Ciri-Ciri Ikan Koi Asli Dari Jepang

Ciri-Ciri Ikan Koi Asli Dari Jepang

Ciri-Ciri Ikan Koi Asli dari jepang

Ciri-Ciri Ikan Koi Asli dari jepang – Siapa sih yang tidak mengetahui ikan hias satu ini?  Iya.. ikan Koi merupakan ikan yang banyak di kenal oleh orang se dunia. Sudah tidak asing lagi bukan dengan jenis ikan hias cantik satu ini. Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak kita jumpai dipara penjual ikan hias.  Ikan Koi adalah ikan hias jenis karper yang berasal dari Jepang, masih satu kerabat dengan ikan mas. Di negara aslinya, koi disebut nishikigoi. Dan ikan memiliki motif warna yang sangat indah dna elegan, tak heran jika ikan yang satu ini menjadi ikan peliharaan favorit banyak orang.

Ciri-Ciri Ikan Koi Asli Dari Jepang

Banyak yang menyukai ikan hias satu ini. Selain warnanya yang indah ikan hias ini dipercaya membawa keberuntungan untuk siapa pun yang memeliharanya. Yang menarik lagi dari ikan hias satu ini adalah ikan koi merupakan ikan hias yang bisa hidup hingga puluhan tahun dengan panjang mencapai 100 cm. Selain itu warna indah dan elegan yang dimiliki ikan koi bisa memikat banyak orang walaupun orang tersebut tidak termasuk orang yang hobi terhadap ikan hias satu ini.

Pada zaman dahulu ikan koi hanya bisa dimiliki para raja dan kaisar di Jepang. Ini karena ikan koi menjadi lambang kekayaan dan kemakmuran raja di Jepang. Harga ikan koi yang mahal inilah yang membuat tidak banyak orang bisa memilikinya.

Mengapa koi harganya mahal? Kebanyakan penggemarnya menyebut terletak pada keelokan ikan itu.

Di Jepang, ikan koi dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki (Kodomo no Hi), setiap 5 Mei, yang ditandai dengan diadakannya festival. Sejak tahun 1948, hari anak-anak yang menjadi simbol harapan akan kesehatan dan kemakmuran itu, dijadikan hari libur nasional.

Ikan Koi, datang ke Indonesia diperkirakan tahun 1981 s/d 1982. Koi pertama ini panjangnya mencapai 100cm, dan bisa berumur 50 s/d 75 tahun. Ikan ini dibawa oleh seorang pecinta ikan bernama Hani Moniaga. Ia kemudian mengembangkan peternakan koi di Cipanas, Jawa Barat. Sejak saat itu, ikan koi jadi populer di kalangan masyarakat pecinta ikan. Jai meskipun ikan koi berasal  dari negara jepang dan merupakan ikan yang sangat mahal.

Hal ini karena mitos yang banyak di percayakan kebanyakan orang mengenai ikan hias satu ini.  Itulah kenapa ikan koi memiliki harga yang terkadang sangat fantastis. Tetapi sekarang ini ikan koi sudah banyak diperjual belikan secara bebas. Bahkan di Indonesia sendiri sudah banyak yang budidaya ikan hias cantik ini. Meski dahulu harga ikan koi sangat mahal dan karena sekarang sudah banyak yang budidaya ikan ini Harga ikan koi sekarang mejadi lumayan terjangkau dan berbagai variasi harga tergantung warna dan ukurannya.

Nah, karena ikan koi ini berasal dari jepang hingga terkenal seperi saat ini. pasti banyak yang penasaran seperti apa sih ikan koi asli jepang itu… Ciri-ciri ikan koi asli dapat dilihat dari rupa ikan koi. Ada ikan koi yang berasal dari negara aslinya yaitu Jepang, ada pula ikan koi lokal yang dikembangbiakkan oleh penduduk setempat. Ikan koi ini merupakan ikan yang menjadi lambang cinta dan persahabatan. Oleh karena itu, warga Jepang merawat ikan koi dengan perawatan yang tak main-main.

Sebelum Anda mengetahui ciri-ciri ikan koi asli, Anda harus tau bagaimana rupa ikan koi pada umumnya. Ikan koi adalah jenis ikan hias yang merupakan ikan peliharaan yang termasuk favorit. Ikan ini terkenal dengan kecantikan warnanya yang beraneka. Ada ikan koi dengan warna dasar merah dengan corak putih, hitam, dan lain sebagainya. Bahkan, ada ikan koi yang warna tubuhnya polos tanpa corak. Ikan koi ini dikenal sebagai ikan yang warnanya indah sehingga sering dipelihara oleh para pecinta ikan.

Ikan koi yang berasal dari negara Jepang ini memiliki banyak ragam jenis. Ada yang disebut koi bekko, kohaku, slayer, dan lain sebagainya. Ikan koi ini berbeda warna dan corak sehingga penamaannya pun berbeda. Dan bagi ikan yang merupakan hasil persilangan, penamannya biasanya diambil dari nama induknya yang disilangkan.

Ikan koi yang asli dan palsu atau lokal memiliki banyak perbedaan.Anda dapat menemukan berbagai karakteristik yang berbeda antara ikan koi asli dari Jepang maupun yang bukan berasal dari Jepang asli. Berikut ini akan membahas perbedaan ikan koi asli dengan yang bukan asli.

Ciri – ciri Ikan Koi Asli dari Jepang

Penamaan ikan koi asli disandarkan pada asalnya yaitu negara Jepang. Ikan koi yang berasal dari Jepang tentunya berbeda dengan koi lokal yang dikembangbiakkan di dalam negeri.

Ciri-Ciri Ikan Koi Asli Dari Jepang

Di Jepang, ikan koi dipelihara sedemikian rupa dan dikembangbiakkan dengan perawatan yang maksimal. Ikan koi diberikan pakan terbaik, bahkan perlakuan kepada ikan koi pun diperhatikan. Hal ini membuat kualitas ikan koi asli menjadi lebih unggul dari koi lokal. Ikan koi ini lalu dibawa ke Indonesia, menjadi koi import.

Di dalam negeri, bukan berarti ikan koi tidak diperhatikan. Ikan koi dipelihara dengan perawatan yang juga maksimal dengan harapan akan menjadi berkualitas unggul. Namun, tetap saja ada beberapa perbedaan antara ikan koi asli dengan yang lokal. Berikut ini adalah ciri-ciri khusus ikan koi.

1. Jinak pada pemilik

Biasanya, koi yang asli dari Jepang memiliki karakteristik sifat yang jinak. Jika didekati, koi ini tidak takut ataupun malu kepada tangan manusia. Anda dapat memberi makan ikan koi asli secara langsung dan tidak perlu khawatir ikan dapat menjadi stress. Ikan koi Jepang cenderung nyaman dan jinak pada pemiliknya.
Ciri-Ciri Ikan Koi Asli Dari Jepang

Berbeda dengan koi asli, koi lokal yang dikembangbiakkan tidak di tempat aslinya memiliki karakteristik yang lebih liar. Ikan koi lokal akan lebih aktif untuk menghindar jika didekati oleh tangan manusia. Jika merasa lingkungannya terancam atau berubah, ikan koi lokal akan berenang menjauh dari tangan manusia.

2. Warnanya lebih cerah

Ikan koi asli memiliki warna yang lebih cerah dibanding ikan koi yang bukan berasal dari negara aslinya. Ikan koi di Jepang diberikan perawatan khusus yang menjadikan warna sisiknya menjadi lebih cerah. Selain itu, motif ikan koi juga dipengaruhi oleh jenis aslinya.

Ikan koi lokal cenderung memiliki warna dan corak atau motif yang lebih pucat. Memang tidak semuanya, namun jika dibandingkan, warna sisik koi asli akan terlihat lebih cerah. Biasanya, ikan koi lokal berwarna cerah ketika masih anakan. Namun ketika dewasa, warnanya perlahan-lahan memudar.

3. Bukan hasil persilangan

Ikan koi asli merupakan ikan koi yang benar-benar berasal dari negara Jepang dan keturunan murni. Biasanya, para peternak ikan menyilangkan banyak jenis koi sehingga didapatkan ikan koi jenis baru. Ikan koi yang berasal dari persilangan banyak yang menyebut bahwa ia bukan merupakan jenis koi asli.

Demikianlah ciri-ciri ikan koi asli yang dapat Anda lihat dari perbedaan dengan koi lokal. Jika Anda ingin membeli ikan koi yang berkualitas, Anda bisa menghubungi  nomer yang ada di web site ini. customer servise kami akan melayani Anda dengan sepenuh hati.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

 

13 Penyakit Pada Ikan Koi –   Kita semua pasti mengetahui ikan hias cantik satu ini. Siapa sih yang tidak mengetahui ikan hias ini?  Ikan hias yang banyak di buru dan di cari banyak orang di dunia karena keindahan dan juga ke eleganan warnaya ini adalah ikan hias koi. Ikan koi merupakan ikan yang banyak di kenal oleh orang se dunia. Sudah tidak asing lagi bukan dengan jenis ikan hias cantik satu ini.  Dan sudah bukan rahasia lagi mengenai keindahan dari ikan hias satu ini. ikan koi merupakan ikan hias yang paling banyak di minati.Ikan koi memiliki warna yang sangat indah.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Ikan Koi merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak di gemari oleh para pecinta ikan hias. Hal ini karena ikan koi memiliki motif warna yang sangat indah dan elegan,sehingga  tak heran jika ikan yang satu ini menjadi ikan peliharaan favorit banyak orang

Pada zaman dahulu ikan koi hanya bisa dimiliki para raja dan kaisar di Jepang. Ini karena ikan koi menjadi lambang kekayaan dan kemakmuran raja di Jepang. Harga ikan koi yang mahal inilah yang membuat tidak banyak orang bisa memilikinya.

Mengapa koi harganya mahal? Kebanyakan penggemarnya menyebut terletak pada keelokan ikan itu.

Di Jepang, ikan koi dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki (Kodomo no Hi), setiap 5 Mei, yang ditandai dengan diadakannya festival. Sejak tahun 1948, hari anak-anak yang menjadi simbol harapan akan kesehatan dan kemakmuran itu, dijadikan hari libur nasional.

Menurut kepercayaan masyarakat Jepang, koi merupakan simbol persahabatan dan simbol cinta. Hal ini karena kata koi tersebut homofon dengan kata lain yang menjadi simbol cinta. Ikan yang berasal dari negeri Sakura / Jepang ini juga dipercayai memberi keuntungan bagi pemiliknya. Sehingga banyak para pemilik yang mempersiapkan kolam terbaik untuk ditempati ikan ini.

Selain dalam kepercayaan Jepang, ada juga menurut kepercayaan feng shui mengenai ikan koi, jumlah ikan koi yang ada di kolam ikan koi juga bisa mempengaruhi keberuntungan. Dalam kepercayaan tersebut angka ganjil seperti 3 dan 7 adalah simbol dari keberuntungan.

Selain dua angka tersebut, angka 8 dan 9 juga merupakan angka membawa keberuntungan dan memiliki makna perlambangan seperti kemakmuran dan keabadian.

selain memiliki keindahan corak dan warna nih, ikan koi ternyata juga dipercaya mampu membawa hoki atau keberuntungan bagi pemiliknya. Maka tak heran jika jenis ikan ini menjadi salah satu ikan perliharaan favorit. Dan ternyata mitos ikan koi membawa keberuntungan ini ada sejarahnya, bagaimana sejarahnya?

Ikan Koi Menurut Legenda Jepang 

Sekitar abad ke-12 di Jepang. Kaisar Jepang senang sekali memelihara ikan koi, suatu ketika kaisar melihat tingkah laku yang aneh pada ikan koinya. Ikan itu melompat-lompat seperti ingin keluar dari kolam oleh kaisar ikan itu dibawa keluar istana.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Baru saja kaisar keluar dengan membawa ikan koi kesayangannya itu, terjadilah gempa yang sangat dashyat, dan kisar selamat karena ia berada diluar halaman kerajaan. Itulah awal mula mengapa ikan koi disebut ikan keberuntungan dan berharga mahal.

Para Samurai di Muromachi di Jepang menghargai ikan ini sebagai simbol keberanian dan usaha keras/pantang menyerah dan secara khusus juga dianggap sebagai simbol dari anak lelaki yang kemudian dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki (Kodomo no Hi), setiap 5 Mei, yang ditandai dengan diadakannya festival.

Sejak tahun 1948, hari anak-anak yang menjadi simbol harapan akan kesehatan dan kemakmuran itu, dijadikan hari libur nasional.

Pada perayaan itu, akan ditampilkan boneka kesatria yang membawa bendera koinobori berbentuk ikan-ikanan. Bendera itu juga yang akan dikibarkan di Jepang untuk menandai perayaan Kodomo no Hi itu.

Bendera itu muncul dari kebiasaan yang dimulai sejak pertengahan zaman Edo (1600-1868). Bermula dari legenda Cina tentang ikan koi (karper), yang berenang mendaki melawan arus, lalu menjadi naga. Di Jepang, ikan karper kemudian menjadi simbol kesuksesan.

Dalam buku berjudul Koi karya penulis Jepang yang bernama Takeo Kuroki. Ia menyebutkan bahwa sesungguhnya ikan cantik ini berasal dari Persia yang kemudian dibawa ke Jepang oleh orang-orang Cina lewat daratan Cina dan Korea.

Ikan Koi, datang ke Indonesia diperkirakan tahun 1981 s/d 1982. Koi pertama ini panjangnya mencapai 100cm, dan bisa berumur 50 s/d 75 tahun. Ikan ini dibawa oleh seorang pecinta ikan bernama Hani Moniaga. Ia kemudian mengembangkan peternakan koi di Cipanas, Jawa Barat. Sejak saat itu, ikan koi jadi populer di kalangan masyarakat pecinta ikan.

Jadi meskipun ikan koi berasal  dari negara jepang dan merupakan ikan yang sangat mahal. Hal ini karena mitos yang banyak di percayakan kebanyakan orang mengenai ikan hias satu ini.  Itulah kenapa ikan koi memiliki harga yang terkadang sangat fantastis. Tetapi sekarang ini ikan koi sudah banyak diperjual belikan secara bebas. Bahkan di Indonesia sendiri sudah banyak yang budidaya ikan hias cantik ini. Meski dahulu harga ikan koi sangat mahal dan karena sekarang sudah banyak yang budidaya ikan ini Harga ikan koi sekarang mejadi lumayan terjangkau dan berbagai variasi harga tergantung warna dan ukurannya.

Selain itu Ikan koi saat ini juga memiliki banyak jenis dengan warna ang sangat cantik. Warna yang cantik yang dimiliki ikan koi inilah yang  membuat siapa saja ingin memeliharanya di rumah. Nah, diartikel kali ini kami akan membahas tuntas tentang harga ikan koi terbaru dari semua jenis dan ukuran. Termasuk  Harga ikan koi saat ini, harga ikan koi ini tergantung ukuran dan jenisnya ikan koi. Semakin langka dan besar ukuran ikan koi maka akan membuat harga ikan koi semakin mahal.

Dengan adanya ikan yang sangat favorit ini, selain memiliki warna yang indh dan bagus di pandang harga jual dari ikan koi juga sangat tinggi. Dan banyak sekali masyarakat yang melakukan budidaya ikan hias yang indah satu ini.

Nah dan yang namanya budidaya pasti juga memiliki berbagi permasalah. Dan  salah satu permasalahan dari budidaya ikan koi di alami seorang para petani atau pelaku budidaya ikan koi. Dalam melakukan Budidaya ikan koi pasti tidak terlepas dari masalah penyakit. Dalam melakukan budidaya, ikan koi bisa saja terkena gangguan parasit dan non parasit. Pastinya tidak semua orang memahami mengenai penyakit-penyakit yang di miliki  oleh ikan koi. Dan dalam artikel kali ini setelh menjelaskan mengenai sejarah ikan koi, akan kami jelaskan berbagai jenis penyakit dari ikan koi dan juga berbagai penyakit yang banyak di alami oleh pelaku budidaya ikan koi.

Penyakit dari ikan dalam budidaya penyebab utamanya adalah parasit yang mengenai ikan koi yang kita budidaya. Nah untuk  jenis-jenis parasit yang sering menyerang ikan koi ada banyak sekali antara lain : white spot (bintik putih), kutu ikan (udang renik), lernaea (cacing jangkar), dan jamur (kapas putih), yang semuanya merupakan parasit luar. Penyakit nonparasit yang banyak menyerang antara lain penyakit gelembung renang dan balon gas.

Berikut ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi :

  1. White Spote,
    Penyakit bintik putih ini menyerang pada seluruh permukaan kulit ikan. Awalnya bintik putih muncul di bagian permukaan tubuh dan meluas ke bagian lainnya, bisa ke ke insang, sirip, dan lain-lain. Penyakit ini biasanya menyerang ikan yang dipelihara di akuarium. Penyebab bintik putih adalah kuman protozoa Ichchyophthirius multifilis.

Koi yang terserang bintik putih seolah-olah tertutup bedak putih. Pada tahap awal kuman hanya menyerap cairan tubuh. Lama kelamaan bisa membuat badan ikan kurus, dan akhirnya si penderita mati. Koi yang terkena bintik putih diobati dengan menaikan suhu air kolam sampai beberapa derajat dari suhu awal. Air kolam ditambah 0,5 gram Metheline blue per 1 ton air. Cara pengobatan ini efektif untuk menyembuhkan dan membunuh white spote.

  1. Jamur Saprolegnia (Si Kapas Putih)
    Penyakit jenis ini akan menyerang koi yang terluka. Biasanya jamur tumbuh di air kolam yang kotor. Saat jamur tumbuh maka akan menyebar ke tubuh ikan saat terluka. Bekas luka parasit seperti luka bekas gigitan kutu ikan. Jika koi Anda terserang jamur segera obati dengan larutan garam dapur (NaCI) dengan konsentrasi 1,5 – 2,5 % melalui pencelupan. Buang bulu-bulu halus jamur dengan mengolesnya pakai kapas yang diberi obat merah. Selanjutnya, ikan sakit dimandikan dalam larutan Monofuracin.
  2. Lernaea, Si Cacing Jangkar
    Parasit lernaea atau disebut juga dengan cacing jangkar. Cacing jangkar sangat mudah terlihat. Biasanya parasit ini menempel pada bagian luar tubuh ikan atau pada insang. Caing ini menghisap cairan tubuh, sehingga badan koi menjadi lemah dan tubuhnya kurus, kalau tidak segera diatasi koi akan mati.

Cacing parasit ini mudah sekali berkembang biak, jika seekor koi yang terserang lernaea tidak segera ditangani, dalam waktu singkat seluruh koi di kolam akan terjangkit. Dalam jumlah sedikit, lernaea pada seekor koi dapat dicabut dengan pinset.

Perhatikan!! Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Bekas luka yang berdarah diolesi obat merah. Kalau serangan sudah merata, sebaiknya koi diobati dengan larutan formalin atau Dephterex. Pengobatan dengan larutan formalin, gunakan larutan dengan konsentrasi 25 ppm. Ikan dimandikan selama 10 menit dengan pengulangan 2-3 kali setiap 2 hari sekali.

  1. Luka Tergores
    Luka ini terjadi akibat ulah koi itu sendiri, contohnya akibat gesekan dengan ornamen kolam, cakaran kucing, koi berusaha melompat keluar kolam. Untuk mencegah infeksi, koi yang terluka tersebut segera obati koi dengan cara direndam ke dalam larutan Monafuracin sekitar 4-5 hari.
  2. Penyakit Lumpur
    Penyakit ini timbul akibat pemberian pakan yang mengandung protein secara berlebihan dan suhu air rendah, sehingga mengakibatkan kulit koi mengalami iritasi dan pembuluh darahnya terinfeksi bakteri. Kondisi ini akan kembali pulih jika air kolam segera diganti dengan yang baru dan bersih. Untuk mempercepat penyembuhan, lakukan perendaman dengan garam dapur 10 % setiap hari dan biarkan selama satu jam sampai ikan benar-benar sembuh.

Alternatif lain, gunakan beberapa tetes Merchurochrome dicampur dengan satu sendok the Aureomycin ke dalam pakan koi. Jika koi sedang menjalani proses penyembuhan, pakan terbaik yang diberikan adalah selada atau kubis. Kedua sayuran tersebut dapat berfungsi untuk mengembalikan kondisi kerja lambung.

  1. Batang Insang Berjamur
    Gejala koi yang terinfeksi penyakit ini adalah nafsu makan berkurang dan malas menggerakkan insang. Penyebabnya adalah jamur yang tumbuh pada batang insang. Biasanya jamur cepat menyebar jika kondisi kolam terlalu kotor dan suhu kolam sangat tinggi.

Penyakit bisa menjadi semakin parah jika pakan diberikan secara berlebihan. Untuk mengatasinya, rendam koi yang sakit ke dalam campuran 0,1 gram Green F dalam 10 liter air atau masukan satu sendok teh Aureomycin ke dalam 10 liter air bersih. Sesuaikan lama perendaman dengan petunjuk pemakaian pada kemasan obat.

  1. Lumpuh
    Koi yang menderita lumpuh biasanya akan berenang kaku atau miring. Jika kondisinya sudah parah, badannya tampak limbung ketika berenang dan ekornya bengkok ke atas jika sedang terdiam. Biasanya, penyakit ini terjadi akibat gangguan atau keracunan obat-obatan.
  2. Punggung Kurus
    Sepanjang punggung ikan tampak sangat kurus. Meskipun makan dan berenang seperti biasa, penampilan koi menjadi kurang menarik. Penyebab penyakit adalah terjadinya kerusakan (degenerasi) pada sel-sel lemak. Pemberian wortel, vitamin E, mineral, dan chlorella (sejenis ganggang) dapat membantu mencegah terjadinya penyakit itu.

    9. Cacar
    Penyakit ini disebabkan oleh virus. Gejalanya berupa bercak putih berlendir yang memancarkan warna putih susu. Lama-kelamaan bercak tersebut akan mengembang dan menjadi merah keabu-abuan. Sebenarnya, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi perlu waktu yang lama. Untuk mempercepat proses penyembuhan, berikan desinfektan pada air kolam.

  3. Mulut Jamuran
    Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Fexibactercolumnaris. Jika terinfeksi bakteri ini, mulut koi tampak putih seperti terkena jamur. Supaya tidak menular, pindahkan koi ke dalam kolam yang berisi air bersih, lalu taburi garam sebanyak 10 % dari volume air. Berbagai peralatan yang digunakan harus disterilisasi dengan larutan fenoksietanol atau nifuropirinol.
  4. Dropsi
    Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini menyebabkan sisik mengelupas dan pembengkakan pada jaringan tubuh koi. Akibatnya, koi menjadi sulit berenang dan mengalami sesak napas. Cara paling praktis untuk mengatasinya adalah memberikan larutan anti bakteri atau menaburkan garam dapur. Supaya hasilnya optimal, tambahkan asam oksilin yang dicampur di dalam pakan.
  5. Cacing Kulit 
    Sebangsa cacing dari jenis Gyrodactyius sp. dapat membuat koi selalu merasa gatal sehingga menggosok-gosokkan badannya ke benda-benda keras di dalam kolam. Untuk mengatasinya, rendam koi selama 10 menit yang diberi larutan ke dalam 10 liter air antiparasit, misalnya Malacite Green 2 %.
  6. Sirip dan Ekor Busuk
    Penyebab utamanya adalah bakteri Aeromonas hydrophyila. Bakteri ini menempel pada tubuh ikan yang terluka. selanjutnya infeksi berkembang dengan cepat. Gejala awal tampak dari sirip koi yang berwarna suram, kemudian membusuk dan meninggalkan bekas luka berdarah. Penyakit ini sering terjadi jika kondisi air kolam buruk. Lakukan pengobatan dengan Fenoksietanol, Nitrofurazon, atau Kloramin. Campurkan obat-obatan tersebut sebanyak 1 gr / kg pakan. Memelihara koi di kolam taman tidak segampang yang dibayangkan.

Demikian informasi mengenai berbagai penyakit dari ikan koi yang sering di alami oleh pelaku budiday ikan koi.  Jika Anda tertarik untuk memelihara Ikan Koi yang berkualitas, Anda bisa langsung menghubungi nomor kami yang tertera di halaman website ini, custumer service kami akan melayani anda dengan sepenuh hati.Ini 13 Penyakit Pada Ikan Koi

Ikan Koi Penghias Kolam yang Membawa Keberuntungan

Ikan Koi Penghias Kolam yang Membawa Keberuntungan

Ikan Koi Penghias Kolam yang Membawa Keberuntungan

Ikan Koi Penghias Kolam yang Membawa Keberuntungan –    Banyak yang menyukai ikan hias satu ini. Selain warnanya yang indah ikan hias ini dipercaya membawa keberuntungan untuk siapa pun yang memeliharanya. Yang menarik lagi dari ikan hias satu ini adalah ikan koi merupakan ikan hias yang bisa hidup hingga puluhan tahun dengan panjang mencapai 100 cm.

Ikan Koi, Penghias Kolam yang Membawa Keberuntungan

Bentuknya bulat panjang mirip terpedo. Warna-warninya sangat beragam. Kumpulan ikan hias ini akan tampak semakin menawan kalau sedang bergerak pelan kian kemari di kolam yang dangkal dan jernih. Pembawaanya tenang jika melihat ikan hias satu ini. Tetapi kalau ada yang menggeliat dan melesat berkecipak, pandangan dalam kolam itu seolah seperti lukisan hidup yang mempesona.

Bentuk dan sifat dari ikan hias ini mirip dengan ikan mas biasa, namun ikan mas biasa yang dimaksud adalah cyprinus carpio yang  banya di pelihara dan untuk dikonsumsi. Akan tetapi ikan koi memiliki keunggulan daripada ikan mas pada biasanya.  Keunggulan ikan koi terletak pada warnanya yang lebih indah dan bentuk tubuhnya lebih langsing dan serasi.

Selain itu warna indah dan elegan yang dimiliki ikan koi bisa memikat banyak orang walaupun orang tersebut tidak termasuk orang yang hobi terhadap ikan hias satu ini.

Ikan koi selalu memiliki daya tarik dan mampu merubah pola fikir seseorang. Contoh yang mudah saja ketika kita saat dalam keadaan jenuh melihat kolam yang berisi jenis ikan akan membuat stress kita hilang, dari situ juga kita belajar sabar, memberi perhatian antar sesama makhluk ALLAH, serta banyak lagi manfaat dan keutaman dari memelihara ikan.

Pada zaman dahulu ikan koi hanya bisa dimiliki para raja dan kaisar di Jepang. Ini karena ikan koi menjadi lambang kekayaan dan kemakmuran raja di Jepang. Harga ikan koi yang mahal inilah yang membuat tidak banyak orang bisa memilikinya.

Warna- warni ikan koi sangat kontras dan cemerlang. Kalau warna ikan koi putih  maka akan berwarna benar-benar putih. Kalau merah akan berwarna benar-benar merah. Hal ini lah yang membuat penggemarnya dan para penghobi ikan hias menyukai ikan koi dan juga memperlakukan ikan koi sebagai peliharaan dan kesayangan.

Umumnya ikan koi akan di taruh di dalam kolam taman untuk dinikmati gerak-geriknya dan keindanhannya.

Koi yang bagus memiliki pola warna yang seimbang. Untuk ikan koi yang bagus harus memiliki warna yang tajam, kontras. Jika warna ikan koi putih harus putih seperti kapas jka merah harus benar-benar merah tanpa ada gradasi warna merah muda.  Dengan ikan koi semacam ini maka akan memiliki harga dan nilai dari ikan koi akan meningkat drastis dan tinggi apalagi jika pada sisik ikan koi memiliki muncul warna ginrin atau yang mengkilat seperti  mutiara.

Kebanyakan penggemar ikan hias menyebut, ikan koi berasal dari jepang. Orang jepang menyebut ikan mas penghias kolam taman ini  sebagai Nishiki goi. Goi oleh orang luar jepang disebut dengan nama ikan koi. Memelihara dan membudidayakan ikan koi sudah merupakan tradisi yang sangat dijunjung tinggi di negara jepang sejak jama edo ( 1803 sampai 1867).

Tradisi ini sampai kini terus dipupuk dan dikembangkan sehingga akhirnya terangkat menjadi budaya khas bangsa jepang yang terkenal di dunia international. Kegemaran orang terhadap ikan koi ini tak kalah menariknya dibandingnya kegemaran orang terhadap tanaman bonsai ( seni tanaman kerdil dalam pot) dan ikebana ( seni merangkai bunga), dan semua ini merupakan bagian dari seni khas dari negara jepang.

Warna –warni ikan koi sangat beragam dan masing-masing warna serta letak komposisinya di kalangan penggemar ikan koi memiliki nama istilah tertentu. Akan tetapi menurut barry james (dalam buku A fish Keepper’s Guide to Koi), ragam warna ikan koi itu bisa di bagi ke dalam empat kelompok. Yaitu kelompok tunggal alias polos, kelompok komposisi dua warna, kelompok komposisi tiga warna dan kelompok komposisi multi warna.

Yang tergolong warna polos adalah ikan yang warnaya  putih (shiromuji), merah (benigol, higoi, akagoi), kuning (kigoi), hitam  (karasugoi, sumigoi), keemasan (kingoi dan warna putih keperakan (gingoi). Nah dari ikan koi yang berwarna tunggal inilah setelah disilangkan untuk berbagai jenis ikan koi dneghan komposisi warna  yang menarik.

Ada yang komposisinya terdiri dari dua warna (putih dan merah, putih dan hitam, merah dan  hitam, kuning dan hitam,  hitam dan putih , hitam dan merah, hitamn dan kuning, biru dan merah dan masih ada berbagai jenis variasi warna lain, tiga warna dan multi warna. Untuk  komposisi multi warna terlebih dengan 4 unsur warna. Goshiki, misalnya akan  mempunyai lima unsur warna. Yaitu warna dasarnya biru dengan bercak-bercak merah, hitam, biru dan putih.

Keindahan ikan koi dinilai dari pola dan komposisi warnanya dan juga gaya penampilannya sewaktu bergerak dalam air. Ikan koi yang geraknya bagus bisa berlenggak-lenggok seperti lele.

Ikan koi asli jepang memiliki badan yang bersisik normal. Akan tetapi mulai tahun  1904, penggemar ikan koi jepang mendatangkan karper tak bersisik dari jerman, yang oleh mereka disebut dengan kagami goi. Hasil persilangan ikan koi itu disebut doitsu nishiki goi, yang bentuk tubuhnya sebagian bersisik dan sebagan tidak bersisik.

Ikan Koi yang bagus dan mahal serta paling populer

 

Di antara berbagai ragam waana ikan  koi itu, hanya ada beberapa saja warna ikan koi yang di hargai dengan sangat tinggi dan mahal oleh para penggemar ikan hias dan ikan koi. Di  antara ikan koi yang paling mahal dan di hargai tinggi ini adalah ikan koi kohaku ( yaitu ikan koi yang memiliki komposisi dua warna, putih dan merah), ikan koi taisho sanke ( yaitu ikan koi dengan komposisi tiga warna , dasar berwarna putih dengan bercak-bercak atau bintik hitam dan merah), dan terakhir adalah ikan koi jenis showa-sanke (ikan koi ini memiliki komposisi tiga warna  yatu warna dasarnya hitam dengan bercak atau bintik merah dan putih).

Di antara berbagai macam jenis ikan koi kohaku, Tancho-kohaku merupakan ikan koi yang paling menarik. Ikan koi jenis ini memiliki badan yang putih polos, di atas kepalanya terdapat bercak merah besar yang warnanya cerah. Komposisi warna itu mirip bendera kebangsaan jepang. Nah dan mirip dengan warna ikan koi ini adalah ikan koi tancho sanke, Cuma pada ikan koi tancho sanke pada warna putih di punggung dan badannya yang putih itu terdapat warna bintik-bintik hitam.

Ikan Koi, Penghias Kolam yang Membawa Keberuntungan

Ikan koi dengan komposisi dua warna lain yang menarik adalah shiro bekko (dasar putih berbelang hitam), shiro utsuri( dasar hitam berbelang putih), Ki utsuri (dasar hitam berbelang kuning), Hi utsuri (dasar warna hitam berbelang merah), aka bekko ( dasara warna merah berbelang hitam), asagi (warna punggung biru perutnya merah), shusui (ikan koi ini irip ikan asagi tetapi hanya punggungnya yang bersisik, terakhir ohgon (berwarna polos kuning keemasan). Ikan lain yang menarik adalah Hi showa ( komposisinya  hitam kontras merah, warna hitam lebih dominan dan ada sedikit warna putih yang menyolok), Aka Hijiro ( berwarna merah namun siripnya putih) dan masih banyak lainnya.

Bagaimana ? menarik bukan? Apakah Anda tertarik untuk memelihara ikan koi di halaman rumah Anda? jika iya Anda bisa mendapatkan bibit ikan koi atau ikan koi dengan kualitas yang terrjamin. Anda tinggal menghubungi nomer admin yang ada di website ini dan customer service kami akan memberikan pelayanan terbaik untuk Anda.

Cara Memelihara Ikan Koi di Halaman Sempit

Cara Memelihara Ikan Koi di Halaman Sempit

Cara Memelihara Ikan Koi di Halaman Sempit

Cara memelihara ikan koi di halaman sempit –  Siapa sih yang tidak mengetahui ikan hias satu ini?  Iya.. ikan Koi merupakan ikan yang banyak di kenal oleh orang se dunia. Sudah tidak asing lagi bukan dengan jenis ikan hias cantik satu ini. Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak kita jumpai dipara penjual ikan hias.  Ikan Koi adalah ikan hias jenis karper yang berasal dari Jepang, masih satu kerabat dengan ikan mas.

Cara Memelihara Ikan Koi di Halaman Sempit

Ikan koi selalu memiliki daya tarik dan mampu merubah pola fikir seseorang. Contoh yang mudah saja ketika kita saat dalam keadaan jenuh melihat kolam yang berisi jenis ikan akan membuat stress kita hilang, dari situ juga kita belajar sabar, memberi perhatian antar sesama makhluk ALLAH, serta banyak lagi manfaat dan keutaman dari memelihara ikan.

Ikan Koi adalah ikan asli jepang dengan nama julukan Ilmiah Cyprinus Carpio yang sudah lama menyebar keseluruh dunia, tapi lebih banyak ditemukan di negara ASIA. Termasuk juga negara Indonesia yang tergolong negara pembudidaya. Tentu, karena memang banyak dari juragan-juragan empang yang emilih untuk beternak dan membudidayakan ikan koi.

Pada zaman dahulu ikan koi hanya bisa dimiliki para raja dan kaisar di Jepang. Ini karena ikan koi menjadi lambang kekayaan dan kemakmuran raja di Jepang. Harga ikan koi yang mahal inilah yang membuat tidak banyak orang bisa memilikinya.

Mengapa koi harganya mahal? Kebanyakan penggemarnya menyebut terletak pada keelokan ikan itu.

Nah, selain memiliki keindahan corak dan warna nih, ikan koi ternyata juga dipercaya mampu membawa hoki atau keberuntungan bagi pemiliknya. Maka tak heran jika jenis ikan ini menjadi salah satu ikan perliharaan favorit. Oleh karena itu banyak orang yang tertarik untuk memelihara ikan koi di kolam halaman rumahnya.

Ikan koi bukan hanya dimiliki orang  yang rumahnya memiliki halaman luas saja. Namun di halaman sempit pun ikan koi juga bisa dipelihara, kolamnya memang kecil, namun akan tampak  manis  bila penempatannya tepat. Ikan koi bisa juga dipelihara pada kolam yang tidak luas, asal  padat penebarannya tetap sesuai dengan ketentuan akan terlihat cantik.

Untuk mulai memelihara ikan koi di halaman sempit ini diperlukan pengetahuan yang cukup menyangkut kontruksi kolam. Pemilihan ikan- ikan koi yang tepat untuk dipelihara dan juga cara-cara pemeliharaanya di kolam ikan koi sempit memang berbeda dengan kolam ikan koi yag memiliki ukuran yang besar.

Letak dan Kontruksi Kolam ikan Koi di Halaman Sempit

Kolam yang digunakan untuk  ikan koi biasanya merupakan kolam hias yang  terletak ditaman pekarangan atau di dalam rumah. Dan sebaiknya kolam mendapatkan sinar matahari maksimal 60% yaitu seperti sinar matahari pagi.

Sinar yang terlalu banyak terutama ultra violet akan berakibat fatal pada ikan koi, ikan-ikan koi  akan jadi pucat dan warnanya memudar. Di ruang tertutup sekalipun kolam koi bisa juga dibuat, asalkan ada tambahan penerangan.

Bentuk kolam ikan koi biasanya disediakan dengan komposisi taman, karena rata-rata orang bertujuan memelihara ikan koi untuk melengkapi dan menambah variasi tamannya. Kolam ikan koi bisa berbentuk segiempat, bulat, oval atau berkelok-kelok. Yang penting kolam tidak perlu dihiasi batu karang, hal ini tidak boleh karena dengan adanya karang akan melukai tubuh dari ikan koi yang ada di kolam.

Kedalaman kolam kecil biasanya 50  sampai 60  cm. Bila Anda membuat kolam terlalu dangkal akan memberikan pengaruh buruk selain itu lumut juga akan cepat tumbuh  di kolam. Nah, jika  sinar ultraviolet terlalu banyak ini juga akan membuat ikan koi  berwarna pucat. Untuk pengisian air kolam sendiri  airnya cukup 25 sampai 30 cm, karena  biasanya untuk pemelihaa ikan koi pemula akan mulai memelihara ikan koi yang berukuran  20  cm.

Untuk sisa ketinggian pada kolam dapat mencegah atau mengurangi kemungkinan ikan koi melompat ke darat, yang akan mengakibatkan kerusakan sisik bahkan kematian untuk ikan koi akn terjadi jika tidak segera dikembalikan ke kolam. Untuk ikan koi yang berukuran  5 sampai 10 cm, kedalaman air cukup 20  cm saja. Semakin besar ukuran  ikan koi pastinya untuk kedalaman air harus semakin dalam

Kolam seluas 1  m2 cukup disisi dengan  2  ekor ikan koi yang berukuran  20  cm. Hal ini agar gerak ikan koi tidak terhambat. Sedangkan kolam berukuran 1x 2 m2 bisa diisi dengan 20  ekor ikan koi muda atau yang sebesar ibu jari dewasa sekitar  5  cm-an.

Memilih Ikan Koi yang Akan DiPelihara di Kolam Sempit

Untuk ikan koi yang baik untuk dipelihara oleh pemula adalah ikan koi yang berumur  6  bulan sampai 1 tahun dengan ukuran tubuh  8 samai  15 cm. Pada fase ini pertumbuhan ikan koi sedang pesat-pesatnya sehingga dapat kita amati perkembangan pertumbuhannya seperti warna tubuh,  serta berbagai peyakit yang mungkin mengenai tubuh ikan koi yang menjangkiti.

Cara Memelihara Ikan Koi di Halaman Sempit

Pengalaman mengamati ikan koi ini akan menjadi bekal perting untuk pemeliharaan selanjutnya . bentuk tubuh ikan koi yang bagus untuk dipelihara adalah yang berbadan ramping, tidak gendut dan memiliki  pigmen warna yang tebal dan komposisi warna yang seimbang.

Perawatan Ikan Koi di Kolam Sempit

Untuk perawatan ikan koi di kolam yang berukuran kecil sama seperti perawatan ikan koi pada umumnya, perawatannya cukup mudah. Yang harus kita perhatikan paling penting adalah air dalam kolam. Air untuk memelihara ikan koi harus kita usahakan berasal dari sumber yang diketahui tidak tercemar logam berat, air tersebut mengalir dan memiliki cukup oksigen.  Kalau tidak  bisa, kita bisa menggunakan air ledeng yang telah di biarkan sehari semalam.

Untuk kandungan dalam air sendiri air untuk kolam ikan koi paling tidak harus memiliki pH 7,2  sampai  7,4. Kadar pH dalam air ini adalah air ideal dan akan menyenangkan bagi ikan koi. Ikan koi akan mempunyai bentuk dan warna yang jelas bisa di taruh di dalam kolam yang  airnya bersih dan bening.

Apakah memiliki halaman yang sempit dan tertarik untuk memelihara ikan koi? Namun bagaimana cara mendapatkan bibit atau ikan koi yang berkualitas? Kami ada menjadi solusi untuk Anda. Jika Anda mencari ikan koi yang berkualitas untuk kolam ikan koi di halaman Anda. Anda cukup menghubungi nomer yang ada di website ini, customer service kami akan melayani Anda dengan sepenuh hati.

Cara Budidaya Ikan Koi Kumpay Slayer

Cara Budidaya Ikan Koi Kumpay Slayer

Cara Budidaya Ikan Koi Kumpay Slayer

 

Cara Budidaya Ikan Koi Kumpay Slayer –  Siapa sih yang tidak mengetahui ikan hias satu ini?  Iya.. ikan Koi merupakan ikan yang banyak di kenal oleh orang se dunia. Sudah tidak asing lagi bukan dengan jenis ikan hias cantik satu ini. Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang banyak kita jumpai dipara penjual ikan hias.  Ikan Koi adalah ikan hias jenis karper yang berasal dari Jepang, masih satu kerabat dengan ikan mas.

Cara Budidaya Ikan Koi Kumpay Slayer

 

Ikan koi selalu memiliki daya tarik dan mampu merubah pola fikir seseorang. Contoh yang mudah saja ketika kita saat dalam keadaan jenuh melihat kolam yang berisi jenis ikan akan membuat stress kita hilang, dari situ juga kita belajar sabar, memberi perhatian antar sesama makhluk ALLAH, serta banyak lagi manfaat dan keutaman dari memelihara ikan.

 

Ikan Koi adalah ikan asli jepang dengan nama julukan Ilmiah Cyprinus Carpio yang sudah lama menyebar keseluruh dunia, tapi lebih banyak ditemukan di negara ASIA. Termasuk juga negara Indonesia yang tergolong negara pembudidaya. Tentu, karena memang banyak dari juragan-juragan empang yang emilih untuk beternak dan membudidayakan ikan koi.

 

Pada zaman dahulu ikan koi hanya bisa dimiliki para raja dan kaisar di Jepang. Ini karena ikan koi menjadi lambang kekayaan dan kemakmuran raja di Jepang. Harga ikan koi yang mahal inilah yang membuat tidak banyak orang bisa memilikinya.

 

Mengapa koi harganya mahal? Kebanyakan penggemarnya menyebut terletak pada keelokan ikan itu.

 

Dan diantara banyaknya jenis ikan koi yang menarik ada ikan koi yang sangat unik. Ikan koi unik yang merupakan ikan hias silangan dari ikan koi yang berasal dari jepang dan ikan hias yang berasal dari jawa barat Indonesia. Penasaran bukan? Ikan koi ini  adalah kan koi  kumpay slayer.  Karena keunikan dari ikan hias koi ini ikan koi kumpay slayer menjadi salah satu ikan hias yang banyak di buru oleh para penggemar  ikan hias.

 

Koi kumpay merupakan hasil silangan antara ikan koi asal jepang dan ikan mas ras kumpay dari jawa barat. Keduanya masih bersaudara, tergabung dalam marga Cyprinus suku Cyprinidae. Meskipun bersaudaa jika ada yang bertanya apa bedanya ikan koi biasanya dengan ikan koi kumpay  slayer adalah kalau ikan koi biasanya berasal dari negara jepang nah sedangkan untuk ikan mas ray kumpay berasal dari jawa barat Indonesia.

Ikan Koi sangat menarik karena pola warna tubuh yang dimilikinya, sedangkan ikan kumpay mempunyai kelebihan pada siripnya yang lebih panjang dibandingkan sirip saudara-saudaranya. Nah,  Kawin silang antara keduanya ini mudah terjadi karena masih satu marga.

“Ikan Koi adalah ikan mas dengan kriteria tertentu, tapi kalau ikan itu bersirip panjang kan lebih bagus,” kata seseorang penggemar ikan hias yang juga menggemari ikan koi ini jenis ini.

Ikan komet merupakan hasil silangan antara ikan koi dengan ikan koki atau ikan kumpay dengan ikan koki. Karena silangan dengan ikan koki ini, ukuran tubuh ikan komet tidak bisa besar. Lain dengan ikan koi kumpay ini. ukuran tubuhnya bisa sebesar koi atau  kumpay, 60 – 80 cm. Hal ini juga yang menjadi daya tarik dari jenis ikan silangan ini.

 

Cara budidaya dan cara menyilangkan

Cukup menarik bukan jenis ikan koi satu ini. Dan untuk mendapatkan jenisikan koi ini dengan menyilangkan cukup mudah. Menyilangkan ikan koi dan ikan kumpay cukup mudah karena kedua ikan ini masih merupakan satu marga.

Sebelum melakukan penyilangan kita harus tahu dulu memilih ikan koi dan ikan kumpay yang tepat untuk di silangkan. Untuk ikan Ikan kumpay  yang di pilih  adalah ikan kumpay yang berwarna polos, seperti  ikan kumpay yang berwarna hitam, putih atau emas. Alasannya hal ini agar  kalau disilangkan dengan koi yang warnanya sedikit, misalnya jenis tancho, maka akan menghasilkan koi kumpay yang warnanya sedikit pula. Dengan sedikit warna dan kombinasi dengan sirip ikan kumpay ini makan ikan mas koi kumpay slayer ini akan mejadi jenis ikan koi yang sangat indah.

Nah, sedangkan untuk cara mengawinkannya, satu ekor ikan dicampur dengan lima ekor jantan dalam karamba  yang berukuran 2 x 3 x 1 m. Untuk  dasar karamba diberi ijuk yang digunakan untuk tempat telur nanti. Sedangkan untuk ijuk, agar ijuk bisa tenggelam ijuk dijepit di antara dua lembar anyaman bambu dan diberi batu pemberat yang diikatkan pada masing-masing sudutnya.

Bambu bagian atas berkotak-kotak kecil supaya telur  yang telah dibuahi jatuh tepat pada ijuk, ini untuk menjaga agar telur ama dan tidak pecah. Ikan di biarkan di sana semalamam sampai tampak yang betina didorong-dorong oleh si jantan. Bila diperkirakan telur sudah cukup banyak, induk diangkat.

Setelah beberapa lama telur akan menetas. Dan setelah telur menetas anakan ikan silangan ini harus dipindahkan ke kolam khusus  untuk pemeliharaan ikan kecil. Untuk kolam khusus ini Anda haru membuat kolam yang dalammya 70  cm. Kalau bisa, airnya tenang dan banyak mengandung plankton. Ini merupakan cara dasar pemeliharaan anakan ikan koi.

Pemeliharaan lebih mudah.

Seteleh kita tahu cara menyilangkan dan mengawinkan dua jenis ikan hias yang berbeda namun satu marga ini. Tentunya kita juga perlu tahu cara merawat ikan koi kumpay inia

Untuk perawatan ikan koi kumpay cukup mudah karena perawatan koi kumpay sama dengan ikan koi pada biasanya. Walau pun tidak seketat ikan koi. Pakan utama dari ikan kkoi kumpay slayer ini juga berupa pelet yang banyak mengandung protein dan pakan tambahan berupa sayuran.

Pelet diberikan 2  kali sehari-hari pada jam-jam tertentu, sedang sayuran 2  hari sekali. Airnya perlu bening. Dan bersirkulasi baik. Kolam akan lebih baik lagi kalau dilengkapi biological filter. Selain pemeliharaanya lebih mudah, harga kumpay pun lebih terjangkau.

Cara Budidaya Ikan Koi Kumpay Slayer

Menarik bukan? Apakah Anda tertarik untuk mencoba menyilangkan dua ikan hias menarik ini? atau Anda ingin memelihara ikan koi unik dan menarik ini? jika Anda ingin memeliharanya namun kwatir jika gagal dalam proses penyilangan kedua ikan ini Anda tidak perlu kwatir. Karena kami menyediakn ikan koi kumpay dengan kualitas terbaik untuk Anda penggemar ikan koi. Jika Anda berminat untuk mendapatkan bibit ikan koi atau ikan koi yang berkualitas Anda hanya cukup menghubungi nomor kami yang tertera di halaman website ini, custumer service kami akan melayani anda dengan sepenuh hati.

Penyakit Koi Ulcer Pada Tubuh Koi

Penyakit Koi Ulcer Pada Tubuh Koi

Penyakit Koi Ulcer Pada Tubuh Koi

Koi Ulcer – Koi ulcer merupakan penyakit yang menyerang Koi hingga menimbulkan luka berlubang (borok). Ini adalah luka terbuka pada permukaan tubuh Koi, biasanya berwarna merah muda atau merah dan di sekelilingnya terdapat jaringan kulit mati. Luka pada kulit Koi pada awalnya kecil, namun bila dibiarkan tanpa perawatan dapat melebar.

Penyakit Koi Ulcer Pada Tubuh Koi

Pada kondisi yang parah, Ulcer menimbulkan pembusukan pada daging Koi hingga sampai ke tulang. Oleh sebab itu, Koi yang terserang penyakit ini harus segera diobati.

Dimana luka borok biasanya terjadi pada Koi?

Biasanya pada kulit juga bisa terjadi pada sirip (terutama pangkal sirip) atau bahkan pada mata dan di dalam rongga mulut.

Penyebab

Penyebab utamanya adalah kualitas air yang menurun. Ketika Koi berada pada kondisi air yang buruk, maka hal ini membuat Koi menjadi stres dan sistem kekebalan tubuhnya melemah. Akibatnya adalah parasit dan bakteri memiliki kesempatan untuk menerobos pertahanan Koi.

Parasit yang menimbulkan infeksi seperti Anchor Worm, cacing, costia merupakan prekursor umum untuk ulkus bakteri. Parasit ini menembus kulit lendir dan meninggalkan jalur masuk bagi bakteri.

Beberapa bakteri penyebab Ulcer pada Koi antara lain :

  1. Aeromonas, Pseudomonas dan Vibrio
  2. Flavobacterium (sebelumnya dikenal sebagai Flexibacter)
  3. Spesies Mycobacterium

Pengobatan

Ini penting dalam memelihara Koi, yaitu sering-seringlah memeriksa kondisi kesehatan Koi anda. Ketika memberi pakan pada Koi anda, jangan lupa sekalian memeriksa kesehatannya. Amati bagian tubuh Koi apakah ada tanda-tanda Koi terserang penyakit ini.

Jika anda menemukan sedikit luka pada kulit Koi, segera lakukan perawatan dengan sebaik-baiknya untuk menghindari kondisi yang semakin parah.

Penyakit Koi Ulcer Pada Tubuh Koi

Pertama-tama yang di lakukan adalah menangkap Koi yang terserang penyakit ini dan pindahkan ke dalam bak karantina. Angkat Koi dan bersihkan luka dari kulit mati dengan cara mengeroknya dengan pinset secara perlahan lalu menyekanya dengan kapas.

Setelah itu oleskan larutan yodium atau obat antibiotik Melafix, Pimafix, bubuk Oxolium atau Bifuran pada luka untuk mencegah terjadinya infeksi. Jika kondisi Koi sudah parah maka dapat diberikan injeksi (suntikan) Baytril atau Nuflor.

Cara pengobatan lainnya adalah dengan melakukan perendaman di dalam larutan PK (Kalium Permanganate) 0,01% (1gr/10 L) airselama 5 menit.

Setelah dilakukan pengobatan tersebut, maka Koi dimasukkan ke dalam bak karantina dan berikan larutan obat yang mudah diperoleh dipasaran yaitu El bayou (el bayou) dengan dosis 5 – 10 gr per 100 liter air selama 24 jam.

Penyakit Fin Rot Yang Menyerang Koi

Penyakit Fin Rot Yang Menyerang Koi

Penyakit Fin Rot Yang Menyerang Koi

Ikan Koi – Penyakit Fin Rot atau yang bisa disebut dengan Busuk Sirip, merupakan penyakit Koi yang terjadi akibat dari serangan bakteri (bacterial infection). Penyakit ini menyerang pada bagian sirip dan ekor Koi, penyebab utamanya adalah karena kualitas air kolam yang rendah.

Penyakit Fin Rot Yang Menyerang Koi

Jika anda memiliki kolam apa lagi dengan tingkat populasi Koi yang cukup padat, tentu anda harus menempatkan sistem filterasi yang baik da benar untuk memelihara kualitas air kolam anda. Mengapa demikian?

Sebab mutu air kolam sangat mempengaruhi kesehatan Koi – koi anda untuk itulah maka diperlukan perawatan yang baik dan berkesinambungan terhadap air kolam anda jika menginginkan agar Koi-koi anda tetap dalam keadaan sehat.

Penyebab Penyakit Busuk Sirip

Fin Rot disebabkan oleh infeksi bakteri, diperkirakan ada beberapa bakteru berbeda yang menyebabkan penyakit serupa seperti Flavobacterium (yang sebelumnya dikenal sebagai Flexibacter), juga Aeromonas dan Pseudomonas.

Sesungguhnya yang membuat bakteri ini mulai menyerang adalah karena kondisi koi yang sedang stres akibat kualitas air kolam yang memburuk. Kemampuan dan daya tahan masing-masing koi berbeda-beda, dalam menghadapi serangan penyakit ini.

Fin Rot tidak gampang menular dan biasanya hanya menyerang pada satu atau dua ekor saja.Meski demikian, jika tak segera diketahui maka akan semakin banyak koi yang menjadi korbannya.

Gejala sirip membusuk

Pada awalnya bakteri mulai memakan selaput bening yang berada di bagian sirip. Tanda-tandanya adalah pada area yang terserang penyakit tersebut akan tampak berwarna putih susu yaitu terutama di bagian tepi. Apabila hal ini dibiarkan saja, maka sedikit demi sedikit meluas dan bakteri ini akan terus merusak dan memakan seluruh organ hingga habis sama sekali. Pada kondisi yang akut akibat kerusakan pada seluruh bagian sirip membuat kondisi koi semakin lemah sehingga berpotensi terserang penyakit lainnya (infeksi sekunder).

Jika masih pada tahap awal, maka penyakit ini dapat dengan mudah diobati dan siripnya bisa tumbuh kembali. Namun bila kondisinya sudah terlampau parah, maka koi akan sulit diobati dan kemungkinan bisa mati.

Jenis penyakit busuk ekor

Selain menyerang di bagian sirip (Fin Rot) juga di bagian ekor (Tail Rot) adal pula yang menyerang sampai ke bagian insang Koi (Gill Rot). Untuk mengetahuinya cukup mudah yaitu dengan mengamati kedua insangna apakah terdapat tanda bercak-bercak berwarna putih jika di bagian insang koi sudah tampak adanya bercak-bercak yang menyebar ke seluruh bagian, maka hal ini sebagai pertanda bahwa sebagian besar jaringan pada insang sudah rusak dan tidak bisa berfungsi lagi sebagai organ pernafasan. Akibatnya tentu mudah sekali ditebak bahwa koi tak akan bisa bertahan hidup lebih lama jika tak segera diobati.

Perawatan dan Pengobatan

Jika anda menemukan koi dengan tanda-tanda terserang penyakit Fin Rot maka yang dapat segera dilakukan :

Penyakit Fin Rot Yang Menyerang Koi

  1. Langkah pertama adalah angkat semua koi yang terindikasi terserang Fin Rot dan kemudian pindahkan ke dalam tangki karantina untuk sementara waktu selama masa perawatan dan pengobatan.
  2. Memperbaiki kualitas air kolam, antara lain dengan mengganti sebagian air dan memeriksa kondisi filter kolam anda apakah masih berfungsi dengan baik.
  3. Selama dalam masa karantina, koi tak perlu diberi pakan dengan tujuan agar koi tak mengeluarkan kotoran yang dapat mencemari air dalam tangki karantina.
  4. Berikan obat yang diperlukan untuk mengatasi serangan Fin Rot dalam dosis yang benar. Obat-obatan yang biasa digunakan antara lain Melafix sebagai anti bakteri dan Acriflavin untuk mengobati luka yang membusuk.
  5. Untuk membasmi infeksi jamur dan bakteri di dalam kolam diperlukan larutan garam dengan konsentrasi 1 % atau larutan 10 gram dan 1 liter air. Larutan garam ini hendaknya diberikan secara sedikit demi sedikit sehingga konsentrasi tersebut akan tercapai setelah 24 – 48 jam. Jangan diberikan sekaligus sebanyak 1 %, tapi diberikan secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kejutan osmotic atau stres padaikan koi yang ada. Penyakit Fin Rot Yang Menyerang Koi

Pada awalnya konsentrasi larutan dapat dimulai pada tingkat 0.1 – 0.2 %. Kemudian secara teratur garam ditambahkan pada selang waktu tertentu, misalnya setiap 3 – 4 jam sekali. Apabila pada saat peningkatan konsentrasi garam ini ikan mengalami stres, hentikan segera perlakuan ini kemudian ganti air sebagian sehingga konsentrasi garam turun ketingkat semula.

  1. Jika diperukan dengan antibiotic bisa digunakan oxytetracycline dengan dosis yang tepat.

Pencegahan

Beberapa hal berikut ini dapat mencegah agar koi anda tidak diserang penyakit Fin Rot :

  • Senantiasa menjaga kualias air kolam anda dalam kondisi stabil. Pastikan sistem filterasi kolam berfungsi dengan baik.
  • Lakukan penggantian media filter atau bersihkan seperlunya untuk meningkatkan efektifitasnya.
  • Secara periodik mengganti air kolam, setidaknya 20 – 25 % per minggu.
  • Pastikan anda memberi pakan berkuaitas dan mengatur pola makan yang benar, untuk menjaga agar koi tetap sehat.
  • Mengupayakan agar kolam terhindar dari berbagai polusi dan gangguan lainnya.
Penggunaan PK di dalam Kolam Koi

Penggunaan PK di dalam Kolam Koi

Penggunaan PK di dalam Kolam Koi

Ikan Koi – Jika suatu ketika anda melihat Koi-koi anda terserang penyakit kulit secara masal misalnya, maka anda dapat merawat kolam dengan menggunakan larutan PK. Perlakuan seperti ini di maksudkan untuk membunuh parasit dan bakteri yang menyerang semua koi di dalam kolam. PK mengoksidasi bahan  organik, termasuk pada permukaan bakteri dan parasit yang menyebabkannya.

Penggunaan PK di dalam Kolam Koi

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membebaskan (by pass) sistem filter biologi yang ada pada kolam anda. Mengapa demikian? Sebab larutan PK dapat membunuh bakteri yang ada di dalam ruang filter. Setelah itu, tambahkan aerasi (gelembung udara) di dalam kolam untuk menambah pasokan oksigen yang diperlukan. Bila perlu, tambahkan extra pump untuk meningkatkan gerakan air.

Jika kolam anda cukup luas dan dalam, maka anda dapat mengurangi volume air kolam secukupnya untuk menghemat penggunaan obat.

Selanjutnya tuangkan kristal PK ke dalam sebuah wadah atau ember yang berisi air sesuai dosis yang tepat kemudian aduk beberapa menit hingga PK terlarut seluruhnya. Setelah itu, tebarkan larutan PK di dalam ember tersebut ke seluruh penjuru kolam secara merata. Kondisi air kolam anda tentu akan berubah menjadi berwarna ungu karena telah tercampur dengan larutan PK. Tak perlu khawatir karena memang begitulah kondisinya.

Biarkan kolam, anda selama 6 – 8 jam, namun sesekali anda perlu mengamati Koi-koi anda. Jika larutanPK yang dimasukkan ke dalam kolam terlalu pekat (over dosis) maka koi anda akan memberikan reaksi antara lain dengan meloncat-loncat, jika menemukan kondisi ini segera tambahkan air kolam agar kepekatan larutan berkurang. Setelah beberapa jam terendam larutan PK, warna air kolam secara berangsur berubah menjadi kecoklatan.

Setelah masa perawatan selama 6 – 8 jam berakhir, maka yang perlu anda lakukan adalah dengan menaburkan Hidrogen Peroksida (H202) untuk menetralisir PK yang terlarut di dalam air kolam. Atau cara lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi sebagian air kolam dan memasukkan air baru secara bertahap.

Dosis :

3 gram Kalium Permanganat (PK) per 1.000 L air

20 ml Hidrogen Peroksida per 1.000 L air

Kalium Dip

Kalium dip digunakan untuk membunuh semua parasit dan bakteri yang mungkin ada pada Koi yaitu dilakukan dengan cara merendam koi pada larutan PK yang pekat namun berlangsung dalam waktu yang singkat. Metode ini digunakan untuk mengobati beberapa Koi saja yang terserang penyakit, tanpa mengganggu Koi lainnya yang ada di kolam.

Untuk melakukan metode ini, perlu melakukan hal berikut ini :

  • Maksimal 5 menit per Koi
  • Siapkan wadah pertama berupa wadah plastik (ember) untuk menampung larutan PK. Wadah harus cukup dalam sehingga air dapat menutupi seluruh tubuh ikan.
  • Siapkan wadah kedua berupa wadah plastik untuk air bersih. Wadah harus cukup menampung air hingga menutupi air hingga menutupi seluruh tubuh Koi.
  • Dosis : 1 ppm atau 1 g kalium permanganat (PK) per 10 liter air
  • Hati-hati percikan air dapat melukai mata anda. Pakailah sarung tangan karet untuk melindungi iritasi pada kulit.
  • Tambahkan airstone (aerasi) pada wadah untuk menambah pasokan oksigen
  • Koi yang lebih kecil membutuhkan waktu perendaman lebih singkat koi yang lebih besar dapat dibiarkan hingga 8 menit
  • Jika koi mulai menjadi setres dan melompat, lepaskan segera dari wadah pertama dan letakkan di wadah kedua.
  • Setelah koi direndam beberapa saat di dalam wadah pertama, kemudian pindahkan ke wadah kedua. Ketika koi berada di dalam wadah kedua bersihkan semua larutan PK yang menempel pada tubuh koi dengan cara menggosok-gosok badan koi dengan tangan anda. Pastikan seluruh larutan terlepas dari permukaan kulit koi sebelum memasukan kembali koi ke dalam kolam.
  • Larutan PK dapat mengotori pakaian dan sulit untuk menghilangkan noda akibat terkena larutan PK tersebut. Oleh sebab itu, pakailah baju lama anda.

Penggunaan PK di dalam Kolam Koi

Tindakan Pertolongan Pertama

  • Jika sampai terhirup, maka berikan udara segar atau pernafasan buatan dan segera berkonsultasi dengan dokter
  • Setelah kontak dengan kulit segera cuci tangan dengan air selama sekitar 15 – 20 menit
  • Jika sampai tertelan jangan memaksakan muntah, tapi minumlah banyak air dan segera berkonsultasi dengan dokter
  • Jika terkena mata, siram mata anda dengan banyak air setidaknya selama 15 menit dengan kelopak mata terbuka lebar dan segera hubungi dokter mata

Malachite Green

Malachite Green adalah bubuk yang mengandung pewarna Triphrnyl Methane yang seringkali digunakan untuk mengatasi serangan parasit dari golongan protozoa seperti Ichtyobodo, Flukes insang, Trichodina dan White Sspot juga sebagai fungsida. Malachite green lebih bagus jika digunakan bersama-sama dengan formalin. Malachite Green dapat berdampak buruk bagi filter biologi dan tanaman air.

Penggunaan bubuk Malachite Green dengan cara melarutkan ke dalam air dengan konsentrasi 1 %. Banyak dijual dipassaran yang sudah berbentuk larutan.

Dosis :

Dosis 0.1 – 0.2 ml dari larutan 1% per 10 liter air sebagai perlakuan perendaman jangka panjang. Pemberian dosis dapat dilakukan setiap 4-5 hari sekali sebelum pemberian dosis dilakukan, disarankan untuk mengganti air sebanyak 25%.

Dosis 1 – 2 ml dari larutan 1% per 10 liter sebagai perlakuan jangka pendek (30 – 60 menit) perlakuan dapat di ulang  setiap 2 hari sekali dan dapat dilakukan sebanyak 4 – 5 ulangan.

Malachite Green dapat pula diberikan sebagai di sinfektan pada telur dengan dosis 5 ppm selama 10 menit.

Methilene Blue (Metil Biru)

Metil Biru merupakan pewarna thiazine yang digunakan sebagai bakterisida dan fungisida obat ini berpengaruh buruh terhadap filterasi biologi juga pada tanaman air. Metil biru efektif digunakan untuk pengobatan Ichthyopthirius (White Spot) dan jamur. Selain itu juga sering digunakan untuk mencegah serangan jamur pada telur ikan. Metil biru biasanya tersedia dipasaran dengan konsentrasi 1 – 2 persen, selain itu tersedia pula dalam bentuk bubuk.

Dosis :

  • Untuk infeksu bakteri, jamur dan protozoa dosis yang dianjurkan adalah 2 ml larutan dengan konsentrasi 1 persen per 10 liter air. Dilakukan melalui perendaman jangka panjang.
  • Untuk mencegah serangan jamur pada telur koi, dosis yang dianjurkan adalah 2 mg/liter. Caranya adalah dengan meneteskan sedikit demi sedikit pada bak pemijahan, sampai air berwarna biru jernih (air masih tembus pandang). Hal ini cukup dilakukan sekali saja hingga warna terdegradasi secara alami. Penggunaan PK di dalam Kolam Koi
Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Sebagaimana tertera pada tabel berikut ini :

Perawatan Manfaat Dosis Durasi
Mandi Garam (Salt Bath) Menghilangkan parasit yang menempel dan infeksi bakteri 2.5% – 3% atau kira-kira 1 kg garam untuk 50 liter air 2-5 menit, tergantung kondisi kesehatan, angkat segera bila koi kehilangan keseimbangan
Terapi Garam (Salt Therapy) Membantu koi menahan serangan parasit 0.3%-0.5% atau kira-kira 5 kg gram untuk 1 Ton air 2-4 minggu
Perawatan kolam koi (profilaktik) Agar konsentrasi garam di dalam kolam menjadi stabil 0.2%-0.4% atau kira-kira 2 kg gram untuk 1 Ton air Disesuaikan keperluan

Dimilin

Bagi anda pehobi Koi, tentunya tidak asing lagi dengan obat Dimilin. Dimilin dipercaya sangat ampuh untuk memberantas berbagai jenis parasit Krustasea Copepoda seperti Learnaea (Anchor Worm), Ergasilus (belatung insang), Argulus sp. (kutu ikan) dll.

Cara Dimilin bekerja

Serangga pada dasarnya memiliki exoskeleton (rangka) yang berada di luar, tidak seperti manusia yang memiliki rangka di dalam tubuh. Secara berkala, exoskeleton akan menua dan terlepas untuk kemudian digantikan dengan yang baru. Komponen utama dari exoskeleton serangga ini adalah zat yang disebut chitin.

Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Dimilin bekerja dengan menggunakan pertumbuhan chitin tersebut, pada stadium larva, serangga akan terus makan dan berkembang secara normal sampai mereka melepaskan exoskeleton lama mereka. Namun mereka akan mati karena exoskeleton baru tidak terbentu dengan baik.

Dosis :

  • Dosis yang dianjurkan adalah 1 gram / 1 ton air
  • Masa pengobatan selama seminggu
  • Perawatan kedua 10 – 14 hari tergantung ketahanan parasit

Elbayou ( Elbagin )

Obat yang berbentuk bubuk yang memiliki kandungan aktif Nifurstyrenat-Sodium. Kandungan ini sangat efektif untuk menangkal serangan bakteri, kelebihan Elbayou juga karena bahannya yang cepat diserap ke dalam tubuh koi dan menunjukkan hasil yang baik untuk melawan serangan bakteri Aeromonas. Elbayou juga ampuh untuk mengatasi penyakit yang disebabkan Penyakit Columnaris (bercak putih atau karat merah) dikenal juga sebagai penyakit Rin Rot. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Columnaris yang sering menyerang koi pada musim panas atau saat suhu dan pH tinggi.

Dosis :

5 – 10 gram per 100 liter air selama 24 jam.

Pomate

Salah satu obat yang paling populer di kalangan pecinta Koi adalah POMATE, produk obat dari Singapura ini dikenal cukup ampuh untuk mengobati beberapa macam penyakit koi seperti fungus (jamur), white spot, finrot cloudy eyes dan beberapa penyakit lainnya. Obat ini juga seringkali dipakai untuk pencegahan dari serangan penyakit ketika koi dalam proses pengiriman.

Dosis :

  • Untuk pengobatan : 5 gr per 500 liter air
  • Untuk pencegahan : 5 gr per 1.000 liter air

PK (Kalium Permanganat)

Pernahkah anda mendengar istilah PK yang seringkali digunakan sebagai antiseptik di dunia perikanan? Mungkin ada sedikit salah kaprah perihal istilah PK ini yang mana seharusnya disebut KP yaitu singkatan dari Kalium Permanganat. Entah bagaimana asal-usulnya sehingga disbeut PK tapi yang jelas, PK dapat digunakan untuk pengobatan koi.

Di Eropa atau Amerika dan negara lainnya, Kalium Permanganat (PK) juga populer dikenal dengan Potassium Permanganat (PP) yang mana rumus kimianya adalah KMN04. Senyawa ini merupakan garam yang mengandung ion K + dan MnO – 4 yang berfungsi sebagai agen pengoksidasi (oksidator) yang kuat.

Bentuk fisik PK adalah berupa serbuk kristal dan jika terlarut  dalam air akan menghasilkan larutan berwarna ungu tua. Penguapan larutan ini meninggalkan kristal prismatik berwarna ungu kehitaman.

Larutan PK dapat digunakan unuk merawat kolam dan mengobati koi anda, Pk seringkali digunakan oleh para pehobi untuk mengobati Koi yang terserang berbagai jenis parasit dan infeksi bakteri. Ada pula yang digunakan hanya sebatas sebagai pencegahan agar penyakit tak menyerang koi.

Penting untuk dicatat bahwa larutan PK dapat beracun atau membunuh bagi organisme air jika tidak digunakan dengan benar. Jika anda menggunakan PK untuk merawat kolam anda, maka terlebih dahulu putuskan aliran air yang menuju ke dalam ruang filter sebab PK dapat merusak sistem filter biologi.

Khasiat PK sebagai obat

Dari berbagai pengalaman dalam pengobatan koi menunjukkan bahwa PK dapat membunuh Saprolegnia Costia, Chilodinella ich, Trichodina, Gyrodactylus, Argulus Piscicola, Lernea, Columnaris dan bakteri lainnya seperti Edwardsiella, Aeromonas, Pseudomonas, Plus Algae dan Ambiphrya. Penggunaan PK khususnya untuk membunuh Argulus, Lernea and Piscicola hanya efektif digunakan dengan metode perendaman dengan dosis : 10 – 25 ppm selama 90 menit begitu pula untuk Costia dan Chilodinella.

Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Beberapa khasiat lain dari PK adalah sebagai disinfektan luka, dapat mengurangi aeromonoas (hingga 99%) dan bakteri gram negative lainnya, juga dapat membunuh Saprolegnia yang umum dijumpai sebagai infeksi sekunder pada Ulcer.

Indikasi

PK dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit koi antara lain : Body Ulcers (luka atau borok pada kulit Koi), Body Fungus (serangan jamur), Fin or Mouth Rot (pembusukan pada sirip dan mulut koi). Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Garam Ikan Mencegah Penyakit Pada Ikan

Garam Ikan Mencegah Penyakit Pada Ikan

Garam Ikan Mencegah Penyakit Pada Ikan

Garam Ikan Mencegah Penyakit Pada Ikan – Bagi para pemelihara ikan hias tentu tidak asing lagi dengan garam ikan. Garam ikan merupakan garam murni yaitu dengan komposisi kimia NaCI (Natrium Clorida), sedikit berbeda dengan garam dapur yang digunakan sebagai bumbu masakan yang mengandung yodium.

Garam Ikan Mencegah Penyakit Pada Ikan

Penggunaan garam dapur untuk mengobati ikan tidak disarankan, sebab garam dapur bisa saja mengandung zat-zat lain yang tidak diperlukan. Namun demikian dalam keadaan terpaksa, pemakaian garam dapur untuk mengobati ikan masih dapat digunakan asalkan tidak terlalu sering.

Garam sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu obat untuk membasmi berbagai jenis parasit protozoa seperti Costia, Trichodina dan Chilodonella serta Cacaing dan ektoparasit lainnya. Garam juga dapat membantu keseimbangan dalam proses osmoregulasi pada insang yang disebabkan oleh ulkus bakteri dan membantu mengurangi stres pada Koi.

Osmoregulasi

Osmoregulasi merupakan sebuah proses yang mengatur konsentrasi cairan dan menyeimbangkan pemasukan serta pengeluaran cairan pada tubuh ikan koi. Proses osmoregulasi diperlukan karena adanya perbedaan konsentrasi cairan tubuh dengan lingkungan di sekitarnya.

Jika sebuah sel menerima banyak air maka ia akan meletus, begitu pula sebaliknya jika terlalu sedikit air, maka sel akan mengerut dan mati. Osmoregulasi juga berfungsi ganda yaitu juga sebagaisarana untuk membuang zat-zat yang tidak diperlukan oleh sel atau organisme hidup.

Karena garam bekerja dengan cara yang berbeda dengan kebanyakan pengobatan penyakit, maka lebih ama digunakan pada perawatan kolam dan tidak akan mempengaruhi filterasi biologis dalam filter kolam sepanjang kadarnya tidak berlebihan. Konsentrasi larutan garam yang sangat pekat, dapat dipakai untuk perendaman (pemandian/bath) ikan dalam jangka waktu pendek. Disamping itu larutan garamjuga bisa digunakan sebagao suportif jangka panjang di dalam kolam koi anda.

Bagaimana garam bekerja?

Di dalam tubuh koi juga terdapat garam dalam kandungan tertentu, secara alamiah koi senantiasa menjaga keseimbangan konsentrasi cairan yang ada di dalam tubuhnya. Dalam keadaan normal, air secara terus menerus mengalir masuk kedalam tubuh koi melalui insang melalui proses osmosis. Definisi osmosis adalah perpindahan molekul air melalui selaput semipermiabel selektif dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih pekat.

Membran semipermiabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tapi tidak oleh zat pelarut yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran. Osmosis merupakan suatu fenomena alami tapi dapat dihambat secara buatan dengan meningkatkan tekanan pada bagian dengan konsentrasi pekat menjadi melebihi bagian dengan konsentrasi yang lebih encer. Keseimbangan inilah yang dikenal dengan osmoregulasi.

Garam Ikan Mencegah Penyakit Pada Ikan

Osmoregulasi diperlukan untuk mengontrol konsentrasi larutan dalam tubuh ikan. Apabila koi tidak mampu lagi mengendalikan proses osmosis yang terjadi maka koi akan mati, sebab akan terjadi ketidak seimbangan konsentrasi larutan di dalam tubuh atau berada di luar batas toleransinya.

Ketika koi sedang sakit atau setres akibat proses osmosis terganggu, sehingga air akan lebih banyak kedalam tubuh dan garam lebih banyak keluar dari tubuhnya. Akibatnya adalah beban kerja ginjal menjadi rusak dan berakibat fatal yaitu kematian pada Koi anda.

Kondisi ini juga sebagai akibat dari serangan penyakit. Normalnya koi mampu memompa air keluar dari tubuh kurang lebih 1/3 dari berat total tubuhnya setiap hari.

Dalm proses pengobatan koi, penggunaan larutan garam dalam konsentrasi tertentu akan kembali menyeimbangkan cairan yang ada di dalam tubuh koi. Larutan garam akan masuk kedalam tubuh koi melalui insang. Dengan masuknya garam, maka secara alami koi akan mengeluarkan banyak air melalui anusnya dengan keluarnya banyak air, maka konsentrasi cairan yang ada bisa kembali normal dan koi akan segera sembuh.

Garam dapat membunuh parasit

Garam dapat digunakan untuk memberantas parasit bersel tunggal seperti ich (white spot), jamur dan bakteri lainnya. Garam juga digunakan sebagai antiseptik dan anti jamur (fungisida). Namun demikian akhir-akhir ini penggunaan garam sebagai fungisida relatif jarang dilakukan karena banyaknya anti jamur lain yang telah dibuat khusus untuk ikan.

Membantu mengurangi koi setres

Bila koi anda dalam keadaan setres, maka akan menggangu proses osmoregulasi di dalam tubuhnya. Hal ini terjadi terutama pada koi yang baru datang. Oleh karena itu, garam dapat digunakan untuk membantu mengurangi setres.

Pemakaian garam dalam kasus ini dapat dilakukan dengan menaburkan garam dengan konsentrasi rendah yaitu 5 gram per liter air kolam. Proses ini dapat membantu meringankan setres osmotik dengan mengurangi gradien osmotik sehingga mengurangi aliran air ke dalam tubuh koi.

Penggunaan garam sebagai Profilaktik

Profilaktik atau tonik, atau dalam bahasa populer sebagai “jamu” dianjurkan untuk menggunakan garam sebanyak 1 – 2 sendok teh garam per 4 liter air, atau sebanyak 1 – 2 gram per liter atau dengan kata lain sebanyak 0.1 – 0.2 persen.

Hal ini dimaksudkan sebagai upaya perawatan kolam terutama bila ada koi baru yang masuk kolam. Selain itu juga digunakan ketika koi-koi anda tampak lesu / diam atau tidak seperti biasanya atau terlihat ada beberapa koi yang menggesek-gesekkan badannya karena adanya serangan parasit.

Pengobatan infeksi jamur dan atau bakteri

Untuk membasmi infeksi jamur dan bakteri diperlukan larutan garam dengan konsentrasi 1 % atau larutan 10 gram dam 1 liter air. Pemberian larutan ini hendaknya diberikan secara sedikit demi sedikit sehingga konsentrasi tersebut akan tercapai setelah 24 – 48 jam. Jadi jangan diberikan sekaligus sebanyak 1 % tapi berikan secara bertahap hal ini dilakukan untuk menghindari terjadi nya kejutan osmotic atau setres pada ikan koi yang ada.

Pada awalnya konsentresi larutan dapat dimulai pada tingkat 0.1 – 0.2 %. Kemudian secara teratur garam ditambahkan pada selang waktu tertentu, misalnya setiap 3-4 jam sekali. Apabila pada saat peningkatan konsentrasi garam ini ikan mengalami setre, hentikan segera perlakuan ini kemudian ganti air sebagian sehingga garam turun ketingkat semula.

Mengurangi pengaruh racun nitrit

Untuk mengurangi pengaruh nitrit, dosis yang dianjurkan adalah 1 gram per liter air.

Untuk melepaskan lintah

Dapat dilakukan dengan merendam ikan pada bersangkutan secara singkat dalam larutan garam 2.5 %. Perendaman pada dosis demikian akan menyebabkan lintah melepaskan diri dari tubuh ikan. Meskipun demikian larutan ini tidak akan membunuh lintah itu sendiri, hanya sebatas melepaskan gigitannya.

Obat infeksi Piscinoodinium (Velvet)

Pengobatan terhadap infeksi Piscinoodinium dapat dilakukan dengan perendaman jangka panjang dalam larutan garam dengan konsentrasi 10 gram per 45 liter air atau 1 sendok teh per 4 liter air.

Kategori Perawatan Koi dengan Garam Ikan

Sebagaimana tertera pada tabel berikut ini :

Perawatan Manfaat Dosis Durasi
Mandi Garam (Salt Bath) Menghilangkan parasit yang menempel dan infeksi bakteri 2.5% – 3% atau kira-kira 1 kg garam untuk 50 liter air 2-5 menit, tergantung kondisi kesehatan, angkat segera bila koi kehilangan keseimbangan
Terapi Garam (Salt Therapy) Membantu koi menahan serangan parasit 0.3%-0.5% atau kira-kira 5 kg gram untuk 1 Ton air 2-4 minggu
Perawatan kolam koi (profilaktik) Agar konsentrasi garam di dalam kolam menjadi stabil 0.2%-0.4% atau kira-kira 2 kg gram untuk 1 Ton air Disesuaikan keperluan