Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Rumah adalah salah satu tempat yang paling nyaman untuk kembali. Banyak orang yang melakukan segala cara agar rumahnya bisa terasa nyaman dan menyenangkan. Biasanya, orang akan mengisi rumahnya dengan dekorasi yang ia suka atau sesuatu yang menjadi hobinya. Salah satu hal yang bisa Anda manfaatkan untuk menambah kenyamanan di dalam rumah adalah dengan memelihara hewan peliharaan. Hewan peliharaan bukan berarti hewan yang perlu diajak berjalan-jalan setiap sorenya. Ada beberapa jenis hewan yang perawatannya tidak terlalu sulit, misalnya saja ikan koi.

Merawat ikan koi bukanlah hal yang sulit, mengingat ikan memang mudah untuk dirawat. Ada dua jenis pilihan yang bisa Anda pilih untuk urusan tempat tinggal si ikan koi. Pilihan yang pertama adalah kolam tanah dan pilihan yang kedua adalah akuarium. Masing-masing tempat tinggal ini memiliki kelebihannya masing-masing. Namun, beberapa orang menyarankan untuk memelihara koi di dalam kolam saja karena beberapa hal.

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Yang pertama, ikan koi akan lebih mudah untuk tumbuh dan berkembang di dalam kolam tanah. Mengapa demikian? Kolam tanah akan dianggap tempat yang alami dan natural oleh ikan. Hal tersebut akan membuat ikan merasa nyaman dengan tempat tinggalnya sehingga tidak stress. Kalau ikan tidak stress, maka pertumbuhan ikan akan lebih mudah. Kelebihan yang kedua adalah bisa melihat keindahan dari ikan hias tersebut. Ikan koi adalah ikan hias yang keindahannya terletak di bagian punggungnya. Dengan meletakkannya di kolam tanah, Anda bisa melihat keindahan ikan koi dari bagian atas. Jika menggunakan akuarium, keindahan dari koi tersebut tidak bisa tampak jelas karena akuarium akan menunjukkan bagian samping dari ikan koi.

Manfaat yang ketiga adalah Anda bisa melakukan sendiri dekorasi untuk kolam ikan Anda. Keindahan kolam ikan tentunya akan menonjol di bagian taman. Secara tidak langsung, kolam yang indah akan membuat taman yang disekitarnya menjadi indah pula. Namun sebelum memilih untuk membuat kolam ikan koi, Anda harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu. Pertimbangan-pertimbangan tersebut akan mendukung kenyamanan ikan untuk hidup di dalam kolam tersebut. Contoh dari beberapa hal yang harus Anda perhatikan adalah filter, suhu dari kolam dan juga kualitas air yang akan dialirkan kesana.

Anda juga harus mengetahui seberapa ukuran dan juga kedalaman kolam yang paling pas untuk melakukan budidaya ikan koi di dalam rumah. Ada beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan untuk bisa membudidayakan ikan di dalam kolam. Tahapan yang pertama adalah melakukan pembuatan kolam. Anda harus berkonsultasi dengan orang yang benar-benar mengerti masalah membuat kolam untuk ikan ini. Tahapan yang kedua adalah mengatur sirkulasi air kolam. Jika di dalam akuarium ada teknologi khusus yang bisa mempermudah hal ini, maka di kolam Anda harus mengatur sendiri sirkulasi air kolam. Pastikan ikan tidak akan mendapatkan air yang keruh dan kurang oksigen. Kondisi air sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dari ikan-ikan koi yang Anda pelihara.

Beragam Info Tentang Kriteria Kolam Ideal dan Tahapan Peletakan Ikan

Tahapan yang ketiga adalah menempatkan tanaman-tanaman untuk ikan di dalam kolam. Anda harus bisa membuat kondisi kolam semirip mungkin dengan kondisi lingkungan hidup di alam bebas. Beberapa tanaman mungkin akan bisa membantu ikan untuk beradaptasi, misalnya saja tanaman batu karang atau rumput laut mainan. Anda harus bisa memastikan bahwa ikan tersebut tidak merasa stress selama ada di dalam kolam. Tahapan selanjutnya adalah pemilihan ikan koi. Ada beberapa jenis ikan koi yang tidak bisa digabungkan satu sama lain. Ikan koi adalah hewan yang hidup secara berkelompok. Jangan sampai ikan tersebut saling merasa tidak nyaman hingga menimbulkan stress yang berkepanjangan bagi ikan.

Yang kelima adalah karantina ikan koi yang baru dibeli. Kondisi kolam yang Anda buat, dengan kondisi habitat asli ikan tentu akan jauh berbeda. Diperlukan karantina ikan agar ikan bisa terbiasa dan mulai berpikir bahwa ini adalah rumah barunya. Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan orang yang sudah terbiasa untuk melakukan karantina ikan, seperti penjual ikan hias. Menentukan pola makan ikan koi adalah tahapan yang selanjutnya. Anda harus mengetahui berapa banyak takaran makanan yang dibutuhkan oleh masing-masing ikan dalam satu kali waktu. Memberikan makanan yang terlalu sedikit akan membuat ikan kelaparan dan berakhir tidak sehat. Memberikan makanan yang terlalu banyak juga tidak bagus karena akan membuat makanan sisa bertumpuk di dasar kolam. Tumpukan makanan sisa itu bisa saja menjadi bakteri dan sumber penyakit bagi ikan. Lebih baik untuk menanyakan terlebih dahulu kepada penjual ikan hias, berapa kali dan seberapa banyak Anda harus memberi makan ikan-ikan tersebut.

Perkawinan ikan koi adalah tahapan selanjutnya yang perlu Anda lakukan. Sebelum melakukan perkawinan antar ikan, Anda harus tahu benar mana ikan yang betina dan yang jantan beserta dengan ras dan jenis-jenisnya. Ikan koi boleh saja dikawinkan dengan ikan lain yang tidak sama jenisnya. Namun Anda harus tahu hasil dari perkawinan tersebut akan menjadi ikan yang bagaimana. Tahapan ini termasuk tahapan yang sulit dilakukan untuk orang yang baru mulai membudidayakan ikan hias seperti ikan koi.

Setelah membahas berbagai macam tahapan yang Anda butuhkan hingga bisa menempatkan ikan, Anda juga harus tahu bagaimana kriteria kolam yang baik dan juga bagus untuk ikan. Bagus atau tidaknya kolam dilihat dari, yang pertama, kedalaman kolamnya. Kolam yang dangkal adalah kolam yang kedalamannya kurang dari 50 cm. Jika kolam Anda memiliki kedalaman kurang dari 50 cm, maka hal tersebut tentunya tidak bagus untuk pertumbuhan ikan koi di dalamnya. Jika ikan tersebut termasuk ikan yang masih bisa berkembang, maka ikan tersebut tidak akan bisa tumbuh besar. Bagian garis punggungnya juga akan bengkok karena tidak memiliki ruang yang cukup luas. Kedalaman kolam yang ideal adalah mulai 1 meter sampai 2 meter.

Anda juga harus memperhatikan sistem filter air yang digunakan. Anda harus memastikan bahwa ikan mendapatkan sumber oksigen yang cukup dan sehat. Oksigen di dalam air bisa dihasilkan melalui gerakan dari air. Air yang tenang dan tidak bergerak tidak mampu untuk menghasilkan oksigen. Lebih baik buat semacam pancuran atau air terjun kecil di dalam kolam untuk memastikan ikan tetap mendapatkan kadar oksigen yang cukup. Untuk bagian filter air, ada dua macam filter air yang bisa digunakan, yakni filter mekanik dan filter biologis. Anda bebas memilih, tinggal sesuaika dengan kebutuhan ikan dan kolam. Jangan lupa untuk sering-sering membersihkan air yang ada di dalam kolam. Jangan sampai kotoran ikan meracuni ikan sendiri. Kotoran ikan memiliki kandungan amonia yang bisa meracuni ikan itu sendiri. Itu dia beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang penempatan ikan dan kriteria kolam ideal untuk ikan. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *