Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat Anda ingin melakukan budi daya ikan koi adalah kondisi kolam ikan koi. Kolam yang bersih dan terawat akan membuat ikan koi yang Anda miliki lebih sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Sedangkan kolam yang tidak terawat bisa membuat ikan koi lebih rentan terkena penyakit, pudarnya warna ikan koi, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Karena itu, penting bagi Anda untuk menjaga kualitas air dan kolam ikan koi. Salah satu cara untuk menjaga kondisi kolam ikan koi adalah dengan membuat filter pada kolam ikan koi. Nah, bagi Anda yang ingin membuat filter ikan koi, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu.

Prinsip Dasar Filter Kolam Ikan

Di alam bebas seperti sungai, air selalu mengalir sehingga supply oksigen untuk ikan akan senantiasa tercukupi. Selain itu, kondisi alam bebas yang terbuka, dengan adanya air hujan atau air terjun juga ikut membantu masuknya oksigen ke dalam air. Dengan begitu, kondisi oksigen di dalam air akan senantiasa tercukupi.

Akan tetapi, dalam kolam buatan, perputaran air tidak bisa terjadi dengan sendirinya. Karena itu, Anda harus mencari cara agar supply oksigen di dalam air senantiasa terpenuhi. Keberadaan oksigen ini akan membantu ikan koi dalam melakukan proses pencernaan.

Selanjutnya, hasil pencernaan ini akan dikeluarkan dalam bentuk ammonia bersama dengan kotoran ikan. Selain dari kotoran ikan, ammonia juga berasal dari sisa – sisa makanan ikan. Keberadaan ammonia ini harus dibuang karena sifatnya yang beracun bagi ikan koi.

Di alam, pembuangan ammonia ini terjadi secara alami. Sedangkan di kolam buatan, Anda harus menggunakan filter yang dirancang secara khusus. Selain untuk memfilter ammonia, filter pada kolam ikan juga membantu Anda membersihkan kolam dari karbondioksida, nitrogen, dan partikel padat lainnya yang membuat kolam ikan koi jadi terlihat kotor.

Jenis – Jenis Filter Kolam Ikan

Ada dua jenis filter kolam ikan yang bisa Anda gunakan pada kolam ikan koi Anda. Yaitu filter mekanik dan filter biologis. Beberapa kolam ikan koi ada yang menggunakan kedua filter ini untuk mendapatkan hasil pembersihan yang lebih optimal.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasan untuk masing – masing filter tersebut:

  1. Filter Mekanik

Ada dua metode dalam membuat filter mekanik. Yang pertama adalah dengan melewatkan air melalui wadah tertentu yang telah diisi dengan bahan untuk filter. Dan yang kedua adalah dengan mengalirkan air ke ruang terpisah sehingga partikel kotoran dapat mengendap di bagian bawah.

  1. Filter Biologis

Pada filter biologis, proses filtrasi dilakukan dengan memanfaatkan bakteri tertentu untuk menguraikan bahan kimia beracun yang ada dalam kolam menjadi sesuatu yang tidak berbahaya bagi ikan. Proses filter biologis ini biasanya mengikuti rangkaian siklus nitrogen, yaitu mengubah ammonia menjadi nitrit, kemudian menjadi nitrat.

Cara Membuat Filter Mekanik Sederhana untuk Kolam Kecil

Pembuatan filter mekanik sebenarnya bisa dilakukan sendiri jika Anda tahu caranya. Untuk kolam kecil, Anda bisa membuat filter dengan menggunakan pompa listrik kecil yang bisa Anda temukan dengan mudah di kios ikan hias.

Pompa ini digunakan untuk mengambil dan menyedot air kolam dan mengalirkannya pada filter. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pipa yang sesuai dengan ukuran lubang pengeluaran pompa.

Selanjutnya, air dari pompa akan dialirkan ke bak yang berfungsi sebagai filter. Anda bisa mengisi filter dengan kapas filter yang memiliki pori halus. Namun, untuk hasil yang lebih maksimal, Anda bisa membuat filter dengan bahan – bahan berikut ini:

  • Kapas / busa / foam filter
  • Batu zeolite ukuran kecil atau sedang
  • Arang aktif
  • Kapas / busa / foam filter
  • Batu zeolite ukuran besar
  • Kapas

Tempatkan bahan – bahan tersebut sesuai urutan dari atas sampai bawah. Kemudian buat lubang di bagian bawah bak filter ini untuk jalur keluar air.

Model filter seperti ini memiliki tingkat efektifitas yang baik untuk kolam yang berukuran kecil. Anda bisa menggunakan filter ini bahkan untuk kola ikan koi yang memiliki panjang sekitar 2 meter. Selain itu, filter ini juga cukup murah dan mudah dibuat.

Cara Membuat Filter Mekanik Sederhana untuk Kolam Besar

Untuk kolam yang lebih besar, maka Anda membutuhkan desain filter yang berbeda. Biasanya, filter yang digunakan adalah filter dengan tandon. Jika kolam Anda memiliki kapasitas sekitar 5.731 liter sampai 8.597 liter, Anda bisa menggunakan satu saluran pembuangan ke tandon filter. Sedangkan untuk kolam dengan kapasitas di atas 22.710, maka Anda membutuhkan dua saluran pembuangan ke tandon filter.

Cara Membuat Filter Kolam Ikan Koi

Ingin Beli Ikan Koi ?

Caranya Mudah, Langsung saja hubungi nomor Custumer Service yang ada di halaman web ini. Klik Benner di bawah ini.

Tandon filter paling efisien biasanya berbentuk V atau biasa dikenal sebagai Vortex. Dalam tandon filter tipe Vortex, air akan berputar dan kotoran akan terkumpul di bagian tengah. Dengan begitu, pembersihan kotoran akan lebih mudah.

Untuk membuat filter mekanik untuk kolam besar, Anda bisa menggunakan drum, tong, atau ember dengan ukuran yang disesuaikan. Kemudian buat lubang pemasukan di bagian atas samping agar tercipta pusaran air.

Pada bagian dalam drum, Anda bisa mengisinya dengan media filter seperti kassa atau saringan lain yang diperlukan. Kemudian bagian bawah drum bisa Anda lubangi dan pasang pipa untuk jalur keluar air. Air yang telah melewati sistem mekanis ini bisa Anda alirkan ke filter biologis untuk hasil yang lebih maksimal.

Filter Biologis untuk Kolam Ikan Koi

Filter biologis biasanya menggunakan bakteri nitrifying yang dapat mengubah amonia menjadi nitrit. Salah satunya adalah bakteri Nitrosomonas. Selanjutnya, nitrit diubah menjadi nitrat dengan menggunakan bakteri Nictobacter.

Bakteri Nitrobacter ini juga berperan sebagai bakteri pembersih dan membutuhkan oksigen dalam prosesnya. Karena itu, Anda perlu membuat ruangan pengendap. Ruangan pengendap digunakan untuk memisahkan sedimen agar jumlah oksigen dalam air tidak berkurang.

Selain menggunakan bakteri, proses filtrasi biologis juga bisa dilakukan dengan menggunakan tanaman air. Tanaman air yang digunakan adalah tanaman yang memiliki kemampuan untuk menyerap nitrat yang belum sempat diolah.

Pada umumnya, tanaman air yang digunakan adalah eceng gondok. Tapi, selain eceng gondok ada juga tanaman air yang umum digunakan. Misalnya melati air, tifa, payung – payungan, dan tanaman air daun kupu – kupu.

Biasanya, penggunaan tanaman air sebagai filter biologis diletakkan pada proses terakhir dari keseluruhan proses filtrasi. Tepatnya sebelum air dikembalikan ke dalam kolam ikan koi. Dengan begitu, air yang kembali ke kolam adalah air yang jernih, bersih, dan juga memiliki supply oksigen yang cukup untuk ikan koi.

Nah, itulah cara mudah membuat filter untuk kolam ikan koi. Dengan adanya filter yang baik dan benar, maka kualitas air di kolam ikan koi juga akan semakin baik. Sehingga, kondisi kesehatan dan keindahan warna dari ikan – ikan koi yang Anda miliki bisa terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *