup besar untuk sebuah ikan koi berjenis kelamin betina.

Jepang nampaknya memang menjadi surga dunia bagi para pecinta ikan koi. Ikan koi termahal yang selanjutnya datang lagi dari Jepang bernama Black Dragon. Ikan koi ini mencapai usia dua tahun saat panjangnya sudah 57 cm. Ikan koi yang satu ini juga berjenis kelamin wanita, sama seperti jenis ikan Maruten Kohaku yang sebelumnya. Harga tertinggi yang didapatkan saat pelelangan terjadi adalah 2,68 milyar rupiah atau setara dengan 26 juta yen. Harga ini tentu lebih mahal dibandingkan jenis ikan-ikan yang sebelumnya.

Ikan koi yang satu ini berhasil terjual dalam sebuah pelelangan ikan yang diadakan oleh Momotaro Farm, tepatnya di kota Okayama, Jepang. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab mengapa black dragon ini bisa menyentuh angka fantastis tersebut. Yang pertama adalah breeder yang mengembangkan ikan ini adalah breeder ternama di jepang.

Tentunya mereka memberikan jaminan pasti bahwa ikan ini adalah ikan yang memiliki kualitas luar biasa bagus. Faktor kedua adalah corak yang dimiliki oleh black dragon ini sangatlah unik. Corak seperti ini hampir tidak dimiliki oleh jenis ikan yang lainnya.

Ikan jenis black dragon ini memiliki tubuh yang sempurna tidak ada cacat sama sekali. Tubuhnya tampak tidak terlalu gemuk dan proporsional. Bentuk tubuhnya keseluruhan tampak seperti torpedo sehingga semakin menggugah semangat para pecinta koi untuk memberikan penawaran tertinggi yang mereka sanggupi.

Segi keturunan juga ikan ini memiliki rekam jejak yang sangat bagus. Itu dia yang mengakibatkan harganya bisa sangat melambung tinggi. Itu dia beberapa jenis ikan koi yang dijual dengan harga tertinggi di dunia. Meskipun ikan adalah makhluk hidup yang bisa mati kapan saja, hal ini tidak menyurutkan semangat dari para breeder untuk mengawinkan koi yang mereka miliki dengan ikan koi lain yang memiliki kualitas super. Anda bahkan juga bisa memiliki salah satu diantara ikan super ini.

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Ikan koi adalah salah satu jenis ikan hias yang banyak diminati untuk dipelihaara. Ikan koi ini memang terkenal berasal dari Jepang, namun ikan koi pertama adalah ikan koi yang diternakkan oleh orang China. Jenis ikan koi awalnya berasal dari ikan karper atau biasa dikenal dengan ikan mas. Orang-orang China ini mulai melakukan ternak ikan mas di tahun 1300 masehi.

Lalu, mengapa ikan koi disebut-sebut sebagai ikan dari Jepang? Hal ini dikarenakan Jepang memiliki sebuah daerah yang biasanya menjadi pusat untuk pembenihan ikan karper. Banyak sekali ikan karper yang dibenihkan di tempat ini. Tempat tersebut berlokasi di pegunungan Ojiya, di kota Nigata. Saking banyaknya ikan karper yang ada disana, masyarakat di sekitar sana mengkonsumsi ikan karper untuk lauk pauk sehari-hari.

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Pembudidayaan ikan karper ini sudah berlangsung lama, sampai suatu ketika ada orang yang menemukan bahwa beberapa dari keturunan ikan karper ini berwarna-warni. Ada yang memiliki corak berwarn merah bahkan ada juga yang berwarna biru. Karena coraknya tampak indah dan menarik, maka orang Jepang ingin mengembangkan lagi jenis budidaya ikan hias ini.

500 tahun berlalu, tepatnya pada tahun 1870, orang Jepang sudah berhasil menemukan jenis ikan baru, yakni ikan koi Kohaku. Ikan kohaku ini memiliki corak berwarna merah dan juga putih. Ikan kohaku ini juga berhasil merebut banyak atensi karena coraknya yang bagus.

Tidak berhenti sampai disana, di tahun 1910 ikan koi kembali dikembangkan. Mereka mampu menghasilkan jenis ikan yang diberi nama shiroutsiiri. Ikan shiroutsiiri ini memiliki corak berwarna merah dan juga hitam. Setelah orang Jepang mampu menghasilkan jenis ikan Shiroutsiiri, mereka menghasilkan lagi jenis ikan koi baru yang diberi nama kinutsiru. Ikan koi kinutsuru ini memiliki warna yang berbeda dari jenis ikan koi yang lain. Kinutsiru memiliki jenis warna berwarna campuran kuning dan juga hitam.

Orang Jepang tentunya tidak mudah menyerah untuk menemukan jenis ikan baru yang bisa mereka cari. Mereka menbali menghasilkan dan membudidayakan ikan koi yang memiliki 3 corak warna. Ikan-ikan ini ditemukan pada tahun 1930.

Misalnya saja ikan Showa Sanke yang ditemukan pada tahun tersebut. Ikan ini memiliki tiga jenis warna, yakni merah, putih dan juga hitam. Keindahan dari ikan koi yang memiliki tiga jenis warna ini semakin tampak dan membuat banyak orang ingin membuat jenis ikan koi dengan cara serupa.

Ikan selanjutnya yang ditemukan oleh orang Jepang dalam rangka membudidayakan ikan hias adalah ikan Kinrin. Kinrin ini memiliki arti emas. Jadi ikan-ikan yang memiliki jenis sisik berwarna keemasan akan disebut dan masuk kedalam golongan ikan kinrin. Selanjutnya adalah ikan ginrin.

Ikan ginrin adalah ikan-ikan yang memiliki jenis sisik berwarna keperakan. Berdasarkan sisiknya, ada satu lagi jenis ikan yakni jenis ikan koi ogon. Jepang mengembangkan begitu banyak jenis ikan koi agar bisa berguna untuk ikan hias.

Jepang mengembangkan ikan koi bukan berarti negara lain juga tidak berusaha untuk mengembangkannya juga. Banyak juga peternak dari Jerman yang juga berusaha untuk mengembangbiakkan jenis ikan hias yang satu ini. Di Jepang, ikan-ikan yang dikembangkan di Jerman akan dikenal dengan nama doitsugoi atau koi Jerman.

Ikan koi dari Jepang memiliki karakteristik warnanya yang beragam dan bervariasi, sehingga dikenal dengan nishikigoi. Nishikigoi artinya adalah berwarna-warni. Tentunya Anda masih mengingat bahwa ikan karper adalah ikan yang menjadi asal muasal dari pembudidayaan ikan koi. Ikan karper ini bahasa Jepangnya adalah goi, sehingga nama goi itulah yang menjadi dasar dari penamaan ikan koi.

Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Ikan koi di Jepang sering kali dilambangkan sebagai ikan bukti cinta. Di tahun 94 masehi, kaisar Kejkou melakukan kunjungan menuju provinsi Mino. Saat kunjungan tersebut, ia merasa jatuh cinta di pandangan pertama kepada seorang gadis.

Gadis yang disukai oleh kaisar Kejkou itu adalah putri dari Pangeran Yasakairihiko Otohime. Namun sayang, sang putri ternyata tidak mencintai kaisar Kejkou dan memutuskan untuk melarikan diri. Sang putri berlari pergi dari istana dan menuju ke hutan. Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia

Terlanjur cinta, kaisar Kejkou ini memiliki 1001 cara untuk bisa mendapatkan sang pujaan hati. Dia mencari terus keberadaan sang putri di dalam hutan. Ketika sudah menemukannya, dia memberikan jamuan makan ikan untuk sang putri.

Ikan tersebut adalah ikan yang baru saja didatangkan langsung dari China khusus untuk sang putri. Melihat keseriusan dan kesungguhan hati dari sang kaisar, akhirnya sang putri luluh dan mulai belajar untuk mencintai sang kaisar. Konon katanya, ikan yang digunakan untuk menggugah hati sang putri adalah ikan koi.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ikan koi ini berasal dari nama nishikigoi. Nishikigoi memiliki artian ikan karper yang berwarna-warni. Namun tidak sedikit juga yang menyebut ikan ini dengan nama mayogoi. Arti dari mayogi ini adalah ikan karper yang memiliki pola yang bagus.

Ada berbagai macam pola pada punggung ikan koi. Misalnya saja jika ikan koi memiliki pola berbentuk bunga, maka akan disebut dengan hanagoi. Jika pola atau corak yang dimiliki adalah titik-titik atau totol maka akan disebut sebagai madarigoi.

Ikan koi ini awalnya dikenal sebagai ikan jamuan makan. Pada saat itu, semua orang masih belum mengetahui keindahan dari corak atau pola yang dimiliki oleh ikan koi ini. Suatu ketika, ada sebuah kapal yang singgah di Jepang, saat itu kondisinya adalah perang dunia kedua.

Tidak ada yang bisa dimakan, akhirnya sang kapten meminta jamuan ikan untuk menu makannya. Namun begitu melihat corak indah dari ikan ini, sang kapten merasa bahwa ini bukan sembarang ikan dan mulai menyebarluaskan kabar berita bahwa Jepang memiliki jenis ikan yang bercorak indah.

Penyebaran ikan koi di Indonesia juga tidak lepas dari pengaruh negara Jepang. Ikan koi mulai masuk di Indonesia pada tahun 1991. Pada masa kepemimpinan Soeharto, seorang kaisar dari Jepang bernama Kaisar Akihito memberikan cinderamata berupa ikan kepada presiden Soeharto.

Ikan-ikan ini berasal dari jenis ikan koi yang jumlahnya mencapai puluhan ekor. Jenis ikan koi yang diberikan oleh kaisar pada saat itu adalah jenis ikan Kumpai. Ikan kumpai adalah garis keturunan ikan dari karper dan juga koi. Namun ada juga yang mengatakan bahwa di tahun 1981 ada seorang penggemar ikan koi bernama Hani Moniaga yang membawa ikan ini menuju ke Indonesia. Saat itulah penyebaran ikan koi mulai beredar luas di Indonesia.

Menurut kamus bahasa Jepang, koi memiliki dua artian yang berbeda. Makna koi yang pertama adalah ikan. Sedangkan makna kedua dari koi adalah murni atau sempurna. Ikan ini sering diartikan sebagai lambang cinta, kesetiaan, kesucian dan sebagainya. Mengenal Sejarah Ikan Koi di Dunia